... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jonru Ungkap Dukungan PERISAI Saat Terjerat Perkara Hukum

Foto: Jonru Ginting bersama Humas Perisai Nusantara Esa (PERISAI) Dodiek Kurniawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Aktivis media sosial Jon Riah Ukur mengungkap sejumlah keajaiban saat dirinya terjerat perkara hukum. Saat berada dalam tahanan bantuan mengalir kepada keluarga pria yang dikenal sebagai Jonru Ginting, dari pihak-pihak yang sebelum tak dikenalnya.

Kebebasan Jonru benar-benar disyukuri pihak keluarga. Setelah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam kasus ujaran kebencian, dia harus menjalani masa hukuman penjara selama 1 tahun lebih.

Saat menjalani proses persidangan dan masa tahanan, Jonru mengaku mendapatkan bantuan dan dukungan dari lembaga advokasi Perisai Nusantara Esa (PERISAI). Bantuan itu tak hanya dialamatkan kepada Jonru, tetapi juga untuk keluarga yang ditinggalkannya. Pria 47 tahun itu mengaku tidak menyangka mendapat bantuan dari lembaga yang sebelumnya tak pernah dikenalnya.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada mereka (PERISAI). Saya juga sangat terharu dan benar-benar nggak menyangka. Karena ya itu tadi bantuan benar-benar di luar dugaan saya, sebelumnya saya nggak kenal, ” kata Jonru Ginting saat ditemui di rumahnya di kawasan Kampung Makassar, Jakarta Timur, Jumat (8/12/2018).

Dukungan PERISAI kepada Jonru dilakukan sejak proses persidangan. Selama menjalani rangkaian persidangan PERISAI selalu memberikan pendampingan dan dukungan moril kepada pria yang tersangkut perkara UU ITE itu. “Pas persidangan PERISAI hadir memberikan dukungan yang luar biasa,” ujar Jonru.

Seusai majelis hakim menjatuhkan vonis hukuman penjara satu setengah tahun, Jonru harus menjalani masa penahanan di Rutan Cipinang. Saat itu, PERISAI masih terus konsisten memberikan bantuan untuknya. Dukungan yang paling berkesan adalah saat bapak empat anak itu tengah sakit di dalam penjara.

BACA JUGA  DPR Periode 2014-2019 Segera Berakhir, AILA Berharap RUU P-KS Tak Buru-buru Disahkan

“Jadi di penjara itu kalau kita sakit biasanya kita merawat diri sendiri,” ujar Jonru.

Bantuan PERISAI juga menyasar keluarga Jonru. Humas PERISAI Dodiek Kurniawan menuturkan bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan keluarga dalam memenuhi kebutuhan. “Kami juga memberikan bantuan berupa uang saat hari lebaran,” ujarnya.

Reporter: Fathan Abbas
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Promosi Wisata Myanmar, CEO Twitter Dikecam Follower

Para Netizen menilai, CEO Twitter mengabaikan pembantaian etnis Muslim Rohingya di negara itu

Senin, 10/12/2018 10:32 0

Suriah

Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

Sebelum Daraa diserahkan ke rezim, Kanani memimpin Brigade Keempat di bawah Batalyon Hamzah. Ia juga pernah memimpin faksi Mujahidin Huran.

Senin, 10/12/2018 08:49 0

Eropa

Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

lembaga-lembaga HAM dan internasional memperingatkan bahwa kepulangan para pengungsi Suriah ke Negara mereka masih belum memungkinkan. Hal itu karena kondisi di Negara tersebut masih belum aman.

Senin, 10/12/2018 07:52 0

Asia

Hindu India Demonstrasi Desak Pembangunan Kuil di Bekas Bangunan Masjid

Kelompok-kelompok Hindu bersikeras bahwa tempat ini adalah situs kuil sebelum seorang penguasa Muslim membangun sebuah masjid di sana pada tahun 1528.

Senin, 10/12/2018 06:47 0

Munaqosyah

Menerapkan Wala’ dan Bara’ dalam Reuni 212

Umat Islam itu bergradasi, mulai dari yang paling dekat dengan ajaran Rasul, namu ada juga yang jatuh ke dalam kebid'ahan. Namun mereka masih disatukan dengan pokok keimanan yang dimiliki masing-masing dengan berbagai corak dan warnanya.

Ahad, 09/12/2018 16:38 4

Suriah

Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Lebih dari 125.000 pasukan pro-rezim telah tewas dalam tujuh tahun perang. Demikian penuturan kelompok pemantau setempat yang dikutip Zaman el-Wasl.

Ahad, 09/12/2018 14:20 0

China

Puluhan Tahun Berdiri, Sekolah Bahasa Arab di China Bakal Ditutup

"Jika sekolah ditutup, mereka bisa berakhir sebagai putus sekolah di jalan."

Ahad, 09/12/2018 11:46 0

Suara Pembaca

Siapakah yang Bermain-main di Atas Darah Anak-anak Yaman?

Kondisi mengerikan selama tiga tahun terakhir di Yaman sejak dimulainya perang pada 2015 telah mengakibatkan 85.000 anak-anak mati kelaparan.

Sabtu, 08/12/2018 22:04 0

Malaysia

Ratusan Ribu Massa Gelar Aksi Damai 812 di Malaysia, Bela Islam Jadi Agama Resmi

Ratusan Ribu Massa Gelar Aksi Damai di Malaysia, Bela Islam Jadi Agama Resmi

Sabtu, 08/12/2018 19:44 11

Suara Pembaca

Mendomplang Suara Pemilu dengan Suara Orang Gila

Tidak sah di dalam Islam jika seseorang yang hilang akal baik mabuk ataupun gila menggunakan hak pilihnya.

Sabtu, 08/12/2018 19:44 0

Close