... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

OPM Bantai Pekerja Proyek, Komisi III DPR Pertanyakan Kinerja BIN

Foto: Organaisasi Papua Merdeka (OPM)

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menegaskan bahwa pembantaian yang dilakukan oleh kelompok separatis Papua sudah dilakukan berulang kali. Namun, ia mengaku heran mengapa pemerintah bisa kecolongan untuk mengantisipasinya.

“Pembantaian yang dilakukan OPM bukan dilakukan kali ini, tapi sudah berkali kali dan sudah berlangsung lama. Tentu menjadi keheranan bagi bangsa Indonesia, kenapa negara kita kecolongan terus di daerah Papua,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (11/12/2018).

“Mungkin BIN kita tidak bekerja maksimal untuk mengamankan rakyat Indonesia, untuk mengawal wilayah NKRI. Sehingga kecolongan ini terus terjadi,” sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan OPM sudah melampaui batas. Menurutnya, mereka sudah bisa disebut makar. Karena menurut pasal 107 KUH Pidana upaya untuk memisahkan seluruh atau sebagian wilayah lepas dari NKRI adalah indakan makar.

“unsurnya sudah terpenuhi. Karena itu TNI harus benar-benar bisa mengatasi gerakan OPM,” tuturnya.

Syafii menilai, OPM sudah bisa dikategorikan teroris. Sebab, definisi teroris menurut UU nomor 5 tahun 2015 itu adalah tindakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang bisa menimbulkan ketakutan yang massif dan menimbulkan korban besar dalam masyarakat.

“Serta merusak objek vital dengan motif ideologi politik dan gangguan keamanan,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Iraq Gelar Perayaan Setahun Kemenangan Hadapi ISIS

Kemenangan itu harus dibayar mahal dengan porak-porandannya kampung-kampung warga.

Selasa, 11/12/2018 09:13 1

Palestina

Militer Israel Serbu Kantor Berita Resmi Otoritas Palestina

Wafa menambahkan, tentara penjajah meninggalkan kantor setelah setelah mengambil rekaman kamera CCTV.

Selasa, 11/12/2018 08:00 0

Artikel

212 dan Ketidakadilan Media

Di lain sisi umat Islam juga harus menyadari bahwa media adalah sarana dakwah yang penting dan sangat berpengaruh. Dibutuhkan keberpihakan pada media Islam yang ideologis.

Senin, 10/12/2018 12:15 1

Arab Saudi

Saudi Tolak Serahkan Warganya yang Dituduh Terlibat Pembunuhan Khashoggi

“Turki tidak mengungkap informasi sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Senin, 10/12/2018 11:32 0

Amerika

Promosi Wisata Myanmar, CEO Twitter Dikecam Follower

Para Netizen menilai, CEO Twitter mengabaikan pembantaian etnis Muslim Rohingya di negara itu

Senin, 10/12/2018 10:32 0

Suriah

Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

Sebelum Daraa diserahkan ke rezim, Kanani memimpin Brigade Keempat di bawah Batalyon Hamzah. Ia juga pernah memimpin faksi Mujahidin Huran.

Senin, 10/12/2018 08:49 0

Eropa

Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

lembaga-lembaga HAM dan internasional memperingatkan bahwa kepulangan para pengungsi Suriah ke Negara mereka masih belum memungkinkan. Hal itu karena kondisi di Negara tersebut masih belum aman.

Senin, 10/12/2018 07:52 0

Asia

Hindu India Demonstrasi Desak Pembangunan Kuil di Bekas Bangunan Masjid

Kelompok-kelompok Hindu bersikeras bahwa tempat ini adalah situs kuil sebelum seorang penguasa Muslim membangun sebuah masjid di sana pada tahun 1528.

Senin, 10/12/2018 06:47 0

Munaqosyah

Menerapkan Wala’ dan Bara’ dalam Reuni 212

Umat Islam itu bergradasi, mulai dari yang paling dekat dengan ajaran Rasul, namu ada juga yang jatuh ke dalam kebid'ahan. Namun mereka masih disatukan dengan pokok keimanan yang dimiliki masing-masing dengan berbagai corak dan warnanya.

Ahad, 09/12/2018 16:38 4

Suriah

Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Lebih dari 125.000 pasukan pro-rezim telah tewas dalam tujuh tahun perang. Demikian penuturan kelompok pemantau setempat yang dikutip Zaman el-Wasl.

Ahad, 09/12/2018 14:20 0

Close