Cuitan Dubes Saudi Tak Termasuk Mencampuri Urusan Politik Indonesia

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Indonesia Politic Review (IPR), Ujang Komarudin menegaskan bahwa cuitan Dubes Saudi soal bendera tidak termasuk mencampuri urusan politik Indonesia. Sebab, bisa saja cuitan tersebut tidak mewakili negaranya.

“Belum tentu masuk kategori mencampuri urusan politik luar negeri,” kata Ujang saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (07/12/2018).

“Karena bisa saja cuitan tersebut bersifat pribadi. Dan kebetulan agak menyinggung ormas tertentu,” sambungnya.

Ia juga memaparkan bahwa seseorang dianggap mencampuri urusan politik dalam negeri ketika mencampuri kebijakan dalam negeri secara resmi. Misalnya, kata dia, menekan kebijakan pemerintah suatu negeri.

“Mencampuri urusan politik itu ketika sudah mencampuri wilayah kebijakan. Itu pun jika mereka secara resmi. Misalnya menekan pemerintah untuk melegalkan aturan tertentu,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj menyebutkan bahwa Osamah telah melakukan pelanggaran keras diplomatik, yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya. “Hal ini jelas mengganggu, hubungan diplomatik RI-Saudi Arabia atas dasar ini kami menyampaikan proses keras,” ucapnya saat konferensi pers di Gedung PBNU.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat