... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bela Uighur, Din Syamsuddin: Jangan Karena Investasi Kita Jadi Bungkam

Foto: Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof. Din Syamsuddin

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Din Syamsuddin secara tegas menyatakan bahwa penindasan, persekusi, dan berbagai tindak kekerasan atas muslim Uighur di Cina adalah kejahatan kemanusiaan.

“Itu adalah pelanggaran HAM berat, dan pelanggaran hukum internasional yang nyata,” ujar Din melalui rilisnya, Selasa (14/12/2018).

Ia juga meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk bersuara terkait penindasan itu. “Jika tidak dan berdalih itu masalah internal Cina, maka betapa lemahnya pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Bukan hanya itu, ia menyebut jika masih diam saja, maka itu menandakan betapa lemahnya iman bangsa Indonesia.

Mantan Ketua Umum MUI Pusat itu lantas mengutip pembukaan UUD 1945, yang mengamanatkan kepada pemerintah untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Jangan karena investasi kita jadi bungkam. Jangan karena takut lidah kita kelu,” tukasnya.

Muslim Uighur merupakan etnis yang menempati wilayah Turkistan Timur atau Xinjiang, Cina. Mereka telah lama mengalami diskriminasi atas status mereka sebagai muslim. Setelah dilarang menjalankan ajaran Islam, jutaaan dari mereka kini dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi untuk dipaksa meninggalkan akidah yang diyakini.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

[Foto] Aksi PB HMI Tuntut Cina Hentikan Penindasan Terhadap Muslim Uighur

"Kita sesama umat Islam dalam konteks kemanusiaan dan beragama harus saling menghormati dan membantu"

Selasa, 18/12/2018 21:16 0

Amerika

Tolak Berjanji Tak Boikot Israel, Karyawan Muslim di AS Dipecat

dalam kontrak baru itu ada paragraf tambahan, memberikan janji untuk tidak memboikot Israel atau berpartisipasi dalam tindakan apa pun yang akan membahayakan ekonomi Israel.

Selasa, 18/12/2018 09:00 0

Afrika

AS Gelar Serangan Udara Sengit di Somalia

Militer AS mengklaim pada Senin (17/12) berhasil menewaskan 62 “ekstremis” dalam enam serangan udara sepanjang Sabtu dan Ahad.

Selasa, 18/12/2018 07:51 0

Suriah

Oposisi Politik Suriah Kutuk Kunjungan Presiden Sudan

Tidak diragukan lagi hal itu pelanggaran mencolok terhadap resolusi Liga Arab, dan mendorong rezim Assad untuk melakukan lebih banyak pembantaian di Suriah. Kunjungan itu juga menjauhkan dari upaya penyelesaian politik.

Selasa, 18/12/2018 06:26 0

Afghanistan

Perundingan Langsung Taliban-AS Dimulai

Perundingan yang tidak melibatkan pemerintah Afghanistan dan dihadiri sejumlah Negara ini digelar di Uni Emirat Arab (UEA).

Selasa, 18/12/2018 05:51 0

Video Kajian

Ust. Farid A. Okbah, MA: Inilah 3 Jenis Ulama.

Menurut Ust. Farid A. Okbah, MA, Ulama dibagi menjadi 3 jenis. Apa saja? Yuk kita...

Senin, 17/12/2018 11:15 0

Suriah

Begini Langkah AS Redakan Ketegangan Terbaru Turki-Kurdi di Suriah

AS menempatkan Peshmerga Rojava. Milisi tersebut merupakan kelompok bersenjata anti rezim Bashar Assad saat ini yang sebelumnya disingkirkan oleh pemerintah.

Senin, 17/12/2018 10:24 0

Video News

Sekum PP Muhammadiyah: Politik Indonesia Dipenuhi Politik Entertainment

KIBLAT.NET- Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi mengkritisi perdebatan kandidat politik jelang Pemilu 2019, yang...

Senin, 17/12/2018 09:49 0

Malaysia

Australia Akui Al-Quds Ibukota Israel, Begini Tanggapan Tegas Malaysia

Ia mengatakan bahwa pengakuan tersebut bukan hak Negara-negara.

Senin, 17/12/2018 08:07 0

Suriah

Presiden Sudan Umar Bashir Kunjungi Bashar Assad

Ia menjadi presiden negara Arab pertama yang mengunjungi rezim pembantai ratusan ribu rakyatnya itu.

Senin, 17/12/2018 07:27 0

Close