... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hari HAM Sedunia, Penanganan Terorisme di Indonesia Jadi Sorotan

Foto: Hak Asasi Manusia (HAM)

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM Muhammadiyah, Maneger Nasution menyoroti peringatan hari HAM sedunia yang jatuh pada hari ini. Menurutnya, di Indonesia sendiri masih banyak permasalahan HAM yang belum terselesaikan.

“Kalau kita tracking janji politik Jokowi-JK (nawacita) tertulis penghormatan HAM dan penyelesaian secara berkeadilan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat masa lalu,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulisnya pada Senin (10/12/2018).

Ia memaparkan, ada 10 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang sudah direkomendasilan oleh Komnas HAM kepada Kejaksaan Agung sebagai Penyidik Negara. Kesepuluh kasus tersebut adalah; 1) Tanjung Priok (1984), 2) Timor Timur (1999), 3) Abepura, Papua (2000), 4) Wasior dan Wamena, Papua (2000), 5) Talangsari, Lampung (1989), 6) Kasus 1965-1966, 7) Petrus (1982-1985), 8) Trisakti dan Semanggi 1 dan 2 (1998), 9) Kerusuhan Mei 1998, dan 10) Penghilangan orang secara paksa (1997-1998).

Dari 10 kasus itu, kata dia, ada 3 kasus yang sudah diselesaikan oleh rezim sebelum rezim Jokowi-JK, yaitu kasus Tanjung Priok, Abepura, dan Timtim. Sedangkan 7 kasus (70%) kasus lagi belum diselesaikan.
“Dan, bahkan sampai 3,5 tahunan rezim Jokowi-JK belum ada tanda-tanda penyelesaian komprehensif terhadap 7 kasus itu. Dalam konteks ini, rezim Jokowi-JK dinilai mendapat ‘rapor merah’ karena belum memenuhi janji politiknya, Nawacita,” jelasnya.

Maneger menegaskan bahwa rezim Jokowi-JK hanya punya waktu sekira 4 bulan lagi. Menurutnya, idak ada pilihan lain kecuali bersegera menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu. Dan, memastikan tidak ada lagi pelanggaran HAM yang sama di masa mendatang.

BACA JUGA  Komdak MUI Kritisi Rencana Penghapusan Materi Perang di Kurikulum Madrasah

Selain itu, ia juga menyoroti soal penanganan tindak pidana terorisme. Aksi terorisme, lanjutnya, oleh siapa pun dan dengan alasan apa pun adalah musuh kemanusiaan. Hanya penanganannya harus tetap mempertimbangkan prinsip-prinsip HAM. “Untuk itu pemerintahan Jokowi-JK harus melakukan perbaikan penangan terorisme sesuai perspektif HAM,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Artikel

212 dan Ketidakadilan Media

Di lain sisi umat Islam juga harus menyadari bahwa media adalah sarana dakwah yang penting dan sangat berpengaruh. Dibutuhkan keberpihakan pada media Islam yang ideologis.

Senin, 10/12/2018 12:15 1

Arab Saudi

Saudi Tolak Serahkan Warganya yang Dituduh Terlibat Pembunuhan Khashoggi

“Turki tidak mengungkap informasi sebagaimana mestinya,” imbuhnya.

Senin, 10/12/2018 11:32 0

Amerika

Promosi Wisata Myanmar, CEO Twitter Dikecam Follower

Para Netizen menilai, CEO Twitter mengabaikan pembantaian etnis Muslim Rohingya di negara itu

Senin, 10/12/2018 10:32 0

Suriah

Mantan Komandan FSA yang Serahkan Daraa ke Rezim Tewas Ditembak

Sebelum Daraa diserahkan ke rezim, Kanani memimpin Brigade Keempat di bawah Batalyon Hamzah. Ia juga pernah memimpin faksi Mujahidin Huran.

Senin, 10/12/2018 08:49 0

Eropa

Dorong Pengungsi Suriah Pulang, Denmark Iming-imingi Pesangon 20 Ribu Dolar

lembaga-lembaga HAM dan internasional memperingatkan bahwa kepulangan para pengungsi Suriah ke Negara mereka masih belum memungkinkan. Hal itu karena kondisi di Negara tersebut masih belum aman.

Senin, 10/12/2018 07:52 0

Asia

Hindu India Demonstrasi Desak Pembangunan Kuil di Bekas Bangunan Masjid

Kelompok-kelompok Hindu bersikeras bahwa tempat ini adalah situs kuil sebelum seorang penguasa Muslim membangun sebuah masjid di sana pada tahun 1528.

Senin, 10/12/2018 06:47 0

Munaqosyah

Menerapkan Wala’ dan Bara’ dalam Reuni 212

Umat Islam itu bergradasi, mulai dari yang paling dekat dengan ajaran Rasul, namu ada juga yang jatuh ke dalam kebid'ahan. Namun mereka masih disatukan dengan pokok keimanan yang dimiliki masing-masing dengan berbagai corak dan warnanya.

Ahad, 09/12/2018 16:38 4

Suriah

Injak Ranjau, Enam Tentara Bashar Assad Tewas di Daraa

Lebih dari 125.000 pasukan pro-rezim telah tewas dalam tujuh tahun perang. Demikian penuturan kelompok pemantau setempat yang dikutip Zaman el-Wasl.

Ahad, 09/12/2018 14:20 0

China

Puluhan Tahun Berdiri, Sekolah Bahasa Arab di China Bakal Ditutup

"Jika sekolah ditutup, mereka bisa berakhir sebagai putus sekolah di jalan."

Ahad, 09/12/2018 11:46 0

Suara Pembaca

Siapakah yang Bermain-main di Atas Darah Anak-anak Yaman?

Kondisi mengerikan selama tiga tahun terakhir di Yaman sejak dimulainya perang pada 2015 telah mengakibatkan 85.000 anak-anak mati kelaparan.

Sabtu, 08/12/2018 22:04 0

Close