... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Syamil Salmanovich Basayev, Generasi Imam Syamil Abad Ini (1/2)

Foto: Syamil Salmanovich Basayev

KIBLAT.NET- Jika kita berbincang soal jihad Chechnya, maka belum sempurna jika tidak membahas tokoh satu ini. Kita mengenal Imam Syamil, seorang mujahid masa lampau yang meneruskan perjuangan melawan tentara komunis. Perlawanan ini dimulai dari Imam Ghazi Muhammad Ismail Al-Gimruni dan diikuti Imam Hamzah Bik bin Ali Iskandar Bik Al-Hutsali.

Imam Syamil, Pemimpin Kaukasus Emirat

Imam Syamil, Pemimpin Kaukasus Emirat

Di era modern  muncul kembali sosok Imam Syamil baru. Seolah sepeninggal Imam Syamil yang hidup antara tahun 1797 hingga Maret 1871,  kembali dilahirkan di zaman ini. Sebagaimana Imam Syamil, ia adalah sosok paling radikal dan paling sukses diantara komandan pasukan pejuang Chechnya lainnya. Dirinya pernah memimpin satu grup tempur (squad) pejuang Chechen melancarkan serangan invasi ke wilayah Rusia, tepatnya ke kota Budennovsk pada tahun 1995.

Komandan satu ini mampu membuat shock Presiden Boris Yeltsin, sehingga memaksa pihak Rusia untuk menghentikan operasi militernya di wilayah Chechnya. Tahun 2000, ia kehilangan salah satu kakinya karena ledakan ranjau darat. Namun, hal itu tidak menyurutkan semangat jihad dan tidak mengurangi rasa takut musuh terhadapnya. Dialah Emir Abdullah Syamil Abu Idris atau lebih dikenal dengan nama Syamil Salmanovich Basayev.

Mengenal Imam Syamil Abad Ini

Pemuda ini adalah mujahid asli Chechnya, lahir  14 Januari 1965 di kawasan kampung di pegunungan Vedeno, tenggara Chechnya. Ia diberi nama Syamil bukanlah tanpa tujuan. Imam Syamil adalah nenek moyang dari Syamil, dan orang tuanya berharap agar anaknya mewarisi keteladanan dari Imam Syamil.

BACA JUGA  Khutbah Jumat: Zuhud, Modal Utama Perjuangan Islam

Bisa dikatakan bahwa keluarga Syamil turun temurun terlibat dalam perjuangan bangsa Chechnya melawan komunis Rusia. Mendiang kakeknya adalah pejuang yang memperjuangkan Kaukasus utara setelah revolusi Rusia. Keluarga Basayev termasuk dari bagian populasi Chechnya yang dideportasi ke Kazakhstan selama Perang Dunia 2. Deportasi ini atas perintah Lavrenti Beria, pimpinan NKVD (Komisariat Rakyat untuk Urusan Dalam Negeri) Uni Soviet. Perintah ini bertujuan untuk memotong dukungan kekuatan pemberontakan Chechnya 1940-1944. Rakyat Chechnya ini baru boleh kembali ke Chechnya setelah perintah deportasi dicabut oleh Nikita Khrushchev pada 1957.

Perjalanan hidup Syamil mulai terpublikasikan ketika ia memasuki umur 17 tahun. Saat itu ia telah lulus sekolah di Dyshne-Vedeno tahun 1982. Setelah itu, ia masuk ke akademi militer Soviet dan ditempatkan sebagai petugas pemadam kebakaran. Empat tahun berikutnya ia bekerja di bidang pertanian Aksaiisky, Volgograd, selatan Russia, sebelum memutuskan berhijrah ke Moskow.

Syamil mencoba mendaftar kuliah di fakultas hukum di Universitas Negeri Moskow, namun gagal.  Tahun 1987, ia diterima di The Moscow Engineering Institute of Land Management, tetapi hanya bertahan satu tahun saja. Ia lebih memilih untuk kembali ke dunia kerja dan berprofesi sebagai salesman komputer. Syamil menjalin kerjasama dengan seorang bisnisman lokal Chechnya, Sopyan Taramov.

Aktivitas Militer Syamil Basayev

November 1991, pemimpin nasionalis Chechnya Dzhokhar Dudayev memproklamirkan kemerdekaan Chechnya atau  CRI (Chechen Republic of Ichkeria) bebas dari negara Federasi Rusia. Presiden Rusia saat itu Boris Yeltsin menanggapinya dengan mengirimkan pasukan ke perbatasan Chechnya dan mengumumkan darurat militer.

Peta Negara Chechnya

Jiwa perlawanan Syamil pun tergugah dan mencoba memberikan perlawanan yang efektif. Karena di atas kertas tentu tentara komunis  Rusia  jauh lebih unggul baik dalam hal persenjataan maupun jumlah pasukan. Maka, Syamil mencoba untuk menarik perhatian internasional dengan membajak sebuah pesawat pada 9 November 1991.

Baca halaman selanjutnya: Pesawat yang ia bajak bersama...

Halaman Selanjutnya 1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Buntut Iklan BLACKPINK, KPAI Panggil Manajemen Shopee Jumat Lusa

"Yang pasti berpotensi melanggar norma kesopanan dan kesusilaan," kata ketua KPAI

Rabu, 12/12/2018 19:22 0

Indonesia

KPI Peringatkan 11 Stasiun TV Terkait Iklan BLACKPINK Shopee

KPI Peringatkan 11 Stasiun TV Terkait Iklan BLACKPINK Shopee

Rabu, 12/12/2018 18:58 0

Wilayah Lain

Gabung FATF, Israel Kini Ikut Awasi Pendanaan Teror Global

Keanggotan penuh didapatkan setelah resmi bergabung pada Senin (10/12/2018).

Rabu, 12/12/2018 18:35 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Presiden Tindak Lanjuti 10 Kasus HAM, Peristiwa 65-66 Termasuk

Sepuluh kasus yang telah diselidiki Komnas HAM yaitu peristiwa 65-66, Semanggi 1, Semanggi 2, Peristiwa Mei 1998, penghilangan aktivis, Peristiwa Talangsari, Jambu Keupok, Simpang KKA, Peristiwa Rumah Geudong Aceh, Peristiwa Wamena-Wasior.

Rabu, 12/12/2018 17:57 0

Prancis

Seorang Pria Buron Lepas Tembakan di Pasar Natal Perancis, 2 Tewas

Rumah tersangka digeledah pada Selasa pagi sebagai bagian dari penyelidikan perampokan. Dia tidak ada di rumah tetapi granat ditemukan.

Rabu, 12/12/2018 17:43 0

Tarbiyah Jihadiyah

Makanan yang Halal, Sebab Diterimanya Amal

Amal saleh akan terangkat dengan makanan yang halal, makanan yang halal akan membuat amal saleh diterima oleh Allah.

Rabu, 12/12/2018 16:53 0

Indonesia

Setara Institute Rilis Indeks Kota Toleran, Wasekjen MUI: Ini Ngawur

Tiga kota dengan toleransi terendah, atau intoleran yaitu: Jakarta, Banda Aceh, Tanjung Balai.

Rabu, 12/12/2018 16:03 0

Indonesia

DPR ke Sri Mulyani: Sebenarnya Defisit BPJS Bisa Diselesaikan atau Tidak?

Saleh mempertanyakan apakah dengan penanganan yang dilakukan Kemenkeu, defisit keuangan BPJS Kesehatan dapat selesai tanpa ada masalah turunan selanjutnya.

Rabu, 12/12/2018 15:00 0

Indonesia

Akhir Hayat Idris dalam Pelukan Bendera Tauhid

Idris tak pernah melewatkan seluruh rangkaian aksi damai umat Islam sejak kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok mencuat, termasuk aksi bela bendera tauhid

Rabu, 12/12/2018 14:36 0

Artikel

Kemajuan Taliban, Kemunduran Amerika

Propaganda sesat yang disebarluaskan melalui media untuk melawan Taliban sejak periode dua dekade terakhir ini akhirnya terbukti tidak benar sekaligus mengungkap kebohongan rezim Kabul.

Rabu, 12/12/2018 14:20 0

Close