... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tasawuf Underground Gelar Tadabur Alam Bersama Anak Punk dan Jalanan

Foto: anak punk dan jalanan mengikuti acara tadabur alam

KIBLAT.NET, Sukabumi – Komunitas Tasawwuf Underground menggelar acara tadabur alam bersama anak-anak punk dan jalanan di Nusantara Organik SRI Center (NOSC) Sukabumi.

Ustad Halim Ambiya, ketua panitia sekaligus pembentuk Tasawwuf Underground menjelaskan, para anak punk dan jalanan akan mengikuti banyak kegiatan. Menurutnya, acaranya terbagi menjadi dua bagian.

“Pertama mala hari, mencakup dzikir, sido terapi, inabah, sholat tahajjud, belajar wudhu, mandi wajib, berzikir, dan muhasabah diri. Ada pula agenda merenung di akhir tahun,” katanya kepada Kiblat.net di Sukabumi pada Sabtu (15/12/2018)

Kemudian pada siang hari, mereka mengikuti pelatihan pertanian. Karena menurutnya punk dan anak jalan berpotensi untuk bertani.
“Anak-anak punk dan jalanan sebenarnya punya potensial melakukan hal-hal yang sifatnya organik. Dan mengetahui banyaknya sampah-sampah di Jakarta yang berpotensi dijadikan pupuk organik,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa mereka akan diajari bagaimana membuat MOL (Micro Organik Lokal) yang didesain secara cair agar menjadi nutrisi bagi tanaman. Lalu dikenalkan hal-hal yang diluar dugaan kita.

“Misalnya, bagaimana membuat ekosistem sebuah tanaman padi yang bisa menyelesaikan masalah hama dengan cara yang sangat mudah, singkat dan murah gitu. Tanpa harus mengarah keoada insektisida,” ulasnya

Halim menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk memuhasabah diri dan mengenalkan kepada alam sekitar, bahwa alam sekitar memiliki potensi yang besar untuk dijadikan lahan bertani.

BACA JUGA  Untuk Menangkap Veronica, Polri Akan Minta Bantuan Interpol

Selain itu, acara ini juga sebagai sarana untuk dakwah, dan merangkul anak punk dan jalanan sebagai sahabat. Karena menurutnya selama ini tidak ada lahan belajar Ilmu agama bagi mereka.

Reporter: Syuja’ Asadullah
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Setelah Ancam Milisi Kurdi Suriah, Erdogan dan Trump Bertelepon

“Kedua kepala Negara sepakat memastikan kerja sama yang lebih efektif untuk Suriah,” kata pernyataan kantor kepresidenan Turki.

Sabtu, 15/12/2018 09:19 0

Video News

Zoom In : Sendiri Dalam Keramaian Reuni 212

KIBLAT.NET- Reuni 212 memang sudah berlalu, namun kehangatannya masih terasa. Ada banyak kenangan yang sulit...

Jum'at, 14/12/2018 15:54 0

Analisis

Jurnal Syamina: Membajak Islam, Menjinakkan Muslim

“Singkatnya, kita harus memecah belah Islam… melemahkan Islam, membuatnya gelisah, mematikannya, dan menjadikannya tidak mampu bangkit selamanya." (Bernard Carra de Vaux, Orientalis Prancis)

Jum'at, 14/12/2018 13:13 0

Suara Pembaca

Ada Ibroh di Balik Reuni Akbar 212

Gelombang manusia yang hadir pada acara reuni 212 yang digelar pada hari minggu kemarin di Monas telah membuka mata dunia bahwa ikatan yang terjalin adalah ikatan akidah semata.

Jum'at, 14/12/2018 11:15 0

Palestina

Tusuk Dua Polisi Penjajah Israel, Pemuda Palestina Gugur

Ia gugur tertembak.

Jum'at, 14/12/2018 09:23 0

Yordania

PBB Bantah Kepulangan Mayoritas Pengungsi Suriah di Yordania

KIBLAT.NET, Amman – Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Yordania membantah laporan sejumlah besar pengungsi Suriah...

Jum'at, 14/12/2018 08:49 0

Afrika

Pemerintah Somalia Tangkap Calon Gubernur Mantan Anggota Al-Shabaab

Robo merupakan mantan anggota senior Al-Shabaab dan pernah menjabat juru bicara gerakan. Pada 2017, dia menyatakan keluar dari gerakan tersebut dan menyatakan secara terbuka meninggalkan kekerasan serta mengakui otoritas federal Somalia.

Jum'at, 14/12/2018 07:34 0

Opini

Ironi Riuh Rendah Hari HAM Sedunia Itu Bernama Umat Islam

Ironi terlihat begitu nyata di balik riuh rendah peringatan Hari HAM Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember

Kamis, 13/12/2018 20:26 0

Artikel

Fenomena Riset Intoleran: Memata-matai dan Memvonis Umat Islam

Satu hal yang kita dapat pahami. Secara tersirat riset-riset tendensius terhadap umat yang “memata-matai” kegiatan ceramah di Masjid, atau pun yang memiliki definisi absurd dari toleransi yang bertentangan dengan Pancasila telah berkelindan dengan kekuasaan.

Kamis, 13/12/2018 16:10 0

Khazanah

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Kamis, 13/12/2018 16:00 1

Close