... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Begini Kesaksian Warga Saat Tsunami Melalap Kecamatan Sumur

Foto: Hj Cetang, oleh: Syafei Irman

KIBLAT.NET, Pandeglang- Malam Minggu (22/12/2018) , Desa Sumur Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang dipadati banyak pengunjung. Seperti biasa, desa yang berhadapan langsung dengan bibir pantai itu menjadi kegemaran orang-orang untuk mengisi akhir pekan. Malam itu semakin ramai dengan adanya pasar malam yang cukup disenangi warga setempat.

Suasana begitu tenang, bulan purnama bersinar terang. Meski aliran listrik mendadak padam sekitar pukul 22.00 WIB, bibir pantai tak begitu gelap. Warga pun tak mempedulikan suara gemuruh ombak yang semakin menyalak.

Namun Hajah Cetang (47 tahun), tiba-tiba diberi tahu oleh putranya bahwa dari depan rumah mereka, terlihat bayang-bayang putih yang memanjang di bibir pantai yang tak lain adalah ombak. Bayang-bayang terlihat begitu jelas, karena rumah mereka menghadap tepat ke pantai. Tak cuma bayang, putranya juga melihat gumpalan asap dari tengah laut.

“Waktu itu, suara ombak boooooooommm! Beda dari biasanya. Cuma kita kira itu suara truk atau mobil lewat,” tutur Hj.Cetang saat ditemui Kiblat.net di Posko Pengungsian Bersama di SDN 02 Kertajaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Hakim (45 tahun), adik kandung Hj. Cetang. Saat itu katanya, ia baru saja pulang menemani anak dari pasar malam. Sesampai di rumah, putranya menyalakan lilin lalu mencuci kaki untuk beranjak tidur. Namun, sebagai seorang nelayan, suara gemuruh ombak saat itu mulai mencurigakan baginya.

BACA JUGA  Pasca Teror Masjid, Selandia Baru Kembangkan RUU Persenjataan

“Saya lihat keluar, ternyata air sudah dekat. Itu anak sama istri saya peluk. Saya langsung lari ke atas (bukit),” ungkapnya.

Ia dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri ke atas bukit. Namun kakak kandungnya, Hj Cetang tak dapat menghindar. Ibu lima anak itu, dilalap ombak tinggi. Digulung air hingga terhempas jauh dari rumah.

“Saya berdiri, jatuh. Berdiri, jatuh lagi. Waktu itu saya ngucap laa ilaaha illallah,” tutur Hj Cetang berteriak, sembari mempraktekan posisinya saat dilalap tsunami. Beruntung, ia berhasil memeluk pohon dan bertahan hingga air surut. Sayangya, emas 20 gram yang ia kantongi ikut terseret air surut.

“Tapi yang penting saya selamat,” ungkapnya dalam bahasa Sunda.

Kecamatan Sumur merupakan daerah terparah terdampak gempa di Pandeglang. Rumah-rumah luluh lantah dihantam tsunami. Bahkan beberapa titik telah rata dengan tanah.

Malam itu, semua orang terpisah. Hj Cetang yang berhasil selamat dari tsunami langsung menyelamatkan diri ke atas hutan. Namun rumah semi permanen tempat tinggal Hj. Cetang kini sudah rata. Begitu pula rumah Hakim yang berada di sebelahnya.

“Uang saya 12 juta habis semua. Sudah ndak ada yang tersisa. Rumah hancur tapi Alhamdulillah, kita semua selamat,” ujar Hakim.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Jumlah Korban Sementera Tsunami Banten Per Tanggal 24 Desember 2018 Pukul 17.00 WIB

KIBLAT.NET- Kabar terkini dari kepala pusat data informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho terkait...

Senin, 24/12/2018 21:39 0

Opini

Menimbang Relevansi Donasi untuk Uighur

Mendukung program kebaikan memang tidak pernah salah, namun transparansi adalah segalanya.

Senin, 24/12/2018 19:57 0

Video News

Kondisi Terkini di Sepanjang Pesisir Pandeglang, Banten

KIBLAT.NET- Suasana dan kondisi terkini di sepanjang pesisir Pandeglang, banten pasca diterjang tsunami. Video dapat...

Senin, 24/12/2018 19:04 0

Video News

Direktur Amnesty International Bongkar Fakta Mengejutkan tentang Uighur

KIBLAT.NET- Dalam sebuah event diskusi media yang membahas tentang HAM Masyarakat Uighur, Direktur Amnesty International,...

Senin, 24/12/2018 18:58 0

Video News

MUI Sering Diundang ke Cina, Pernahkah Bahas Uighur?

KIBLAT.NET- Dalam sebuah event diskusi media yang membahas tentang HAM Masyarakat Uighur, pemandu acara Muhammad...

Senin, 24/12/2018 18:55 0

Inggris

Viral Foto “Pohon Natal di Masjid”, Begini Kenyataannya

Foto yang menunjukkan sebuah pohon Natal berada di pojok masjid tersebar di media sosial.

Senin, 24/12/2018 14:31 0

Mesir

Di Mesir, Biaya Nikah Terus Naik Seiring Melemahnya Ekonomi

Tetapi menikah ternyata jauh lebih menegangkan daripada yang dibayangkan, ketika suaminya melamar setahun yang lalu.

Senin, 24/12/2018 13:26 0

Suara Pembaca

Nasib Uighur di Balik Jeruji Nasionalisme

Saat ini tak ada satupun pemimpin negeri muslim yang mau dan berani mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan mereka.

Senin, 24/12/2018 12:43 0

Video News

Update Terkini Dampak Tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET- Berikut adalah penjelasan dari BNPB terkait situasi saat ini pasca tsunami di Selat Sunda....

Senin, 24/12/2018 12:17 0

Afrika

Protes Kenaikan Harga di Sudan, Presiden Didesak Mundur

Setidaknya 10 orang telah tewas sejak demonstrasi dimulai pada hari Rabu. Pemerintah menaikkan harga sepotong roti dari satu pound Sudan menjadi tiga pound.

Senin, 24/12/2018 12:05 0

Close