... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Habib Bahar Jadi Tersangka, GNPF Ulama: Hukum Jadi Alat Kekuasaan

Foto: Ketua GNPF Ulama Yusuf Muhammad Martak

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak buka suara terkait penetapan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka. Dia mengatakan polisi bertindak sigap dan cepat dalam memproses perkara yang melibatkan umat Islam atau para tokohnya.

“Sebaliknya, jika pelakunya nonmuslim atau mereka yang mendukung penguasa, polisi terkesan lambat bahkan mengabaikan proses,” kata Yusuf Martak pada konferensi pers di Jakarta, Kamis (07/12/2018).

Polisi resmi menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka pada Kamis (06/12/2018) malam setelah menjalani pemeriksaan selama lebih dari 12 jam. Dia diduga melakukan pelanggaran pasal 16 jo pasal 4 huruf B angka 1 Undang-Undang nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Selain itu dia dijerat pasal 45 A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) Undang-undang nomor 19 tahun 2016 atas perubahan undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (ITE), dan atau pasal 207 KUHP tentang kejahatan terhadap penguasa umum.

“Kami sangat menghawatirkan hukum di negeri ini menjadi alat kekuasaan,” ujar Yusuf Martak.

Menurut dia hal itu tampak jelas pada perlakuan polisi terhadap umat Islam dan para tokohnya. Perlakuan berbeda ditunjukkan polisi kepada non-muslim dan pendukung penguasa.

Dia pun menyebut polisi telah berlaku diskriminatif dalam penegakan hukum. Terkait tindakan tidak adil dan tidak berimbang tersebut, GNPF Ulama menyerukan agar hukum yang berlaku dikembalikan fungsinya sebagaimana mestinya.

BACA JUGA  LPA Generasi Apresiasi Visi Mendikbud

“Kepolisian RI harus bertindak profesional dan proporsional sesuai UU dan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Reporter: Haikal Sobirin
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tarbiyah Jihadiyah

Amanah Terhadap Harta Umat

Umat Islam Indonsia adalah umat yang dermawan. Tidaklah ada peluang donasi melainkan mereka berbondong-bondong ikut menyisihkan hartanya. Hal ini menjadi tanggung jawab tersendiri bagi lembaga penyalur untuk menyalurkan tepat guna dan tepat sasar.

Jum'at, 07/12/2018 18:58 0

Video News

Habib Bahar Ditetapkan Sebagai Tersangka, Pengacara Angkat Bicara

KIBLAT.NET, Jakarta – Bareskrim Mabes Polri menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka kasus ujaran...

Jum'at, 07/12/2018 14:38 0

Iran

Gerilyawan Serang Markas Polisi di Iran Tenggara, Dua Aparat Tewas

"Ledakan itu sangat kuat dan menyebabkan jendela banyak gedung di sekitar pecah," kata pemimpin daerah Jabhar, Rahmdel Bamri.

Jum'at, 07/12/2018 10:04 0

Suara Pembaca

Merawat Kesatuan Wilayah Indonesia

Bagaimanapun hukum menjaga kesatuan dan kedaulatan wilayah negara lebih kuat dibandingkan slogan perpecahan atas nama HAM dan referendum.

Jum'at, 07/12/2018 09:45 0

Suriah

Jaringan HAM: Koalisi AS Lakukan Pembantaian di Deir Zour

Pembantaian itu terjadi saat jet koalisi menggempur wilayah ISIS di Deir Zour

Jum'at, 07/12/2018 08:48 0

Amerika

AS Gagal Kutuk Hamas di Majelis Umum PBB

Meski banyak suara yang mendukung, namun itu tidak cukup jika belum mencapai dua pertiga suara dari total anggota.

Jum'at, 07/12/2018 08:12 0

Video News

Kiblat Review: Era Baru Adu Domba Umat Islam

KIBLAT.NET- Fenomena adu domba dan perpecahan di antara umat islam semakin keras. Dari tingkat elit...

Kamis, 06/12/2018 13:31 0

Video News

Ust. Henry Salahuddin: Indonesia Masih Ada Karena Islam

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Kamis, 06/12/2018 11:32 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Ulama Su’, Menjual Agama Demi Syahwat Dunia

Khutbah Jumat: Ulama Su', Menjual Agama Demi Syahwat Dunia

Kamis, 06/12/2018 10:28 0

Suriah

Faksi-faksi Pejuang Idlib Siaga Satu

Dia meminta pejuang untuk tidak menyibukkan diri dalam perselisihan internal yang baru-baru ini terjadi di pedesaan Idlib barat. Seluruh kekuatan pejuang didesak untuk fokus di arahkan melindungi wilayah yang sudah dibebaskan.

Kamis, 06/12/2018 10:07 0

Close