... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Viral Foto Lusinan Pemuda Suriah Dirantai Tentara Rezim di Damaskus, Ini Faktanya

Foto: Foto peuda Suriah dirantai yang dibagikan oleh para aktivis.

KIBLAT.NET, Damaskus – Sebuah foto sekelompok pemuda Suriah dirantai bersama dan dibawa untuk melayani militer rezim Bashar Assad telah beredar di media sosial setelah dibagikan oleh para aktivis. Foto ini menjadi perhatian sehigga meningkatkan kesadaran akan penderitaan mereka.

Gambaran ini diyakini terjadi di distrik Al-Mezzeh di Damaskus pada Sabtu (01/12/2018) lalu. Foto menunjukkan lusinan pemuda Suriah dibawa ke belakang sebuah truk tertutup dengan tangan mereka dirantai satu sama lain, sementara penonton berkerumun di sekitar mereka.

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA mengklaim bahwa mereka adalah pengungsi yang baru saja kembali dari Turki. Mereka disebut “merasa bahagia ketika mereka kembali ke negara dan memulai aktivitas mereka”. Padahal foto itu menunjukkan dengan jelas bahwa mereka diminta untuk berbuat sesuatu yang tak mereka inginkan.

Sementara itu, laman dan akun rezim Pro-Assad meragukan keaslian foto dan membagikan foto tanpa rantai logam. Namun, berdasarkan analisis Verify-Sy foto yang diterbitkan tanpa rantai logam justru adalah editan.

Setelah menganalisa foto yang dibagikan oleh media pro-Assad, Verify-Sy menemukan kontras di foto pertama tinggi dibandingkan dengan foto kedua, Ini menunjukkan bahwa foto tanpa rantai telah diedit.

Insiden ini merupakan cerminan dari perasaan takut yang terus dialami banyak orang Suriah, meskipun perang di negara itu tampaknya berakhir. Penangkapan di daerah-daerah yang sebelumnya di bawah kendali oposisi telah menjadi kejadian sehari-hari, sesuatu yang bertentangan dengan syarat-syarat perjanjian rekonsiliasi.

BACA JUGA  Menlu Korea Utara Kunjungi Bashar Assad

Pada bulan Oktober, rezim Assad mengumumkan amnesti bagi orang-orang yang meninggalkan pasukan atau yang telah menghindari dinas militer. Ini sebagai upaya untuk mendorong para pengungsi di negara-negara tetangga untuk kembali ke Suriah. Namun, keputusan itu menetapkan bahwa layanan masih wajib dan semua individu yang memenuhi syarat harus hadir dalam beberapa bulan.

Ketakutan akan wajib militer dan hukuman potensial sering menjadi alasan mereka tidak ingin kembali pulan. Hal inilah yang menjadi sorotan kelompok-kelompok bantuan.

Namun kondisi hidup yang sulit di luar negeri telah mendorong banyak orang Suriah untuk melakukan perjalanan; 55.000 pengungsi diyakini telah kembali ke rumah mereka dari Lebanon tahun ini, dan 28.000 telah kembali dari Yordania sejak perbatasan antara kedua negara Arab itu dibuka kembali bulan lalu.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Rocky Gerung: Pers Indonesia Melakukan Penggelapan Sejarah

Sorotan Rocky terkait perilaku pers mainstream Indonesia yang tidak terlalu menaruh perhatian pada kegiatan Reuni Akbar 212.

Rabu, 05/12/2018 12:15 0

Indonesia

KontraS: Pembangunan Insfrastruktur Tidak Lantas Selesaikan Masalah Papua

Koordinator KontraS Yati Andriyani mengaitkannya dengan penembakan yang menewaskan puluhan pekerja di Nduga Papua.

Rabu, 05/12/2018 11:18 0

Indonesia

Perahu Rohingya Kembali Mendarat di Aceh

"Perahu mereka masih bekerja dan mereka punya bahan bakar, jadi kami tidak tahu mengapa mereka memasuki daerah kami," kata pria itu seraya menunjukkan sebagian besar penumpang kapal berusia 20-an.

Rabu, 05/12/2018 08:42 0

Indonesia

Puluhan Pekerja Dibantai OPM, Pengamat Intelijen: Kemana Satgassus Polri?

Pengamat Intelijen, Jaka Setiawan mempertanyakan keberadaan Satgassus Polri saat terjadi pembantaian 31 pekerja di Papua

Selasa, 04/12/2018 22:58 0

Indonesia

DPR Sebut Serangan Teror Terhadap Pekerja Proyek di Papua Tindakan Biadab

“Ini tindakan biadab dan kita sangat berduka dan terpukul sekali atas kejadian tersebut"

Selasa, 04/12/2018 20:36 0

Indonesia

Inilah Kicauan Duta Besar Arab Saudi yang Diprotes PBNU

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan protes keras terkiat kicauan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Osamah Muhammad Al-Suaibi tentanag Reuni 212

Selasa, 04/12/2018 20:23 0

Indonesia

Kelompok Bersenjata Papua Bunuh Pekerja, Komisi I: Mereka Teroris

"Mereka selama ini juga punya motif politik serta mengacaukan keamanan negara khususnya di Papua," tegas Jazuli.

Selasa, 04/12/2018 17:36 0

Video News

Ust. Jeje Zaenudin: Saksikanlah! Kami adalah Umat Islam!

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 14:34 0

Video News

Dr. Tiar Anwar Bachtiar: Benarkah Islam Anti Nasionalisme?

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 13:08 0

Video News

Ust. Dr. A. Zain An Najah: Kubu Politik Manapun yang Menang, Umat Islam Tetap Menang

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 12:52 0

Close