... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sang Imam Diduga Kirim Dana ke Gerilyawan Suriah, Masjid di Berlin Digeledah

Foto: Polisi membawa sejumlah barang dari dalam masjid

KIBLAT.NET, Berlin – Polisi Jerman menyerbu sebuah masjid di ibukota Jerman, Berlin, pada Selasa (18/12). Pihak berwenang menuduh imam masjid menggalang dana untuk dikirim ke kelompok “ektremis” di Suriah.

Dalam penggerebekan itu, sang imam yang lebih dikenal dengan nama nama Abu Al-Bara—nama aslinya Ahmad I— itu tidak ditangkap. Polisi menggeledah seluruh ruangan masjid dan membawa komputer, smart phone dan USB.

“Barang-barang ini untuk diselidiki dan dikaji,” kata kepolisian.

Kantor Kejaksaan Jerman Berlin mengatakan di akun resmi Twitter bahwa penggeledahan dilakukan sejak pagi. Polisi menyerbu sejumlah gedung, termasuk Masjid Ash-Shahabah, untuk mencari bukti pendaan terorisme.

Pernyataan itu menambahkan bahwa terduga bernama Ahmad berusia 45 tahun merupakan imam masjid. Ia diduga mendanai pejuang “ekstremis” di Suriah untuk memperoleh peralatan yang digunakan untuk kegiatan “terorisme”.

Uang yang dikirim, tuduh Kejaksaan, digunakan juga untuk membeli bahan peledak yang digunakan untuk serangan terorisme. Kejaksaan tidak memberi keterangan lebih lanjut.

Selain menerjunkan 100 polisi dan penyelidik, pihak berwenang juga melibatkan pasukan khusus. Sementara Abu Al-Bara, imam masjid berdarah Palestina, tidak memberikan keterangan apapun.

Pemerintah Jerman telah mamasukkan Masjid Ash-Shahabah ke dalam salah satu dari tiga masjid di Berlin yang diduga menyebarkan ekstremis, sebagaimana yang didefinisikan Barat. Intelijen dalam negeri sendiri telah mengawasi ketat ketiga masjid tersebut.

BACA JUGA  Chechnya Resmikan Masjid Terbesar di Eropa

Abu Al-Bara dikenal sangat aktif berdakwah. Ia kerap menggelar safari dakwa ke kota-kota Jerman. Sejumlah dialog dakwah dengan non-muslim juga pernah ia selenggarakan.

Selain digunakan untuk Salat Jemaah, di bawah pimpinan Abu Al-Baraa Masjid Ash-Shahabah juga menjadi pusat pelatihan para dai dari berbagai kota di Jerman. Masjid ini menjadi Islamic Centre untuk jadi rujukan umat Islam Jerman.

Sumber: Al-Sarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengacara Benarkan Habib Bahar Ditahan di Polda Jabar

Pengacara Habib Bahar Bin Smith, Aziz Yanuar membenarkan bahwa kliennya ditahan di Rutan Polda Jabar

Selasa, 18/12/2018 23:51 0

Indonesia

Bela Uighur, Din Syamsuddin: Jangan Karena Investasi Kita Jadi Bungkam

Din menyebut penindasan terhadap etnis muslim Uighur pelanggaran HAM berat, dan pelanggaran hukum internasional yang nyata

Selasa, 18/12/2018 23:10 0

Foto

[Foto] Aksi PB HMI Tuntut Cina Hentikan Penindasan Terhadap Muslim Uighur

"Kita sesama umat Islam dalam konteks kemanusiaan dan beragama harus saling menghormati dan membantu"

Selasa, 18/12/2018 21:16 0

Indonesia

Seorang Pencari Suaka Uighur Terancam Hukuman Mati Setelah Dipulangkan Jerman

Pencari suaka berumur 22 tahun itu kini sedang dalam penjara Cina atas tuduhan "separatisme"

Selasa, 18/12/2018 17:54 0

Indonesia

Muslim Uighur Ditindas, HMI: Jangan Sampai Terjadi Juga di Indonesia

PB HMI mendesak pemerintah bersikap tegas atas krisis Uighur dengan mengedepankan prinsip kemanusiaan

Selasa, 18/12/2018 17:09 0

Indonesia

Pascagempa Lombok, Baru 198 Unit Rumah Dibangun Pemerintah

Pembangunan rumah korban gempa Lombok menggunakan metode risha, riko, rika, dan RCI

Selasa, 18/12/2018 15:54 0

Indonesia

Bela Uighur, HMI Geruduk Kedutaan Besar Cina

"Uighur ini kasus kemanusiaan dan HAM, mereka dilarang beragama"

Selasa, 18/12/2018 14:27 0

Indonesia

DPR: Kerja Sama dengan Cina Tak Bisa Jadi Alasan Indonesia Diam Atas Krisis Uighur

"Padahal apa yang dialami muslim Uighur bukan hanya sekedar diskriminasi agama, namun juga sudah suatu tindak pelanggaran HAM"

Selasa, 18/12/2018 11:44 0

Indonesia

PKS: Hubungan Baik Indonesia-Cina Seharusnya Dimanfaatkan untuk Bantu Muslim Uighur

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyerukan agar Pemerintah Indonesia serius menyikapi hal itu dan aktif membantu muslim Uighur

Selasa, 18/12/2018 11:01 0

Indonesia

Panggil Manajemen Shopee, KPAI Ingatkan Iklan Harus Beri Dampak Positif pada Anak

Manajemen Shopee akhirnya dipanggil Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait kasus iklan Blackpink.

Selasa, 18/12/2018 10:44 0

Close