... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Prancis Tetap di Suriah Meski AS Menarik Pasukannya

Foto: Tentara Prancis melatih pasukan anti ISIS di Iraq

KIBLAT.NET, Paris – Para Pejabat Prancis, Kamis (20/12), menekankan bahwa militernya akan terus berada di Suriah sampai Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) benar-benar kalah. Hal ini ditegaskan setelah Amerika Serikat mengumumkan menarik pasukan dari Negara konflik itu.

“Perang melawan terorisme belum berakhir dan masih berlangsung,” kata Menteri Perancis untuk Urusan Eropa, Nathalie Loazou, dalam wawancara dengan CNN Prancis pada Kamis.

Ia mencatat bahwa koalisi internasional anti ISIS telah membuat kemajuan besar dalam memerangi organisasi tersebut di Suriah.

Hal senada juga disampaikan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Florence Barley. Ia menulis di akun Twitter, mengalahkan dan menghabisi ISIS sampai akhir di kantong-kantong yang mereka masih bercokol merupakan keharusan.

Barley juga mengatakan bahwa ISIS saat ini lebih lemah daripada sebelumnya. Sebanyak 90% wilayah ISIS sudah tidak lagi memiliki kemampuan logistik seperti sebelumnya, sebagaimana kata Barley.

Presiden AS Donald Trump, mengumumkan melalui akun di “Twitter” pada Rabu (19/12) bahwa negaranya berhasil mengalahkan ISIS. Ia mengungkapkan bahwa ISIS merupakan alasan kenapa negaranya berada di Suriah. Oleh karena itu, sudah saatnya AS menarik diri.

Pasukan Prancis masuk dalam bagian koalisi internasional pimpinan AS untuk memerangi ISIS di Iraq dan Suriah. Koalisi itu sendiri diikuti oleh 30 negara.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

UBN Gabung Aksi Bela Muslim Uighur di Depan Kedubes Cina Siang Nanti

"Kami mengajak kepada seluruh elemen umat Islam untuk mendukung Aksi Bela Muslim Uighur. Kita sepakati, kita akan bergabung dengan teman-teman yang sudah minta izin, yaitu dari PA 212 sudah duluan untuk bela Muslim Uighur,"

Jum'at, 21/12/2018 06:52 0

Video News

Bagaimana Keadaan Muslim Uighur? Ini Jawaban Ust. Bachtiar Nasir.

KIBLAT.NET-  Pada, Kamis , 20 Desember 2018 MIUMI menggelar Rapat Terbuka Aksi Bela Muslim Uighur...

Kamis, 20/12/2018 22:12 0

Video News

Ini Pesan Ust. Bachtiar Nasir untuk Aksi Bela Muslim Uighur Besok.

KIBLAT.NET- Pada Kamis, 20 Desember 2018 MIUMI menggelar Rapat Terbuka Aksi Bela Muslim Uyghur oleh...

Kamis, 20/12/2018 21:11 0

Manhaj

Poligami, Ijma Ulama yang Digugat PSI

Masih lekat diingatan pidato Grace Natalie yang menggebu-gebu melarang seluruh kadernya untuk melakukan poligami, bahkan Sis Grace juga berjanji akan memperjuangkan pelarangan poligami jika partainya lolos.

Kamis, 20/12/2018 21:08 0

Indonesia

Aksi Protes China di Indonesia Curi Perhatian Aktivis Uighur

Tak disangka, aksi protes masyarakat Indonesia atas penindasan Pemerintah China terhadap Muslim Uighur Xinjiang mendapat respon warganet Uighur.

Kamis, 20/12/2018 19:18 0

Indonesia

Ustadz Farid Okbah Serukan Qunut Nazilah untuk Muslim Uighur

Salah satu inisiator Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) pusat itu menyampaikan setidaknya ada tiga hal yang dapat kita lakukan untuk Muslim Uighur.

Kamis, 20/12/2018 19:18 0

Tazkiyah

Kisah Orang Buta Pembawa Lentera

" Wahai orang buta. Malam hari dan siang hari sama saja bagimu. Apakah manfaat lampu itu?"

Kamis, 20/12/2018 15:30 0

Indonesia

Kejahatan Pemerintah China kepada Muslim Uighur Mengarah ke Genosida

Direktur Pusdikam Uhamka, Maneger Nasution menekankan bahwa apa yang dialami muslim Uighur telah mengarah pada genosida.

Kamis, 20/12/2018 14:46 0

Indonesia

Maneger Nasution: Pemerintah China Harus Ditetapkan Sebagai Penjahat Kemanusiaan

Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM (Pusdikam) Uhamka, Maneger Nasution menegaskan bahwa penguasa negara Cina seharusnya ditetapkan sebagai penjahat internasional.

Kamis, 20/12/2018 14:28 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Peduli Muslim Uighur

Khutbah Jumat: Peduli Muslim Uighur

Kamis, 20/12/2018 14:13 0

Close