... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Diruqyah Tim Tasawuf Underground, Puluhan Anak Punk dan Jalanan Muntah

Foto: puluhan anak punk ikuti ruqyah massal, oleh: Syuja A

KIBLAT.NET, Sukabumi – Di tengah-tengah dinginnya cuaca pada pukul 6:30 pagi di Sukabumi, Kominitas Tasawwuf Underground melakukan kegiatan ruqyah masal bagi anak-anak punk dan jalanan. Acara ruqyah dipimpin oleh Ustadz Rizky Suripto. Pria berdarah Cilacap itu meminta anak punk dan jalanan untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum melakukan ruqyah.

Mereka dikumpulkan di sebuah gazebo berukuran 3×4. Terlihat raut wajah khawatir dari beberapa anak punk dan jalanan tersebut. Sebelum kegiatan yang bertempat di Nusantara Organik SRI Center NOSC, Sukabumi itu dimulai, Ustad Halim memberikan maklumat kepada peserta ruqyah, meminta mereka untuk menyesali kesalahan dan yakin kepada Allah.

“Penyesalan ini agar dihiliangkan penyakit-penyakit yang berada di dalam tubuh mereka, baik penyakit berupa bakteri maupun jin,” katanya pada Ahad (16/12/2018).

Masing-masing peserta pun diberi plastik kecil berwarna merah muda untuk menampung muntahan dari efek ruqyah itu sendiri. Kemudian dilanjutkan oleh Ustad Rizky sekaligus memimpin ruqyah.

Ia pun bertanya kepada anak punk dan jalanan apakah mereka ikhlas mengeluarkan penyakit dan jin yang berada di tubuh kalian. Dengan kompak, anak punk dan jalanan menjawab ikhlas.

Pukul 07:00 WIB pagi, dimulailah acara. Tentu diawali dengan do’a-do’a yang dilantunkan Rizky dengan pedoman buku ruqyah berukuran standar berwarna biru yang dipegang dengan tangan kanannya. Dilanjut dengan membaca solawat, Al-fatiah dan istighfar bersama-sama.

BACA JUGA  Komnas HAM: Konflik Agraria Selesai Jika Hak Rakyat Dikembalikan

Setelah 15-30 menit membaca do’a-do’a, mereka diminta mengelus-elus memutari perut mereka kearah kiri sambil mengucapkan kalimat tasmiyah (bismillah hirrahmanirrohim). Lalu setelah 3 menit mengelus, Ustad Rizky memerintahkan mereka untuk menyapu perut mereka dengan tangan dari perut ke leher sambil mengucapkan Takbir (Allahuakbar).

Barulah masing-masing anak punk dan jalanan itu bereaksi, memuntahkan isi perut mereka ke plastik yang telah disediakan. Semua anak-anak punk dan jalanan itu tampak merasakan efek dari ruqyah tersebut dan hanya 2-3 yang tak terkena efek, dari jumlah mereka berkisar 23 orang (pria 21-wanita 2).

Pasca diruqyah, para anak punk tampak lega dan melanjutkan dengan MCK. Acara tersebut berlangsung sekitar 2 jam, sejak pukul 6:30 hingga 8:30 pagi hari.

Reporter: Syuja Asadullah
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Serangan Pasukan Afghanistan Tewaskan 20 Warga Sipil

Delapan wanita dan 12 anak tewas dan lebih dari 15 warga sipil terluka dalam serangan itu.

Ahad, 16/12/2018 13:13 0

Artikel

Menyudutkan Islam atas Nama Toleransi

Atas nama toleransi, mereka mencoba untuk membuat kabur batasan-batasan Allah sedikit demi sedikit. Bahkan, tak jarang mereka menggunakan dalil-dalil syar’i untuk memperkuat argumentasi mereka.

Ahad, 16/12/2018 12:50 0

Afrika

Protes Pemerintah, Warga Tunisia Gunakan Simbol “Rompi Merah”

Pendiri kampanye, Riyad Jarad, pada Jumat (14/12/2018) lalu, mengatakan pada konferensi pers baru-baru ini bahwa inisiatif tersebut terinspirasi dari protes “Rompi Kuning” Perancis.

Ahad, 16/12/2018 10:51 0

Opini

Akankah Hukum Menyala Kepada La Nyalla?

Tak berlangsung lama pasca videonya yang mendukung Jokowi viral, La Nyalla blak-blakan soal pengakuannya yang menyebarkan isu bahwa Jokowi adalah PKI saat Pilpres 2014.

Sabtu, 15/12/2018 16:13 0

Turki

Setelah Ancam Milisi Kurdi Suriah, Erdogan dan Trump Bertelepon

“Kedua kepala Negara sepakat memastikan kerja sama yang lebih efektif untuk Suriah,” kata pernyataan kantor kepresidenan Turki.

Sabtu, 15/12/2018 09:19 0

Video News

Zoom In : Sendiri Dalam Keramaian Reuni 212

KIBLAT.NET- Reuni 212 memang sudah berlalu, namun kehangatannya masih terasa. Ada banyak kenangan yang sulit...

Jum'at, 14/12/2018 15:54 0

Analisis

Jurnal Syamina: Membajak Islam, Menjinakkan Muslim

“Singkatnya, kita harus memecah belah Islam… melemahkan Islam, membuatnya gelisah, mematikannya, dan menjadikannya tidak mampu bangkit selamanya." (Bernard Carra de Vaux, Orientalis Prancis)

Jum'at, 14/12/2018 13:13 0

Suara Pembaca

Ada Ibroh di Balik Reuni Akbar 212

Gelombang manusia yang hadir pada acara reuni 212 yang digelar pada hari minggu kemarin di Monas telah membuka mata dunia bahwa ikatan yang terjalin adalah ikatan akidah semata.

Jum'at, 14/12/2018 11:15 0

Palestina

Tusuk Dua Polisi Penjajah Israel, Pemuda Palestina Gugur

Ia gugur tertembak.

Jum'at, 14/12/2018 09:23 0

Yordania

PBB Bantah Kepulangan Mayoritas Pengungsi Suriah di Yordania

KIBLAT.NET, Amman – Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Yordania membantah laporan sejumlah besar pengungsi Suriah...

Jum'at, 14/12/2018 08:49 0

Close