... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Protes Pemerintah, Warga Tunisia Gunakan Simbol “Rompi Merah”

Foto: Tunisia

KIBLAT.NET, Tunis – Pendiri kampanye “Red Vest” Tunisia mengatakan bahwa mereka akan melakukan “demonstrasi damai” di seluruh negeri dalam beberapa hari mendatang.

Pendiri kampanye, Riyad Jarad, pada Jumat (14/12/2018) lalu, mengatakan pada konferensi pers baru-baru ini bahwa inisiatif tersebut terinspirasi dari protes “Rompi Kuning” Perancis.

“Inisiatif itu secara fundamental membuat tuntutan ekonomi dan sosial; itu dimaksudkan untuk mewakili orang miskin dan terpinggirkan,” katanya, menegaskan bahwa tidak ada partai politik atau entitas yang berdiri di belakang kampanye.

Menurut Jarad, para pemrotes menuntut lebih banyak kesempatan kerja, pendidikan publik yang lebih baik dan layanan kesehatan, dan standar hidup yang lebih baik.

Penyelenggara kampanye Naguib al-Dereidi mengatakan bahwa 53 kantor koordinasi lokal -dan sembilan kantor regional- telah dibentuk di seluruh negeri selama beberapa pekan terakhir.

Dia memegang semua partai politik di negara itu, termasuk mereka yang berada dalam barisan oposisi.

Yasin al-Warghi, anggota kampanye lain, mengatakan bahwa penyelenggara telah mengeluarkan 22 tuntutan, termasuk peningkatan upah minimum negara itu.

Pada 9 Desember, sekelompok pemuda Tunisia secara resmi mengumumkan pembentukan gerakan protes “Rompi Merah” dengan tujuan nyata “menyelamatkan Tunisia”.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Akankah Hukum Menyala Kepada La Nyalla?

Tak berlangsung lama pasca videonya yang mendukung Jokowi viral, La Nyalla blak-blakan soal pengakuannya yang menyebarkan isu bahwa Jokowi adalah PKI saat Pilpres 2014.

Sabtu, 15/12/2018 16:13 0

Indonesia

Tasawuf Underground Gelar Tadabur Alam Bersama Anak Punk dan Jalanan

Komunitas Tasawwuf Underground menggelar acara tadabur alam bersama anak-anak punk dan jalanan di Nusantara Organik SRI Center (NOSC) Sukabumi.

Sabtu, 15/12/2018 13:09 0

Indonesia

Kisah Adi, Pria yang Hijrah Setelah Menjadi Punk 15 Tahun

Adi, lelaki usia 33 tahun ini bertaubat setelah menjadi punk selama 15 tahun

Sabtu, 15/12/2018 12:21 0

Indonesia

Baru Sepuluh Hari, Kemendagri Cabut Aturan Berpakaian ASN

Setelah berjalan sepuluh hari sejak ditandatangai pada 4 Desember lalu, Inmendagri tentang hal yang mengatur tentang cara berpakaian ASN di lingkungan Kemendagri dicabut

Jum'at, 14/12/2018 18:21 0

Indonesia

Nasir Djamil Minta Separatis Papua Ditangani Sesuai UU Terorisme

Nasir Djamil Minta Separatis Papua Ditangani Sesuai UU Terorisme

Jum'at, 14/12/2018 17:52 0

Indonesia

Terkait Penindasan Rohingya, Permabuddhi Sebut Biksu Wirathu Ekstremis

Prof Philip K. Widjaja membenarkan bahwa junta militer Myanmar telah melakukan kekerasan terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya.

Jum'at, 14/12/2018 16:52 0

Indonesia

Pengamat Nilai Publik Sudah Kritis Sikapi Isu Terorisme

Pengamat terorisme dan Intelijen, Harist Abu Ulya mengatakan bahwa publik saat ini kritis terhadap isu terorisme.

Jum'at, 14/12/2018 16:26 0

Indonesia

Pengamat: Peringatan Dini Terorisme dari Polri Bikin Publik Cemas

dalam isu terorisme, pernyataan Polri tentang potensi ancaman terorisme hanya berdasarkan asumsi.

Jum'at, 14/12/2018 16:00 0

Video News

Zoom In : Sendiri Dalam Keramaian Reuni 212

KIBLAT.NET- Reuni 212 memang sudah berlalu, namun kehangatannya masih terasa. Ada banyak kenangan yang sulit...

Jum'at, 14/12/2018 15:54 0

Indonesia

Tokoh Lintas Organisasi Keagamaan Ajak Jaga Kerukunan di Tahun Politik

Prof. Syafiq Mughni, Ph.D selaku Utusan Khusus Presiden menghimbau agar kerukunan tetap terjalin di tahun politik.

Jum'at, 14/12/2018 15:29 0

Close