Gerilyawan Serang Markas Polisi di Iran Tenggara, Dua Aparat Tewas

KIBLAT.NET, Jabhar – Setidaknya dua polisi Iran tewas akibat serangan “bom bunuh diri”
menargetkan markas polisi di kota Jabhar, Iran tenggara, pada Kamis (06/12).

Tanpa menyebut negara mana pun, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menuduh “teroris yang didukung asing” di balik serangan tersebut. Ia menekankan bahwa “Iran akan menyeret para teroris dan tuan mereka ke pengadilan.”

Serangan itu terjadi sebelum pukul sepuluh pagi waktu setempat di distrik perdangangan di kota Jabhar. Kota ini menjadi jalur ekonomi karena terdapat pelabuhan yang menghadap Samudera Hindia. Pelabuhan itu berada seratus kilometer sebelah barat perbatasan antara Iran dan Pakistan. Secara administrasi, Jabhar bagian dari di provinsi Sistan-Baluchistan, yang terus-menerus menyaksikan serangan bersenjata yang disandarkan pada kelompok jihad atau Separatis.

Kamis adalah hari pertama libur akhir pekan di Iran.

Asisten gubernur provinsi Sistan-Baluchistan untuk urusan keamanan, Mohammad Hadi Marashi, mengatakan kepada televisi Negara bahwa serangan “bunuh diri” dengan bom mobil itu menyebabkan dua anggota polisi tewas.

Beberapa media Iran melaporkan bahwa kedua korban merupakan anggota polisi baru dan berpangkat letnan kedua.

“Para teroris mencoba masuk ke markas pusat polisi Jabhar, tetapi seorang penjaga mencegah mereka melakukan itu dan meledakkan bom mobil,” kata Marashi, tanpa menyebutkan jumlah penyerang.

Empat puluh dua orang, termasuk warga sipil terluka. Namun mayoritas luka mereka tidak parah. Sebagian besar boleh meninggalkan rumah sakit pada malam hari, menurut laporan televisi pemerintah.

“Ledakan itu sangat kuat dan menyebabkan jendela banyak gedung di sekitar pecah,” kata pemimpin daerah Jabhar, Rahmdel Bamri.

Foto-foto dari kantor berita Tasnim menunjukkan puing-puing reruntuhan dinding dan sisa-sisa kendaraan yang digunakan oleh penyerang. Beberapa media mengatakan, kendaraan yang digunakan jenis sedan warna hijau.

Seorang warga Jabhar yang enggan namanya disebut mengatakan kepada AFP melalui sambungan telepon, terdengar baku tembak selama 10 menit setelah ledakan terjadi. Sumber tembakan itu dari dalam kontor polisi.

Jabhar berada di dekat laut perairan dalam. Presiden Iran Hassan Rowhani, pada bulan Desember 2017, meresmikan pelabuhan internasonal di kota ini. Karena pentingnya wilayah ini untuk jalur ekonomi India dan Afghanistan, pelabuhan di kota Jabhar menjadi satu-satunya yang tidak masuk dalam daftar sanksi AS.

Provinsi Sistan-Baluchestan yang miskin, yang berbatasan dengan Pakistan dan Afghanistan, telah menyaksikan bentrokan berdarah antara pasukan pemerintah dan pejuangs Baloch atau kelompok jihad yang menuduh Teheran dan Islamabad mendukung mereka. Gerakan perlawanan di wilayah ini berasal dari Ahlussunnah yang hidup terpinggirkan di bawah rezim Syiah.

Sumber: AFP
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat