Perahu Rohingya Kembali Mendarat di Aceh

KIBLAT.NET, Aceh – Sebuah perahu berisi 20 warga Rohingya mendarat di Aceh pada Selasa (04/12). Belum diketahui apakah mereka bertolak dari Myanmar atau Bangladesh.

Badan penanggulangan bencana di Aceh timur mengatakan kepada Reuters bahwa para pengungsi Rohingya itu telah dikirim ke kota Kuala Eide. Mereka juga sudah dibekali makanan dan air.

Sementara itu, Otoritas imigrasi mengatakan bahwa pihaknya sedang dalam perjalanan ke lokasi penampungan ke-20 pengungsi Rohingya tersebut untuk menanyai mereka.

Kepala kelompok nelayan di daerah itu mengatakan bahwa rombongan pengungsi itu sedang dalam perjalanan ke Malaysia dan tidak jelas mengapa mereka mendarat di Indonesia.

“Perahu mereka masih bekerja dan mereka punya bahan bakar, jadi kami tidak tahu mengapa mereka memasuki daerah kami,” kata pria itu seraya menunjukkan sebagian besar penumpang kapal berusia 20-an.

Ini merupakan rangkaian kapal pengungsi Rohingya yang menuju Malaysia setejak Kuala Lumpur menyatakan perang kepada sindikat perdagangan manusia. Warga Rohingya sendiri biasanya menggunakan jasa sindikat tersebut untuk keluar dari kampung halaman mereka.

Sampai saat in belum diketahui, apakah kapal tersebut bertolak dari Myanmar atau Bangladesh. Keberadaan mereka di Bangladesh saat ini juga terancam dipulangkan. Para pengungsi Rohingya menolak dan sebagian besar memilih mencari lokasi pengungsian baru.

Pada 2015, Aceh menerima ratusan pengungsi Rohingya yang terombang-ambing di lautan. Mereka hendak menuju Malyasia namun mesin kapal yang mereka tumpangi rusak. Nelayan Aceh menarik kapal tersebut ke pantai dan memberi bantuan makanan.

BACA JUGA  Lima Nama Mencuat Jelang Pergantian Ketua Umum MUI

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat