... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Syamil Salmanovich Basayev, Generasi Imam Syamil Abad Ini (2/2)

Foto: Syamil Salmanovich Basayev

KIBLAT.NETDi edisi sebelumnya, telah dibahas bagaimana awal perjalanan hidup seorang Syamil, komandan batalion Abkhaz. Kemenangan pada jihad Chechnya pertama membuktikan ketangguhan mujahidin yang berada di bawah pimpinannya. Di edisi kedua ini akan dibahas sepak terjang Syamil pasca kemenangan pertama dan beberapa kejadian yang menimpa dirinya, yaitu hilangnya kaki kanan karena ranjau darat dilanjutkan perjalanan panjang menuju kesyahidan…

Periode Pasca Perang

Syamil mundur dari jabatan militer pada Desember 1996 dan mengikuti pemilihan presiden Chehcnya kedua. Qadarullah, ia hanya mendapatkan 23,5% suara dan kemenangan berpihak pada Aslan Makhadov. Syamil diangkat menjadi perdana menteri pada awal tahun 1997 dan Januari 1998 diangkat menjadi kepala pejabat pemerintah Chechnya, tetapi hanya berjalan enam bulan saja. Syamil mengundurkan dari dari pemerintahan Makhadov dan benar-benar menghentikan kerjasama dengannya pada tahun itu.

Aslan Makhadov

Aslan Makhadov

Syamil pun kembali pada aktivitas awal di bidang kemiliteran dan membentuk sebuah jaringan khusus. Namun, hal ini membuat pemerintahan yang sah merasa tersaingi. Hingga beberapa komentar miring menyerang Syamil dan kadang tidak masuk akal. Orang-orang mulai mempertanyakan hubungannya dengan Khattab dan mencurigainya. Maka, Syamil pada tahun itu juga berpendapat bahwa Chechnya justru kembali berbalik arah kepada Rusia. Itulah alasan kuat mengapa Syamil memutuskan hubungan kerja sama dengan pemerintah.

Selama masa vakum dari pertempuran ini, Syamil menyempatkan diri untuk menulis sebuah buku yang berjudul “Book of Mujahideen”. Ya, kesibukannya di kancah jihad tidak menghalangi untuk mengekspresikan buah pikirannya melalui goresan pena. Book of Mujahideen diperkenalkan melalui sebuah website mujahidin Kaukasus di dalamnya Syamil Basayev berbagi ilmu tentang jihad kepada kaum muslimin sedunia.

Buku Terjemahan Art of jihad, Book of Mujahideen

Buku Terjemahan Art of jihad, Book of Mujahideen

Dalam karyanya ini, ia berbicara banyak mengenai falsafah, prinsip dan karakteristik seorang mujahid, serta pengalaman hidup yang berharga. Lebih jauh lagi, Syamil juga mendeskripsikan ide,taktik dan strategi pertempuran sesuai perspektif Islam. Di mata para pengamat pergerakan jihad, Syamil Basayev adalah seorang pakar  yang ”membujur lalu melintang” di dunia militer. Artinya asam garam perjuangan telah memenuhi setiap langkah kehidupannya.

BACA JUGA  Soal Rekonsiliasi, PA 212 Sarankan Prabowo Istiqomah Berjuang Bersama Ulama dan Umat

Pengalamannya sebagai panglima angkatan bersenjata Chechnya selama kurang lebih 15 tahun sudah terinternalisasi dalam dirinya, membuatnya layak untuk disebut seorang “Muslim-hero” bagi Chechnya. Di kancah jihad, baik Chechnya maupun dunia, selain hebat di lapangan, ia juga dikenal sebagai think-thank militer dalam operasi-operasi khas, sabotase intelijen dan taktik perang gerilya.

Satu lagi, yang mungkin menjadi keunikannya, Syamil mampu merancang misi-misi ofensif dalam skala besar (large-scale offensive operations) yang dijalankan oleh hanya sebuah thaifah (grup) kecil. Sebuah pernyataan singkat Komandan Syamil, yang dirilis oleh kavkaz center dalam versi bahasa Inggris, mengungkapkan:

“A Mujahid knows that enemies exist in order to test his Faith (Iman), his courage, his perseverance, his ability to make decisions, and his patience. The enemies are making him fight for the sake of fulfilling his duty before Almighty Allah”

“Seorang Mujahid paham bahwa keberadaan musuh merupakan bahan eksperimen untuk mengukur kadar keimanannya, tekad, keteguhan, kesabaran, dan mengasah kemampuannya dalam membuat keputusan. Musuh mendorongnya berperang, demi menjalankan tugas di hadapan Allah”

Dengan aksi spektakulernya, Syamil terus mengawal perjalanan Jihad Chechnya ini. Hussein bin Mahmoud, seorang ulama yang mendukung perjuangan Mujahidin Chechnya, mempersembahkan sebuah artikel penghargaan berjudul “Rajawali Kaukasus” khusus untuk Syamil.

Tulisan itu menceritakan perjuangan muslimin Chechnya yang tak pernah berhenti melewati berbagai kedzaliman rezim dzolim, sejak Catherine the Great, Joseph Stalin, Boris Yeltsin sampai lah si vladimir Putin. Hussein juga menceritakan riwayat hidup Syamil, sejak kelahirannya di Vedeno, pengalamannya berjihad di Khost, Afghanistan, hingga memimpin jihad di negerinya sendiri.

BACA JUGA  Imajinasi Kolonial di Balik Budaya ‘Asli’ Nusantara

Lembaran hidupnya dipenuhi dengan kisah-kisah jihad. Ia tidak mau membuang waktunya berlalu di luar jihad. Meskipun kaki kanannya telah di-’jual’ dalam jihad, itu tidak sedikitpun mengganggu langkahnya di medan perjuangan.

Pertempuran Daghestan

Pada awalnya beberapa para petinggi Chechnya menyesalkan terjadinya perang jilid dua ini. Pasalnya mereka menganggap semua itu terjadi karena Khattab dan Syamil memulai persengketaan dengan Rusia di Daghestan pada tahun 1418 H.

Peta Daghestan

Peta Daghestan

Para petinggi ini menganggap tindakan ini terlalu tergesa-gesa dan sembrono hingga menyulut kembali pertempuran. Apakah benar seperti itu? Tidak, penyerangan pos-pos Rusia di Daghestan tidaklah secara serampangan. Justru hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan serangan mendadak dari Rusia.

“Seranglah musuhmu sebelum kalian diserang, kita tidak mau menunggu sampai kita diserbu kemudian menjerit seperti jeritan kaum wanita. Akan tetapi, kapan saja kita mencium rencana musuh akan menyerbu, kita harus menghentikan mereka hingga hilang keberanian mereka untuk merampas negeri kaum muslimin.” Jelas Khattab dengan lantang.

Khattab berkolaborasi dengan Syamil menyerang Daghestan karena alasan itu. Keputusan itu ia ambil karena ia tahu bahwa Rusia telah bersiap-siap menyerang Chechnya untuk kedua kalinya. Walaupun perjanjian telah ditandatangani di atas kertas, Rusia menganggapnya sebagai angin lalu dan berusaha mencari alasan-alasan untuk menyerang.

Baca halaman selanjutnya: Juga telah diketahui bahwa...

Halaman Selanjutnya 1 2 3
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Syaikh Al-Mahdi Minta Pejuang Idlib Siaga Satu

“Maka dipahami dari pernyataan ini ada pertempuran pasti namun terbatas sebagaimana mereka inginkan,” tegasnya melaui Channel Telegram.

Kamis, 13/12/2018 09:53 0

Turki

Dalam Waktu Dekat, Turki Luncurkan Operasi Militer Baru di Suriah

Operasi ini untuk menargetkan milisi Kurdi di timur sungai efrat

Kamis, 13/12/2018 08:37 0

Afghanistan

Tak Mampu Pecah Kepungan Taliban, Pasukan Afghanistan Tinggalkan Kota di Furah

Kota itu telah dikepung selama berbulan-bulan. Pemerintah tak bisa mengirim logistik apalagi pasukan tambahan

Kamis, 13/12/2018 07:46 0

Indonesia

Buntut Iklan BLACKPINK, KPAI Panggil Manajemen Shopee Jumat Lusa

"Yang pasti berpotensi melanggar norma kesopanan dan kesusilaan," kata ketua KPAI

Rabu, 12/12/2018 19:22 0

Indonesia

KPI Peringatkan 11 Stasiun TV Terkait Iklan BLACKPINK Shopee

KPI Peringatkan 11 Stasiun TV Terkait Iklan BLACKPINK Shopee

Rabu, 12/12/2018 18:58 0

Wilayah Lain

Gabung FATF, Israel Kini Ikut Awasi Pendanaan Teror Global

Keanggotan penuh didapatkan setelah resmi bergabung pada Senin (10/12/2018).

Rabu, 12/12/2018 18:35 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Presiden Tindak Lanjuti 10 Kasus HAM, Peristiwa 65-66 Termasuk

Sepuluh kasus yang telah diselidiki Komnas HAM yaitu peristiwa 65-66, Semanggi 1, Semanggi 2, Peristiwa Mei 1998, penghilangan aktivis, Peristiwa Talangsari, Jambu Keupok, Simpang KKA, Peristiwa Rumah Geudong Aceh, Peristiwa Wamena-Wasior.

Rabu, 12/12/2018 17:57 0

Prancis

Seorang Pria Buron Lepas Tembakan di Pasar Natal Perancis, 2 Tewas

Rumah tersangka digeledah pada Selasa pagi sebagai bagian dari penyelidikan perampokan. Dia tidak ada di rumah tetapi granat ditemukan.

Rabu, 12/12/2018 17:43 0

Tarbiyah Jihadiyah

Makanan yang Halal, Sebab Diterimanya Amal

Amal saleh akan terangkat dengan makanan yang halal, makanan yang halal akan membuat amal saleh diterima oleh Allah.

Rabu, 12/12/2018 16:53 0

Indonesia

Setara Institute Rilis Indeks Kota Toleran, Wasekjen MUI: Ini Ngawur

Tiga kota dengan toleransi terendah, atau intoleran yaitu: Jakarta, Banda Aceh, Tanjung Balai.

Rabu, 12/12/2018 16:03 0

Close