... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Nasib Uighur di Balik Jeruji Nasionalisme

Foto: Diskriminasi dan represi yang dilakukan rezim Cina memaksa etnis muslim Uighur melarikan diri dari Xinjiang/ilustrasi

Penulis: Lia Wulandari

KIBLAT.NET – Penderitaan kaum muslimin seakan tak kunjung usai. Suriah, Palestina, Yaman, Rohingya, dan kini Uighur kembali menjadi sorotan mata dunia atas apa yang menimpa mereka. Anggota komite penghapusan diskriminasi rasional PBB, Gary Mcdougall mengatakan bahwa dua juta warga Uighur dan kelompok minoritas muslim dipaksa menjalani indoktrinasi di sejumlah penampungan politik di wilayah otonomi Xinjiang.

Pemerintah Cina telah lama berlaku kejam terhadap kaum muslim Uighur, mereka memberlakukan larangan puasa Ramadhan, sholat berjamaah, pengajian, dan menutup masjid hingga menawan jutaan muslim di penampungan untuk menanamkan doktrin komunisme dengan cara cara keji. Pemerintah Cina yang berideologi komunis melakukan hal tersebut bertujuan menghilangkan pengaruh agama terhadap kehidupan masyarakat.

Saat Uighur menjerit memohon pertolongan, maka wajib bagi seluruh kaum muslimin memberikan pertolongan. Termasuk Indonesia, wajib melindungi dan menyelamatkan jiwa serta akidah mereka dari kekufuran yang dipaksakan atas mereka.

Sayangnya, saat ini tak ada satupun pemimpin negeri muslim yang mau dan berani mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan mereka. Bahkan kecaman resmi atas nama pemerintah Indonesia pun tak kunjung dinyatakan. Dengan alasan urusan dalam negeri  Cina yang tidak boleh diintervensi negara manapun. Begitulah nasionalisme, menjadikan kaum muslimin tersekat-sekat  dalam penjara-penjara wilayah dan kekuasaan yang tak mampu menjamin keamanan kaum muslimin dan tak juga kuasa saling menolong saat saudara muslim lainnya teraniaya.

BACA JUGA  Joko Santoso, Takmir Masjid Penderita Stroke Butuh Bantuan Kita

Realitas di atas menambah daftar panjang penderitaan kaum muslimin di berbagai belahan dunia. Seluruh penderitaan ini memperkuat kesimpulan akan betapa penting dan mendesaknya kaum muslimin memiliki sebuah institusi yang kuasa menjamin keselamatan kaum muslimin di seluruh dunia. Institusi tersebut adalah Khilafah Islamiyah, Nabi SAW bersabda,

“Sungguh imam (khalifah) itu laksana perisai. Kaum muslim akan berperang dan berlindung di belakangnya” (HR Bukhari dan Muslim).

Khilafah lah yang akan menghilangkan sekat-sekat nasionalisme, sehingga mampu mengakhiri seluruh penderitaan kaum muslimin, menjamin keselamatan, dan menjaga kehormataan mereka.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aksi Bela Muslim Uighur di Medan Diwarnai “Penyegelan” Konsulat Jenderal Cina

Aksi Bela Muslim Uighur di Medan desak pemerintah Indonesia mengusir duta besar dan konsulat jenderal Cina dari Indonesia

Senin, 24/12/2018 12:33 1

Video News

Update Terkini Dampak Tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET- Berikut adalah penjelasan dari BNPB terkait situasi saat ini pasca tsunami di Selat Sunda....

Senin, 24/12/2018 12:17 0

Afrika

Protes Kenaikan Harga di Sudan, Presiden Didesak Mundur

Setidaknya 10 orang telah tewas sejak demonstrasi dimulai pada hari Rabu. Pemerintah menaikkan harga sepotong roti dari satu pound Sudan menjadi tiga pound.

Senin, 24/12/2018 12:05 0

Video News

Kesaksian Mengejutkan dr. Ernis Saat Berada di Uighur

KIBLAT.NET- Dalam Aksi Bela Muslim Uighur yang digelar pada 21 Desember 2018, seorang dokter rehabilitasi...

Senin, 24/12/2018 12:04 0

Video News

Jonru Ginting Ungkap Fakta Kenapa Dirinya Ditahan

KIBLAT.NET- Dalam Aksi Bela Muslim Uighur yang digelar pada 21 Desember 2018, Jonru Ginting mengungkap...

Senin, 24/12/2018 11:54 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Jangan Takut, Komunis Sebentar Lagi Mati!

KIBLAT.NET- Inilah orasi Ust. Bachtiar Nasir saat Aksi Bela Muslim Uighur di depan Kedubes Cina...

Senin, 24/12/2018 11:48 0

Indonesia

Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Mencapai 281 Orang

Korban dan kerusakan terdapat di 5 kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran

Senin, 24/12/2018 11:27 0

Indonesia

Syamina: Muslim di Xinjiang Saudara yang Terlupakan

Kampanye China atas nama melawan separatisme dan terorisme di di banyak kota dan desa di Turkistan Timur (Xinjiang) kini justru menjadi perang habis-habisan terhadap Islam.

Senin, 24/12/2018 11:12 0

Foto

Begini Penampakan Pesisir Pandeglang Setelah Disapu Tsunami

Tak ada aktifitas warga di sekitar pantai, banyak rumah dalam kondisi rusak

Senin, 24/12/2018 10:38 0

Amerika

Senjata Buatan Amerika Tersebar Luas di Wilayah Konflik, Parlemen Eropa Cemas

Jualan senjata merupakan bisnis besar bagi Amerika Serikat. Departemen Luar Negeri memastikan AS telah mencapai kesepakatan transaksi senilai US$ 75,9 miliar (sekitar Rp 1.062 triliun) selama tahun fiskal 2017.

Senin, 24/12/2018 10:24 1

Close