... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tokoh Lintas Organisasi Keagamaan Ajak Jaga Kerukunan di Tahun Politik

Foto: Syafiq Mughni (tengah) bersama tokoh-tokoh dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Permabuddhi dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) dalam acara Refleksi Akhir Tahun dan Proyeksi Kerukunan Antarumat Beragama pada Tahun Politik di Hotel Gran Melia, Jakarta, pada Kami (13/12/2018).

KIBLAT.NET, Jakarta- Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban (UKP-DKAAP) mengadakan Refleksi Akhir Tahun dan Proyeksi Kerukunan Antarumat Beragama pada Tahun Politik di Hotel Gran Melia, Jakarta, pada Kami (13/12/2018).

Dalam acara ini turut hadir tokoh-tokoh lintas organisasi keagamaan mulai dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), Permabuddhi dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN).

Dalam acara tersebut, Prof. Syafiq Mughni, Ph.D selaku Utusan Khusus Presiden menghimbau agar kerukunan tetap terjalin di tahun politik. “Tahun 2019 merupakan tahun politik yang mesti disikapi secara bijak. Dalam hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama disebutkan bahwa pemuka agama mendukung pemerintah yang sah hasil pemilu demokratis,” ungkapnya.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi politik saat ini. Menurutnya, paslon presiden dan wapres yang bersaing dalam Pemilu 2019 mengajukan gagasan untuk kemajuan Indonesia. Bukan memberikan sebutan atau panggilan yang mengabaikan martabat manusia.

“Hal ini dapat disaksikan melalui sebutan atau panggilan yang mengabaikan akal sehat dan martabat manusia. Perdebatan adu gagasan merupakan cara terbaik untuk merebut simpati rakyat dalam topik permasalahan kehidupan berbangsa dan bernegara yang membutuhkan solusi dan antisipasi di masa yang akan datang,” sambungnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’thi mengkritisi perdebatan kandidat politik jelang Pemilu 2019, yang dinilainya membodohi masyarakat.

BACA JUGA  Explore Kampanyekan Peduli Lingkungan di Muslim United

“Saya menyesali perdebatan kandidat politik yang lebih mengedepankan adu isu, saling serang, dan membantah,” kata Mu’ti.

Para kandidat politik saat ini dinilainya tidak membicarakan program kerja. Padahal, menurutnya, dalam kehidupan kebangsaan perlu membangun komunikasi agar terbangun kedekatan. Mu’ti menyarankan para calon kandidat dan pendukungnya agar ke depan lebih mengedepankan kontestasi program.

Dia menambahkan perdebatan yang saling menjatuhkan itu membodohi rakyat. “Tontonan yang membodohi rakyat, jika yang diperdebatkan bukan program kerja melainkan saling jatuh menjatuhkan,” tuturnya.

Abdul Mu’ti menilai bahwa upaya politisasi agama menjadi tantangan sendiri dalam Pemilu. Dia menilai saat ini rakyat menentukan pilihannya bukan dari sosok dan program kerjanya.

Reporter: Syafei Irman
Editor: Syafei Irman

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Jurnal Syamina: Membajak Islam, Menjinakkan Muslim

“Singkatnya, kita harus memecah belah Islam… melemahkan Islam, membuatnya gelisah, mematikannya, dan menjadikannya tidak mampu bangkit selamanya." (Bernard Carra de Vaux, Orientalis Prancis)

Jum'at, 14/12/2018 13:13 0

Suara Pembaca

Ada Ibroh di Balik Reuni Akbar 212

Gelombang manusia yang hadir pada acara reuni 212 yang digelar pada hari minggu kemarin di Monas telah membuka mata dunia bahwa ikatan yang terjalin adalah ikatan akidah semata.

Jum'at, 14/12/2018 11:15 0

Palestina

Tusuk Dua Polisi Penjajah Israel, Pemuda Palestina Gugur

Ia gugur tertembak.

Jum'at, 14/12/2018 09:23 0

Yordania

PBB Bantah Kepulangan Mayoritas Pengungsi Suriah di Yordania

KIBLAT.NET, Amman – Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Yordania membantah laporan sejumlah besar pengungsi Suriah...

Jum'at, 14/12/2018 08:49 0

Afrika

Pemerintah Somalia Tangkap Calon Gubernur Mantan Anggota Al-Shabaab

Robo merupakan mantan anggota senior Al-Shabaab dan pernah menjabat juru bicara gerakan. Pada 2017, dia menyatakan keluar dari gerakan tersebut dan menyatakan secara terbuka meninggalkan kekerasan serta mengakui otoritas federal Somalia.

Jum'at, 14/12/2018 07:34 0

Opini

Ironi Riuh Rendah Hari HAM Sedunia Itu Bernama Umat Islam

Ironi terlihat begitu nyata di balik riuh rendah peringatan Hari HAM Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember

Kamis, 13/12/2018 20:26 0

Artikel

Fenomena Riset Intoleran: Memata-matai dan Memvonis Umat Islam

Satu hal yang kita dapat pahami. Secara tersirat riset-riset tendensius terhadap umat yang “memata-matai” kegiatan ceramah di Masjid, atau pun yang memiliki definisi absurd dari toleransi yang bertentangan dengan Pancasila telah berkelindan dengan kekuasaan.

Kamis, 13/12/2018 16:10 0

Khazanah

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Kamis, 13/12/2018 16:00 1

Opini

Serangan Korean Wave: Caranya Merusak Kerja Otak dan Akhlak

Oleh : Astriva Novri Harahap, muslimah, pegiat media sosial KIBLAT.NET – ‘Perang’ antar petisi yang...

Kamis, 13/12/2018 14:31 2

Opini

Separatis dalam Pusaran Kapitalis

Lepas tidaknya Papua dari Indonesia akan memberikan keuntungan dan kerugian dari pihak yang berkepentingan di atas tanah Papua

Kamis, 13/12/2018 13:47 0

Close