... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Indeks Kota Toleran, Eggi: Rilis Setara Institute Sangat Diskriminatif

Foto: Pengacara Eggi Sudjana membacakan arti surat Al-Maidah ayat 73 di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta pada Selasa (10/10).

KIBLAT.NET, Jakarta – Rilis terbaru Setara Institute mengenai Indeks Kota Toleran Tahun 2018 menunjukkan sebuah diskriminasi baru. Demikian dikemukakan Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212 Eggi Sudjana.

Eggi melihat bahwa kota-kota yang penduduknya mayoritas non muslim seperti Singkawang dan Manado cenderung berada di peringkat atas. Sementara kota yang mayoritas penduduknya muslim seperti Padang dan Banda Aceh justru berada di bottom ten (daftar 10 dari bawah).

“Sangat diskriminatif sekali, karena dia mengkategorikan toleransi tidaknya sebuah kota itu, karena banyaknya orang-orang non muslim, sementara yang muslimnya banyak seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Jawa Barat itu dianggap bottom ten. Atau dengan kata lain, dianggap yang melakukan intoleransi,” jelas Eggi, ketika dihubungi Kiblat.net melalui telepon, Ahad (09/12/2018).

Eggi menegaskan bahwa apa yang dipaparkan Setara Institute menimbulkan diskriminasi SARA gaya baru. Karena kesan ditimbulkan dari rilis tersebut adalah ketika sebuah daerah mayoritas penduduknya muslim maka pasti terjadi diskriminasi SARA, sementara daerah yang mayoritas penduduknya non muslim cenderung bersih dari perilaku tersebut.

Menurut pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini, rilis Setara Institute ini secara tidak langsung berkaitan dengan statement ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) perihal perda syariah.

“Tujuannya adalah ingin mendegradasikan nilai Islam, yang mencitrakan Islam itu tidak adil, Islam itu diskriminatif, Islam itu intoleran. Nanti dikaitkan dengan statement-nya Grace Natalie, maka perda-perda syariah musti ditolak gitu lho, arahnya kesitu,” tambah Eggi.

BACA JUGA  LBH Street Lawyer Kritik Narasi Achmad Yurianto Soal Penyebaran Corona

Eggi juga menegaskan bahwa mustahil orang Islam bersikap intoleran. Karena terkait hubungan dengan orang berbeda agama, telah diatur di dalam Al-Quran.

“Islam sudah sejak 15 abad yang lalu, sangat mengajarkan toleransi, dasarnya adalah surat Al-Kafirun ‘agamamu agamamu, agamaku agamaku, aku tidak menyembah yang kamu sembah, kamu tidak menyembah yang aku sembah’. Ekstremnya kalau dia mau kafir boleh, tidak ada masalah, dan tidak ada paksaan untuk masuk agama Islam,” ujar Eggy.

“Jadi Islam menjunjung tinggi nilai keadilan, nilai kesetaraan, dan Islam itu sangat mengajarkan toleransi, dan Islam itu sangatlah inklusif,” tandasnya.

Reporter: Rusydan
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Promosi Wisata Myanmar, CEO Twitter Dikecam Follower

Para Netizen menilai, CEO Twitter mengabaikan pembantaian etnis Muslim Rohingya di negara itu

Senin, 10/12/2018 10:32 0

Suriah

Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

Sebelum Daraa diserahkan ke rezim, Kanani memimpin Brigade Keempat di bawah Batalyon Hamzah. Ia juga pernah memimpin faksi Mujahidin Huran.

Senin, 10/12/2018 08:49 0

Eropa

Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

lembaga-lembaga HAM dan internasional memperingatkan bahwa kepulangan para pengungsi Suriah ke Negara mereka masih belum memungkinkan. Hal itu karena kondisi di Negara tersebut masih belum aman.

Senin, 10/12/2018 07:52 0

Asia

Hindu India Demonstrasi Desak Pembangunan Kuil di Bekas Bangunan Masjid

Kelompok-kelompok Hindu bersikeras bahwa tempat ini adalah situs kuil sebelum seorang penguasa Muslim membangun sebuah masjid di sana pada tahun 1528.

Senin, 10/12/2018 06:47 0

Munaqosyah

Menerapkan Wala’ dan Bara’ dalam Reuni 212

Umat Islam itu bergradasi, mulai dari yang paling dekat dengan ajaran Rasul, namu ada juga yang jatuh ke dalam kebid'ahan. Namun mereka masih disatukan dengan pokok keimanan yang dimiliki masing-masing dengan berbagai corak dan warnanya.

Ahad, 09/12/2018 16:38 4

Suriah

Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Lebih dari 125.000 pasukan pro-rezim telah tewas dalam tujuh tahun perang. Demikian penuturan kelompok pemantau setempat yang dikutip Zaman el-Wasl.

Ahad, 09/12/2018 14:20 0

China

Puluhan Tahun Berdiri, Sekolah Bahasa Arab di China Bakal Ditutup

"Jika sekolah ditutup, mereka bisa berakhir sebagai putus sekolah di jalan."

Ahad, 09/12/2018 11:46 0

Suara Pembaca

Siapakah yang Bermain-main di Atas Darah Anak-anak Yaman?

Kondisi mengerikan selama tiga tahun terakhir di Yaman sejak dimulainya perang pada 2015 telah mengakibatkan 85.000 anak-anak mati kelaparan.

Sabtu, 08/12/2018 22:04 0

Malaysia

Ratusan Ribu Massa Gelar Aksi Damai 812 di Malaysia, Bela Islam Jadi Agama Resmi

Ratusan Ribu Massa Gelar Aksi Damai di Malaysia, Bela Islam Jadi Agama Resmi

Sabtu, 08/12/2018 19:44 11

Suara Pembaca

Mendomplang Suara Pemilu dengan Suara Orang Gila

Tidak sah di dalam Islam jika seseorang yang hilang akal baik mabuk ataupun gila menggunakan hak pilihnya.

Sabtu, 08/12/2018 19:44 0

Close