JWT Sergap Militer Suriah, 30 Tewas

KIBLAT.NET, Hama – Oposisi Suriah mengklaim berhasil menewaskan 25 pasukan pemerintah Suriah di pedesaan Hama pada Rabu (19/12). Pertempuran meletus setelah upaya militer Suriah menyerbu pos penjagaan pejuang oposisi.

Sumber komandan Jabhah Wathaniyah lit Tahrir (JWT) mengatakan kepada kantor berita Jerman bahwa pertempuran meletus setelah tiga unit tentara rezim bergerak menyerbu pos komando penjagaan faksi Jaisyul Izzah yang masuk dalam aliansi JWT di kota Al-Mushashinah di pedesaan Hama. Sebanyak 25 lebih tentara musuh tewas sementara pertempuran sengit meletus.

Sumber itu menambahkan bahwa militer rezim membalas kerugian itu dengan menggempur desa dan perkebunan di sekitar kota Kafr Zita dan Lathamanah di pedesaan Hama utara.

Daerah-daerah yang menjadi sasaran serangan udara rezim tersebut termasuk zona demiliterisasi dan tunduk pada kesepakatan Turki-Rusia. Ini merupakan pelanggaran baru yang berulang dilakukan pihak rezim.

Pada bagiannya, seorang komandan Jaisyul Izzah mengungkapkan rincian operasi militernya tersebut. Kepada portal El-Dorar, Mushtafa Ma’arrati menceritakan bahwa sebelum terjadi serangan, pihaknya sudah mendapat informasi rencana pergerakan militer rezim untuk menyerbu salah satu persimpangan penting di pedesaan Hama utara.

Atas informasi itu, lanjut Ma’arrati, kami bermanuver dan menyusun strategi untuk mencegat pasukan rezim tersebut. Pasukan kami sukses menyergap mereka dan menewaskan 30 tentara serta melukai 10 lainnya. Tidak hanya itu, pejuang juga berhasil menyita senjata musuh.

Meski secara umum wilayah oposisi di Idlib dan sekitarnya tenang, serangan rezim dan pertempuran terbatas kerap terjadi. Idlib tunduk pada kesepakatan Rusia dan Turki.

Kesepakatan Idlib saat ini memasuki fase kedua. Di fase ini, kedua Negara sepakat ingin memisahkan antara oposisi yang dianggap moderat dan oposisi jihadis.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat