... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasukan Khusus AS dan Somalia Sergap Pos Check Point Al-Shabaab

Foto: Pejuang Al-Shabaab

KIBLAT.NET, Lower Shabelle – Pasukan khusus Somalia dan Amerika Serikat, Rabu (05/12), meluncurkan operasi penyergapan dua pos militer pejuang Al-Shabaab Somalia di distrik Odigla, provinsi Lower Shabelle. Warga menuturkan, terdengar serangkaian ledakan dan baku tembak sengit dari lokasi kontrol Al-Shabaab.

Sejumlah media Somalia menyebutkan, seperti dilansir Al-Bawabaa, tentara AS datang ke lokasi menggunakan pesawat. Pesawat tersebut mendarat di dekat lokasi yang ditarget untuk menurunkan pasukan yang ikut dalam penyergapan.

Kantor berita Al-Arabiya mengungkapkan, menurut sumber intelijen Somalia, target serangan adalah dua pos chek point yang dikelola militan Al-Shabaab. Pos tersebut terletak di jalan penting yang menjadi lalu lintas ekonomi.

Dalam penyergapan itu, jet tempur AS juga memberi dukungan udara. Sedikitnya dua serangan udara diluncurkan yang menyebabkan sebuah minibus syarat bahan peledak hancur. Diduga, mobil itu disiapkan untuk operasi peledakan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak militer AS atau pemerintah Somalia.

Sementara itu, warga Odigla menuturkan kepada Asosiated Press bahwa mereka mendengar ledakan dan baku tembak. Belum diketahui jumlah korban akibat pertempuran tersebut.

Amerika Serikat meningkatkan serangan udara terhadap Al-Shaabaab sejak Donald Trump menjabat presiden. Sejak awal tahun, sebanyak 30 serangan udara diluncurkan di Somalia.

Sejak dipukul mundur dari ibukota Somalia pada 2011, Al-Shabaab memfokuskan diri mengontrol wilayah pedesaan. Mereka terus membangun kekuatan dan melancarkan operasi menargetkan pemerintah.

BACA JUGA  Pemerintah Somalia Tangkap Calon Gubernur Mantan Anggota Al-Shabaab

Operasi Al-Shabaab tak hanya menargetkan pemerintah Mogadishu, namun juga Negara tetangga yang ikut dalam Pasukan Uni Afrika. Serangan itu dalam rangka menekan Negara-negara yang bergabung dalam Pasukan Uni Afrika menarik pasukannya dari Somalia.

Sumber: Al-Arabiya, Al-Bawabaa
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komnas HAM Minta Kepolisian Paling Depan Tangani Kasus Papua

KIBLAT.NET, Jakarta – Koordinator Pendidikan dan Penyuluhan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Beka...

Kamis, 06/12/2018 07:05 1

Suara Pembaca

Perang Hunain dan Debat Media Tentang Jumlah Peserta 212

Kita perlu mengingat kembali kejadian yang menimpa para sahabat dalam perang Hunain setelah Fathu Makkah.

Kamis, 06/12/2018 06:22 0

Indonesia

Komnas HAM Desak Pemerintah Evaluasi Program-progam di Papua

Salah satu cara yang disarankan, mengkaji kembali program-program di provinsi Indonesia timur itu.

Kamis, 06/12/2018 06:16 0

Indonesia

Pembantai Pekerja Trans Papua Tak Layak Disebut Kelompok Kriminal Bersenjata

Penamaan separatis lebih layak diberikan

Rabu, 05/12/2018 19:21 0

Manhaj

Munafik yang Pandai Bersilat Lidah

Orang Arab berkata," Tidak semua yang berkemilau itu emas". Sama seperti tidak semua yang menyampaikan ilmu agama itu ulama. Ada kalanya dia seorang munafik yang berperan sebagai ulama.

Rabu, 05/12/2018 19:16 0

Indonesia

Buntut Kicauan Reuni 212, Gus Yaqut Kecam Dubes Saudi dalam Dua Bahasa

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan kecaman kepada duta besar Arab Saudi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa

Rabu, 05/12/2018 18:56 2

Indonesia

Pemerintah Diminta Jelaskan Label Kelompok Kriminal Bersenjata Untuk OPM

Pelabelan tersebut ada konsekuensinya baik pada aspek politik, hukum, isu HAM

Rabu, 05/12/2018 17:25 0

Indonesia

Komnas HAM: Pembunuhan Pekerja di Papua Tidak Manusiawi

Puluhan pekerja tewas dibunuh kelompok teroris bersenjata Papua di kabupaten Nduga. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam tindakan brutal dan tidak manusiawi tersebut.

Rabu, 05/12/2018 16:50 0

Indonesia

Syarif Baraja Jawab Cuitan Akhmad Sahal Soal “Gak Paham Fikih Shalat di Lorong Kereta”

"Orang2 yg ga tau fikih." Tulis Akhmad Sahal, aktivis media sosial menyinggung peserta Reuni Akbar 212 yang menjalankan shalat di lorong kereta.

Rabu, 05/12/2018 15:10 0

Indonesia

Pekerja Trans Papua Dibantai, CIIA: Pemerintah Jangan Mentolerir Ancaman Teroris Separatis

CIIA: Pemerintah Jangan Mentolerir Ancaman Teroris Separatis

Rabu, 05/12/2018 14:57 0

Close