... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Ekspresi Bocah-Bocah Uighur Pasca Demo 2112

Anak-Anak-anak Uighur merespon demonstrasi solidaritas Uighur di Indonesia (21/12)

Oleh: Tony Syarqi

Saya putuskan tidak hadir dalam unjuk rasa 2112, habis salat Jumat tadi. Padahal, demo solidaritas untuk Muslim Uighur ini berlangsung serentak di beberapa kota. Jakarta, Solo, Jogjakarta, Bandung, dan lainnya.

Saya pilih duduk di depan laptop, browsing data untuk tulis artikel seputar solidaritas Uighur. Tentu saja sambil memantau demo yang hari ini serentak digelar di beberapa kota di negeri kita.

Masih asyik scrolling di fanspage Kiblat.net, ketika sebuah pesan masuk. “I can’t express my thanks for your people,” demikian pesan dari akun, sebut saja Roy. Rupanya, ia juga sedang memantau jalannya demo melalui FB.

Selain Roy, ada juga beberapa akun asing yang juga menyapa. Rata-rata menyampaikan rasa salut dan hormat. Tapi Roy yang, setelah saya telusuri ala kadarnya, tinggal di Turki kemudian mengirimkan beberapa foto anak-anak Uighur.

Mereka, masih kata Roy, adalah anak-anak yang orangtuanya ditangkap oleh pemerintah Cina untuk alasan yang tidak pernah bisa dijelaskan. Tiba-tiba saja ingat Fatimah Qarim, gadis kecil Uighur yang videonya viral.

Anak-anak Uighur itu berbaris rapi. Yang paling tengah depan membawa secarik kertas yang… dada saya berdegup kencang ketika menatapnya. Anda bisa baca sendiri dalam foto terlampir. Intinya, sama seperti kata Roy di awal. Ingin mengucapkan terimakasih.

BACA JUGA  Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Saya pun terlena dalam percakapan yang juga bisa Anda simak dalam tangkapan layar yang terlampir. Tidak lagi tertarik dengan timeline @yennikwok yang heran dengan media yang patuh pada propaganda Beijing. Padahal di situ ada @savicali yang masih kebingungan dan, “Still looking for the truth.”

Banyak yang bisa direnungi dari percakapan—dengan bahasa Inggris seadanya—bersama Roy siang ini. Yang paling utama adalah: demo Jumat ini sangat membantu mereka meningkatkan spirit. Di negara lain sulit sekali menumbuhkan gerakan solidaritas untuk Muslim Uighur.

“But this is also so difficult for the Muslim countries now. So proud of all of you brothers and sisters,” tutur Roy. Wajar saja. Akun @IbnMosharraf yang mengaku Salafi-Ikhwani, masih sulit merasa sulit menerima fakta kezaliman rezim Cina atas Muslim Uighur.

Malah, aktivis Uighur pemilik akun @AbdugheniSabit menyindir beberapa tokoh Muslim yang masih menganggap kasus Muslim Uighur ini sebagai propaganda Barat untuk menyerang Cina. Ringkasnya, di saat dunia masih dingin soal Uighur, muslim Indonesia bangkit untuk bereaksi.

Melihat foto-foto anak Uighur pasca demo 2112, kita dapat merasakan ekspresi keharuan dalam tatapan mereka. Haru, karena masih ada yang memperhatikan nasib mereka. Haru, karena umat Islam Indonesia lantang membela, meski pemerintah mereka masih diam seribu bahasa.

BACA JUGA  Unjuk Rasa Mahasiswa dan Kebangkitan Budaya Digital

Ingatan saya melayang ke 2013 silam di sebuah sudut kota Salma, Suriah. Saat itu, saya bersama sebuah LSM membawa bantuan obat dan makanan.

Di kegelapan malam dan dingin yang mencekam, seorang bapak menangis sesenggukan di depan saya. “Kalian jauh-jauh datang kemari, untuk mengingatkan bahwa kami masih punya saudara di negeri nun jauh di sana.”

Ukhuwah. Itulah yang masih bisa kita banggakan dari umat Islam Indonesia!

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kedubes China Mendadak Tutup Saat Aksi 2112, UBN: Ini Hanya Pengalihan

Kantor Duta Besar China di Kuningan, Jakarta digeruduk oleh ratusan Umat Muslim Indonesia. Mengetahui akan adanya aksi, secara mendadak beredar selembaran pengumuman penutupan sementara Konsuler Kedubes China.

Jum'at, 21/12/2018 19:50 0

Indonesia

Amnesty Internasional: China Gunakan Isu Terorisme Untuk Menyembunyikan Pelanggaran HAM

Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid mengatakan bahwa Cina menggunakan isu terorisme dalam melakukan tindakan represif kepada etnis Uighur

Jum'at, 21/12/2018 19:22 2

Video Kajian

Bentuk Pembelaan Kita kepada Muslim Uighur – Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Sesungguhnya hancurnya dunia lebih ringan bagi Allah daripada tertumpahnya darah seorang muslim. Kelak kita...

Jum'at, 21/12/2018 18:45 0

Video News

Ketua GNPF Ulama Desak Pemerintah RI Usir Dubes Cina

KIBLAT.NET- Ketua GNPF dalam Aksi Solidaritas Bela Muslim Uighur menyampaikan beberapa aspirasi untuk kebebasan menjalankan...

Jum'at, 21/12/2018 18:40 0

Indonesia

Gayung Bersambut, Ini Sambutan Bocah-Bocah Uighur Pasca Demo Serentak

Sejumlah aksi demonstrasi mengecam penindasan terhadap etnis Uighur, diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia. Diantaranya Solo, Jakarta, Jogjakarta dan Bandung. 

Jum'at, 21/12/2018 18:20 0

Indonesia

Aksi Bela Muslim Uighur Serentak di Indonesia, dari Aceh Hingga Makassar

Tak hanya di Jakarta, Aksi Bela Muslim Uighur juga berlangsung di berbagai kota di Indonesia

Jum'at, 21/12/2018 17:40 0

Indonesia

Peserta Aksi Bela Muslim Uighur Teriakkan Usir Komunis

"Usir usir, usir komunis, usir komunis sekarang juga," sorak massa aksi di depan Kedubes China, Kuningan, Jakarta

Jum'at, 21/12/2018 17:01 0

Indonesia

Seruan PP Persis Terkait Krisis Uighur

Ketua PP Persis menyebut perlakuan Cina terhadap etnis muslim Uighur merupakan pelanggaran serius terhadap Hak Asasi Manusia

Jum'at, 21/12/2018 16:50 0

Indonesia

Amankan Kedubes Cina, Polisi Siagakan Water Cannon dan Senjata Gas Air Mata

"Kita akan lakukan pengamanan Dubes dengan standar yang ada," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Indra Jafar

Jum'at, 21/12/2018 15:40 0

Opini

Uighur, Korban Kesekian dari So-Called Kontraterorisme

Narasi yang dilontarkan Cina, melalui pernyataan Chunying, adalah bahwa Cina sedang melakukan usaha kontraterorisme dan penjagaan stabilitas di Xinjiang.

Jum'at, 21/12/2018 15:18 0

Close