... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bertemu Dubes Cina, Begini Tanggapan PBNU Soal Uighur

Foto: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj diwawancarai wartawna di Kantor PBNU Jakarta, Rabu (24-10-2018)

KIBLAT.NET, Jakarta – Duta Besar (Dubes) Cina untuk Indonesia Xiao Qian bersama dengan rombongannya mengunjungi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jalan Kramat Raya, Jakarta, pada Senin (24/12) sore. Mereka diterima langsung oleh Ketua PBNU, KH Said Aqil Siroj.

Setelah melakukan diskusi dengan Dubes Cina, Kiai Said menyimpulkan dua hal. Pertama, masalah agama. Ia mengklaim bahwa pemerintah Cina menjamin kebebasan rakyatnya dalam beragama. Setiap orang bebas menjalankan agamanya masing-masing.

“Saya pun pernah ke sana (Cina.red). Banyak yang sudah ke sana, para kiai, tokoh agama menyaksikan bagaimana masjid-masjid dibangun, imam-imam digaji dengan wajar, dan kumpulan orang Islam dipelihara. Shalat, pengajian boleh asal tidak di luar masjid,” jelasnya.

Pengasuh Pesantren al-Tsaqafah ini menuturkan, dirinya pernah mampir ke rumah Haji Muhammad, seorang Muslim di Cina. Dari cerita Haji Muhammad, Kiai Said menyebut kalau kondisi umat Islam di Cina saat ini lebih baik jika dibandingkan dengan era komunis.

“Bahkan mereka (Muslim Cina) mendapat dukungan dalam menyebarkan agama Islam, asal tidak mengganggu ketertiban umum,” ucapnya.

Kedua, masalah politik. Ia menuding, sejak dahulu kala Muslim Uighur memberontak Kaisar Cina. Mereka ingin memisahkan diri dari Beijing. Hal itu disebabkan karena Muslim Uighur memiliki gen yang hampir sama dengan Asia Tengah, dari pada dengan mayoritas masyarakat Cina.

BACA JUGA  Unik, Warga Depok Buat Jalan Palestina

“Kalau itu sikap politik separatisme, kita paling memberikan masukan. Tidak bisa mengecam karena urusan dalam negeri. Seperti kita kalau ada pemberontakan di Aceh atau Papua, luar negeri jangan ikut campur,” jelasnya.

Ia kemudian menceritakan bahwa Indonesia berhasil menaklukkan gerakan separatisme di Aceh dengan tanpa kekerasan, tapi dengan pendekatan kemanusiaan. Indonesia juga memberikan hak-hak kepada wilayah yang hendak pisah tersebut, termasuk ‘hak istimewa.’ Menurutnya, jika gerakan separatisme dilawan dengan kekerasan maka mereka akan semakin melawan dan memberontak.

“Bagaimana kalau hal ini dilakukan oleh pemerintah RRC terhadap umat Islam Uighur. Bagaimana agar Uighur mendapatkan hak-haknya, dihargai eksistensinya, dihargai haknya, tanpa harus memisahkan diri dari kesatuan RRC,” ulasnya.

Ia menilai, jika persoalan Muslim Uighur adalah persoalan politik maka itu menjadi urusan dalam negeri. Siapapun tidak bisa ikut campur. Namun demikian, ia memberikan beberapa solusi bagaimana seharusnya pemerintah Cina menangani persoalan Muslim Uighur.

“Pertama, (Muslim Uighur) diberi kebebasan. Kedua, diakui eksistensinya. Ketiga, diberi kebebasan bekerja atau mengembangkan ekonomi, pendidikan,” katanya.

Akan tetapi, lanjutnya, jika persoalan terhadap Muslim Uighur adalah persoalan agama maka semua umat Islam harus bersuara.

“Tapi kalau itu urusan agama, NU tidak akan diam. Kalau penindasan pemerintah Cina terhadap suku Uighur itu karena Islam, itu kita tidak boleh diam. Kalau urusan politik, ingin memisahkan diri, itu urusan dalam negeri. Itu pun kita harapkan penyelesaiannya dengan baik,” tukasnya.

BACA JUGA  Bawaslu Sebut DPT Bermasalah Sumber Kerawanan Tertinggi

Reporter: Taufiq Ishaq
Sumber: Nu Online

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

3 comments on “Bertemu Dubes Cina, Begini Tanggapan PBNU Soal Uighur”

  1. Azmi Jatim

    ass.w.w Bpk.KH.Said Aqil S. yth, andaipun itu adalah masalah politik, tapi jelas dari video-video yg beredar, ada penindasan oleh pemerintah Cina yg diluar batas-batas kemanusiaan, yg jelas-jelas melanggar HAM internasional. Seyogianya PBNU melihat peristiwa kemanusiaan tsb sebagai pintu masuk bagi memberikan pertolongan kepada saudara-saudara kita muslim uighur disana dan menyampaikan hal ini secara bijak kepada pemerintah Cina. InsyaAllah bpk akan dikenang sebagai pahlawan Uighur serta mendapat ridha dari Allah swt.

  2. kaos kaki

    membantu orang kafir dalam memusuhi, membantai, dan menindas umat islam, dengan alasan apapun dan dalam bentuk apapun, dapat mengeluarkan pelakunya dari agama islam. lihat di pembatal syahadat no 8 atau 9. satu kata yg diucapkan seorang muslim berisi dukungan pembantaian terhadap umat islam adalah kekafiran. islam jauh lebih penting dibanding nasionalisme, politik, dan apapun juga.

  3. gimana sih om aqil….
    Semoga anda selamat dari penghakiman di akhirat kelak……
    pernyataan anda, melukai umat Islam Uygur…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Pelajar Uighur Sampaikan Duka Mendalam atas Bencana di Indonesia

Sejumlah pelajar Uighur yang tinggal di daerah Kastamonu, Turki, memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa Indonesia pasca dilanda bencana alam tsunami di Selat Sunda.

Selasa, 25/12/2018 14:52 0

Opini

Uighur, Nafas Panjang Perjuangan

Ada satu catatan atas inkonsistensi PRC dalam melaksanakan ‘konstitusinya’ sendiri, yakni dengan tidak memberikan kebebasan beragama bagi Muslim Uighur

Selasa, 25/12/2018 14:34 0

Inggris

Inggris: Al-Qaidah Rencanakan Serangan di Eropa

"Ancaman terhadap navigasi udara adalah nyata," kata Wallace.

Selasa, 25/12/2018 08:24 0

Amerika

Surat Penarikan Pasukan AS dari Suriah Telah Ditandatangani

Sementara itu, Presiden Donald Trump menjalin kesepakatan dengan kolega Turkinya, Recep Tayyip Erdogan, untuk mengoordinasikan penarikan pasukannya.

Selasa, 25/12/2018 07:53 0

Rusia

Rusia: Kehadirian Militer Turki di Idlib Atas Persetujuan Rezim Assad

“Kehadiran militer Turki di Idlib sudah mendapat izin dari pemerintah Suriah yang menyambut kesepakatan Sochi, begitu juga mendapat dukungan Iran,” kata Lavrov dalam wawancara dengan kantor berita Rusia, Novosti, pada Senin (24/12).

Selasa, 25/12/2018 07:00 0

Video News

Jumlah Korban Sementera Tsunami Banten Per Tanggal 24 Desember 2018 Pukul 17.00 WIB

KIBLAT.NET- Kabar terkini dari kepala pusat data informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho terkait...

Senin, 24/12/2018 21:39 0

Opini

Menimbang Relevansi Donasi untuk Uighur

Mendukung program kebaikan memang tidak pernah salah, namun transparansi adalah segalanya.

Senin, 24/12/2018 19:57 0

Video News

Kondisi Terkini di Sepanjang Pesisir Pandeglang, Banten

KIBLAT.NET- Suasana dan kondisi terkini di sepanjang pesisir Pandeglang, banten pasca diterjang tsunami. Video dapat...

Senin, 24/12/2018 19:04 0

Video News

Direktur Amnesty International Bongkar Fakta Mengejutkan tentang Uighur

KIBLAT.NET- Dalam sebuah event diskusi media yang membahas tentang HAM Masyarakat Uighur, Direktur Amnesty International,...

Senin, 24/12/2018 18:58 0

Video News

MUI Sering Diundang ke Cina, Pernahkah Bahas Uighur?

KIBLAT.NET- Dalam sebuah event diskusi media yang membahas tentang HAM Masyarakat Uighur, pemandu acara Muhammad...

Senin, 24/12/2018 18:55 0

Close