... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Oposisi Politik Suriah Kutuk Kunjungan Presiden Sudan

Foto: Bashar Assad menyambut kedatangan Omar Bashir

KIBLAT.NET, Damaskus – Kunjungan Presiden Sudan Omar Bashir ke Damaskus dan pertemuannya dengan presiden Bashar Assad menyebabkan ketegangan politik antara para pemimpin oposisi Suriah. Mereka mengutuk kunjungan tersebut dan menganggap sebagai upaya untuk mengeluarkan Assad dari isolasi dunia Arab.

Kepala Komite Negosiasi Suriah, Nasr Hairi, berkomentar pada Senin (17/12) bahwa kunjungan Omar Bashir tidak sejalan dengan empati dan dukungan rakyat Sudan terhadap warga Suriah selama tahun-tahun revolusi. Rakyat Sudan telah mencotohkan kemurahan hati, dukungan dan penerimaan yang baik.

Hariri melanjutkan, kunjungan terhadap pembantai dari Damaskus (Assad) membentuk kekecewaan besar bagi rakyat Suriah yang ingin kebebasan. Tidak diragukan lagi hal itu pelanggaran mencolok terhadap resolusi Liga Arab, dan mendorong rezim Assad untuk melakukan lebih banyak pembantaian di Suriah. Kunjungan itu juga menjauhkan dari upaya penyelesaian politik.

Pada bagiannya, Ketua Koalisi Nasional Oposisi Suriah, Abdul Rahman Mustafa, melihat bahwa kunjungan Bashir tidak dapat dibenarkan. Mendukung solusi politik dan kesatuan Suriah tidak dilakukan dengan cara-cara yang melanggar aturan dan menjalin hubungan dengan rezim pembunuh supaya tetap berkuasa. Namun Mustafa yakin rakyat Sudan tidak setuju dengan kunjungan itu dan para pemimpin Khortoum dalam waktu dekat mengkaji kembali hubungan dengan rezim Assad.

Omar Bashir tiba di Suriah pada Ahad dan disambut oleh Bashar Assad sesampainya di bandara internasional Damaskus. Ia merupakan pemimpin negara Arab pertama yang mengunjungi Damakus sejak Negara itu dilanda konflik.

BACA JUGA  Narapidana di Penjara SDF Berontak, Sejumlah Tahanan ISIS Kabur

Negara-negara Arab yang tergabung dalam Liga Arab menjauhi Bashar Assad setelah demonstrasi damai anti rezim ditanggapi dengan senjata. Anggota Liba Arab menutup kedutaannya di Damaskus.

Sumber: Shaam Network
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Farid A. Okbah, MA: Inilah 3 Jenis Ulama.

Menurut Ust. Farid A. Okbah, MA, Ulama dibagi menjadi 3 jenis. Apa saja? Yuk kita...

Senin, 17/12/2018 11:15 0

Video News

Sekum PP Muhammadiyah: Politik Indonesia Dipenuhi Politik Entertainment

KIBLAT.NET- Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi mengkritisi perdebatan kandidat politik jelang Pemilu 2019, yang...

Senin, 17/12/2018 09:49 0

Indonesia

Syam Tidak Dilupakan

Allah menjanjikan kemuliaan bagi Syam di akhir zaman

Senin, 17/12/2018 09:11 0

Indonesia

Taubat Jadi Anak Jalanan, Bocah 14 Tahun Ini Ingin Banggakan Orang Tua

Dimas Ramadhan, teman sekitarnya biasa memanggilnya Dimas. Meski baru berumur 14 tahun, tampilannya tak seperti bocah seumurannya

Ahad, 16/12/2018 16:46 0

Indonesia

Diruqyah Tim Tasawuf Underground, Puluhan Anak Punk dan Jalanan Muntah

Di tengah-tengah dinginnya cuaca pada pukul 6:30 pagi, Kominitas Tasawwuf Underground melakukan kegiatan ruqyah masal bagi anak-anak punk dan jalanan

Ahad, 16/12/2018 16:24 0

Artikel

Menyudutkan Islam atas Nama Toleransi

Atas nama toleransi, mereka mencoba untuk membuat kabur batasan-batasan Allah sedikit demi sedikit. Bahkan, tak jarang mereka menggunakan dalil-dalil syar’i untuk memperkuat argumentasi mereka.

Ahad, 16/12/2018 12:50 1

Opini

Akankah Hukum Menyala Kepada La Nyalla?

Tak berlangsung lama pasca videonya yang mendukung Jokowi viral, La Nyalla blak-blakan soal pengakuannya yang menyebarkan isu bahwa Jokowi adalah PKI saat Pilpres 2014.

Sabtu, 15/12/2018 16:13 0

Indonesia

Tasawuf Underground Gelar Tadabur Alam Bersama Anak Punk dan Jalanan

Komunitas Tasawwuf Underground menggelar acara tadabur alam bersama anak-anak punk dan jalanan di Nusantara Organik SRI Center (NOSC) Sukabumi.

Sabtu, 15/12/2018 13:09 0

Indonesia

Kisah Adi, Pria yang Hijrah Setelah Menjadi Punk 15 Tahun

Adi, lelaki usia 33 tahun ini bertaubat setelah menjadi punk selama 15 tahun

Sabtu, 15/12/2018 12:21 0

Indonesia

Baru Sepuluh Hari, Kemendagri Cabut Aturan Berpakaian ASN

Setelah berjalan sepuluh hari sejak ditandatangai pada 4 Desember lalu, Inmendagri tentang hal yang mengatur tentang cara berpakaian ASN di lingkungan Kemendagri dicabut

Jum'at, 14/12/2018 18:21 0

Close