... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hari HAM Internasional, KNSR Desak PBB Seriusi Masalah Rohingya

Foto: 10 pria Muslim Rohingya menjelang diekseskusi, tangannya terikat, dan bersimpuh dan dikelilingi oleh tentara Myanmar yang berjada di desa Inn Din (Reuters)

KIBLAT.NET, Jakarta – Presiden KNSR, Syuhelmaedi Syukur menuntut Myanmar untuk menyelesaikan kekerasan terhadap Rohingnya dan memberikan keadilan bagi etnis minoritas tersebut.

Dia juga menyerukan kepada Pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan HAM Rohingya di sidang Dewan PBB. Selain itu, Indonesia juga diminta untuk memutus hubungan diplomatik dengan Myanmar.

“Kalau Indonesia tegas menolak hubungan dengan Israel karena menjajah Palestina, lalu apa bedanya dengan Myanmar terhadap Rohingya,” kata Syuhelmaidi.

Aksi ini bertepatan dengan Hari HAM Internasional. Syuhelmaidi meminta agar PBB lebih serius dalam menangani permasalahan di Rohingya. Menurutnya Rohingya merupakan permaslahan yang besar.

“Oleh karena itu kami datang ke sini, ke PBB ingin mendorong, ‘Ayo PBB serius dong! Masalah Rohingya ini masalah yang besar, jangan ditunda-ditunda terus’,” tambahnya

Tim Pencari Fakta dari PBB mengaku telah mengantongi bukti kekerasan oleh enam jenderal Myanmar. KNSR meminta agar mereka segera diadili di Mahkamah Internasional.

“Kami sangat mendesak PBB untuk mengadili orang yang paling bertanggung jawab itu,” tukas Syuhalmeidi

Puluhan aktivis yang tergabung dalam Komite Nasional untuk Solidaritas Rohingya (KNSR) mengadakan aksi di depan kantor perwakilan PBB di Jakarta pada Senin (10/11/2018). Aksi dilakukan karena belum ada respon PBB maupun Myanmar terhadap kekerasan dan pengusiran terhadap etnis Muslim Rohingya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Iraq Gelar Perayaan Setahun Kemenangan Hadapi ISIS

Kemenangan itu harus dibayar mahal dengan porak-porandannya kampung-kampung warga.

Selasa, 11/12/2018 09:13 1

Palestina

Militer Israel Serbu Kantor Berita Resmi Otoritas Palestina

Wafa menambahkan, tentara penjajah meninggalkan kantor setelah setelah mengambil rekaman kamera CCTV.

Selasa, 11/12/2018 08:00 0

Artikel

212 dan Ketidakadilan Media

Di lain sisi umat Islam juga harus menyadari bahwa media adalah sarana dakwah yang penting dan sangat berpengaruh. Dibutuhkan keberpihakan pada media Islam yang ideologis.

Senin, 10/12/2018 12:15 1

Arab Saudi

Saudi Tolak Serahkan Warganya yang Dituduh Terlibat Pembunuhan Khashoggi

“Turki tidak mengungkap informasi sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Senin, 10/12/2018 11:32 0

Amerika

Promosi Wisata Myanmar, CEO Twitter Dikecam Follower

Para Netizen menilai, CEO Twitter mengabaikan pembantaian etnis Muslim Rohingya di negara itu

Senin, 10/12/2018 10:32 0

Suriah

Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

Sebelum Daraa diserahkan ke rezim, Kanani memimpin Brigade Keempat di bawah Batalyon Hamzah. Ia juga pernah memimpin faksi Mujahidin Huran.

Senin, 10/12/2018 08:49 0

Eropa

Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

lembaga-lembaga HAM dan internasional memperingatkan bahwa kepulangan para pengungsi Suriah ke Negara mereka masih belum memungkinkan. Hal itu karena kondisi di Negara tersebut masih belum aman.

Senin, 10/12/2018 07:52 0

Asia

Hindu India Demonstrasi Desak Pembangunan Kuil di Bekas Bangunan Masjid

Kelompok-kelompok Hindu bersikeras bahwa tempat ini adalah situs kuil sebelum seorang penguasa Muslim membangun sebuah masjid di sana pada tahun 1528.

Senin, 10/12/2018 06:47 0

Munaqosyah

Menerapkan Wala’ dan Bara’ dalam Reuni 212

Umat Islam itu bergradasi, mulai dari yang paling dekat dengan ajaran Rasul, namu ada juga yang jatuh ke dalam kebid'ahan. Namun mereka masih disatukan dengan pokok keimanan yang dimiliki masing-masing dengan berbagai corak dan warnanya.

Ahad, 09/12/2018 16:38 4

Suriah

Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Lebih dari 125.000 pasukan pro-rezim telah tewas dalam tujuh tahun perang. Demikian penuturan kelompok pemantau setempat yang dikutip Zaman el-Wasl.

Ahad, 09/12/2018 14:20 0

Close