... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di Mesir, Biaya Nikah Terus Naik Seiring Melemahnya Ekonomi

Foto: Ilustrasi.

KIBLAT.NET, Kairo – Nadia Mohammad Salem mulai menabung untuk pernikahannya jauh sebelum dia bertunangan. Tetapi menikah ternyata jauh lebih menegangkan daripada yang dibayangkan, ketika suaminya melamar setahun yang lalu.

Menurut data resmi, jumlah pernikahan di seluruh Mesir turun hampir 3 persen pada tahun 2017. Faktor dominan yang melatarbelakangi terkait naiknya biaya pernikahan.

“Semuanya sangat mahal,” kata Nadia (30 th). “Aku merasa gugup dan khawatir,” imbuhnya, seperti dikutip pada Sabtu (22/12/2018).

Reformasi ekonomi yang sulit termasuk devaluasi pound negara pada akhir 2016 telah menyebabkan kenaikan harga yang dramatis. Terutama untuk barang-barang impor yang dibeli oleh banyak pengantin baru guna melengkapi rumah mereka.

“Semua kebutuhan yang datang setelah menikah akan menjadi lebih mahal,” kata Rania Salem, asisten profesor di departemen sosiologi University of Toronto.

Pada 2012, biaya rata-rata pernikahan adalah 61.000 pound Mesir. Saat itu nilai mata uang Mesir sekitar 6,15 Pound terhadap dolar, sementara sekarang hampir 18 Pound per dolar.

Tahun ini, Nadia menghabiskan sekitar 80.000 pound atau $ 4.500 (Rp65,1 juta) hanya untuk “gehaz” (peralatan dapur dan barang-barang lainnya yang dibeli seorang pengantin wanita sebelum pernikahannya). Meskipun mendapat bantuan dari keluarganya, dia harus menabung selama bertahun-tahun.

Pada hari pernikahan mereka di bulan November, dia dan suaminya mengadakan perayaan kecil di jalan daripada pesta formal.

Seminggu kemudian, ia mengenakan gaun bekas yang murah dan berkumpul dengan suaminya dan beberapa kerabat di sebuah taman, tempat mereka berpose untuk berfoto.

Nadia berharap anak-anaknya akan menghadapi biaya pernikahan yang lebih murah dari dirinya.

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Nasib Uighur di Balik Jeruji Nasionalisme

Saat ini tak ada satupun pemimpin negeri muslim yang mau dan berani mengirimkan pasukan untuk menyelamatkan mereka.

Senin, 24/12/2018 12:43 0

Indonesia

Aksi Bela Muslim Uighur di Medan Diwarnai “Penyegelan” Konsulat Jenderal Cina

Aksi Bela Muslim Uighur di Medan desak pemerintah Indonesia mengusir duta besar dan konsulat jenderal Cina dari Indonesia

Senin, 24/12/2018 12:33 1

Video News

Update Terkini Dampak Tsunami Selat Sunda

KIBLAT.NET- Berikut adalah penjelasan dari BNPB terkait situasi saat ini pasca tsunami di Selat Sunda....

Senin, 24/12/2018 12:17 0

Video News

Kesaksian Mengejutkan dr. Ernis Saat Berada di Uighur

KIBLAT.NET- Dalam Aksi Bela Muslim Uighur yang digelar pada 21 Desember 2018, seorang dokter rehabilitasi...

Senin, 24/12/2018 12:04 0

Video News

Jonru Ginting Ungkap Fakta Kenapa Dirinya Ditahan

KIBLAT.NET- Dalam Aksi Bela Muslim Uighur yang digelar pada 21 Desember 2018, Jonru Ginting mengungkap...

Senin, 24/12/2018 11:54 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Jangan Takut, Komunis Sebentar Lagi Mati!

KIBLAT.NET- Inilah orasi Ust. Bachtiar Nasir saat Aksi Bela Muslim Uighur di depan Kedubes Cina...

Senin, 24/12/2018 11:48 0

Suara Pembaca

Poligami, Syariat Islam yang Dinodai

Permasalahan poligami tak pernah sepi diperbincangkan di negeri ini.

Senin, 24/12/2018 11:41 0

Indonesia

Korban Jiwa Tsunami Selat Sunda Mencapai 281 Orang

Korban dan kerusakan terdapat di 5 kabupaten terdampak yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran

Senin, 24/12/2018 11:27 0

Indonesia

Syamina: Muslim di Xinjiang Saudara yang Terlupakan

Kampanye China atas nama melawan separatisme dan terorisme di di banyak kota dan desa di Turkistan Timur (Xinjiang) kini justru menjadi perang habis-habisan terhadap Islam.

Senin, 24/12/2018 11:12 0

Foto

Begini Penampakan Pesisir Pandeglang Setelah Disapu Tsunami

Tak ada aktifitas warga di sekitar pantai, banyak rumah dalam kondisi rusak

Senin, 24/12/2018 10:38 0

Close