... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PBB Bantah Kepulangan Mayoritas Pengungsi Suriah di Yordania

Foto: Kamp pengungsi Suriah/ilustrasi

KIBLAT.NET, Amman – Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Yordania membantah laporan sejumlah besar pengungsi Suriah di Yordania telah kembali ke Negara mereka.

“Sebagai UNHCR, kami dapat memverifikasi dan memastikan melalui basis data kami bahwa ada 3.382 pengungsi yang kembali ke Suriah antara 15 Oktober dan ini pemulangan pertama di bulan Desember,” kata kepala UNHCR Yordania, Stefano Severe, pekan ini, seperti dilansir Enabbaladi.net pada Kamis (13/12).

Ia menambahkan, angka-angka yang disebutkan sebanyak 30 ribu pengungsi pulang hanya dibesar-besarkan. Angka tersebut mencerminkan pergerakan umum di perbatasan, bukan jumlah sebenarnya pengungsi.

“Ada kesalapahaman mengenai orang-orang yang bergerak di perbatasan apakah mereka pengungsi atau warga Suriah dan Yordania yang biasa keluar masuk perbatasan untuk alasan bepergian atau berdagang, yang biasa mereka kerjakan,” jelas Severe.

Dia mendesak kepada seluruh pihak untuk tidak menekan pengungsi pulang ke Suriah. Masalah kepulangan pengungsi Suriah biarlah berjalan alami. Sampai saat ini belum ada tambahan pengungsi Suriah yang pulang seiring masuk musim dingin.

Kantor berita AFP, pekan lalu, mengutip sumber keamanan Yordania mengatakan bahwa sekitar 28 ribu pengungsi Suriah di Yordania telah kembali ke negara mereka, sejak perbatasan kedua Negara dibuka Oktober lalu.

Di sisi lain, pihak Rusia juga mengumumkan bahwa puluhan hingga ratusan pengungsi Suriah setiap hari meninggalkan Yordania pulang ke Negara asalnya. Hal itu telah dibantah PBB.

BACA JUGA  Kurang Perawatan Medis, 15 Bayi Suriah Tewas Kedinginan

Pemerintah Yordania dan Rusia tengah berupaya menekan pengungsi pulang ke Suriah. Sejumlah bantuan runtin untuk kamp pengungsi dihentikan. Hal itu menyebabkan penderitaan pengungsi sehingga tak ada pilihan kecuali meninggalkan kamp tersebut.

Menurut data PBB, sebanyak 650 ribu warga Suriah mengungsi ke Yordania. Sementara pemeritah Yordania mengatakan pengungsi Suriah di Negara mencapai 1,3 juta.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Negara Muslim Diharapkan Beri Perhatian ke Muslim Uighur

ia mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk berperan menghentikan perlakuan diskriminatif tersebut. Selain itu, ia juga berharap warga muslim mengambil langkah tegas

Kamis, 13/12/2018 22:19 2

Indonesia

Komisi I DPR Kecam Diskriminasi Muslim Uighur

pihaknya menolak adanya diskriminasi terhadap warga muslim Uighur.

Kamis, 13/12/2018 22:10 0

Opini

Ironi Riuh Rendah Hari HAM Sedunia Itu Bernama Umat Islam

Ironi terlihat begitu nyata di balik riuh rendah peringatan Hari HAM Sedunia yang diperingati setiap tanggal 10 Desember

Kamis, 13/12/2018 20:26 0

Indonesia

Sekum PP Muhammadiyah Sebut Perdebatan Politik Saat Ini Bodohi Rakyat

"Saya menyesali perdebatan kandidat politik yang lebih mengedepankan adu isu, saling serang, dan membantah"

Kamis, 13/12/2018 17:13 0

Indonesia

Komnas HAM Akan Undang 2 Pasangan Capres-Cawapres Bicara Soal HAM

Komnas HAM berencana untuk mengundang dua pasangan capres-cawapres untuk berbicara mengenai Hak Asasi Manusia (HAM).

Kamis, 13/12/2018 16:29 0

Artikel

Fenomena Riset Intoleran: Memata-matai dan Memvonis Umat Islam

Satu hal yang kita dapat pahami. Secara tersirat riset-riset tendensius terhadap umat yang “memata-matai” kegiatan ceramah di Masjid, atau pun yang memiliki definisi absurd dari toleransi yang bertentangan dengan Pancasila telah berkelindan dengan kekuasaan.

Kamis, 13/12/2018 16:10 0

Khazanah

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Khutbah Jumat: Tiga Perkara yang Membinasakan

Kamis, 13/12/2018 16:00 1

Opini

Serangan Korean Wave: Caranya Merusak Kerja Otak dan Akhlak

Oleh : Astriva Novri Harahap, muslimah, pegiat media sosial KIBLAT.NET – ‘Perang’ antar petisi yang...

Kamis, 13/12/2018 14:31 2

Indonesia

Banda Aceh Disebut Kota Intoleran, Ketua MIUMI Aceh: Ini Pembohongan Publik

"Rilis tersebut merupakan sebentuk upaya deislamisasi di Indonesia dan upaya pendiskreditan Islam serta syariat Islam di Aceh," kata Muhammad Yusran Hadi.

Kamis, 13/12/2018 14:07 0

Opini

Separatis dalam Pusaran Kapitalis

Lepas tidaknya Papua dari Indonesia akan memberikan keuntungan dan kerugian dari pihak yang berkepentingan di atas tanah Papua

Kamis, 13/12/2018 13:47 0

Close