... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Puluhan Pekerja Dibantai OPM, Pengamat Intelijen: Kemana Satgassus Polri?

Foto: Pengamat Intelijen dan Pertahanan Jaka Setiawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengamat Intelijen, Jaka Setiawan mempertanyakan keberadaan Satgassus Polri saat terjadi pembantaian 31 pekerja di Papua. Menurutnya, Satgassus Polri bertugas mencegah aksi teror dari separatis Papua menjelang Pemilu 2019.

“Papua menjadi salah satu provinsi paling rawan dari sisi keamanan. Oleh karena itu, Kepolisian Negara RI membentuk Satuan Tugas Khusus atau Satgassus Polri menjelang Pemilu 2019. Selain mencegah aksi teror kelompok kriminal bersenjata, Satgassus juga bertugas menyukseskan pembangunan dan membantu kehidupan sosial di sejumlah wilayah Papua,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Selasa (04/12/2018).

“Maka yang menjadi pertanyaan kemana Satgassus saat kejadian?,” sambungnya.

Ia memaparkan bahwa sejak dibentuk enam bulan lalu, operasional Satgassus Papua diperpanjang kembali hingga tiga bulan ke depan. Sekitar 3.500 anggota Satgassus merupakan pasukan gabungan dari Polda Papua, Markas Besar Polri, dan Tentara Nasional Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa pembentukan Satgassus Papua diinisiasi Kepala Polri Jenderal (Pol) Tito Karnavian seiring ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berpotensi mengganggu Pilkada 2018, di antaranya di Kabupaten Puncak Jaya dan Nduga.

Selain meningkatkan keamanan di daerah rawan KKB, kata dia, Satgassus Papua memastikan program pemerintah di Papua berjalan baik, terutama pembangunan infrastruktur. Satgassus sepatutnya diberlakukan di daerah yang tingkat kerawanannya tinggi, seperti Papua Gangguan keamanan yang menghambat Pilkada 2018 di Papua menunjukkan potensi ancaman KKB masih besar.

BACA JUGA  Terungkap, Inilah Penyebab Gagalnya Teleconference Habib Rizieq Saat Reuni 212

“Namun, anggota Satgassus Papua juga harus menjamin netralitas di Pemilu 2019,” paparnya.

Jaka beranggapan bahwa kelompok penyerang ini kerap dimanfaatkan atau memanfaatkan dalam situasi pilkada. Ada kecenderungan kelompok tertentu memanfaatkan kelompok ini supaya mereka melakukan intimidasi kepada masyarakat untuk memilih pasangan tertentu di Pilkada.

“Oleh karena itu, kita dukung penegakan hukum dan berharap kasus ini segera diselesaikan agar tidak terjadi eskalasi ancaman yang lebih besar menjelang pemilu 2019,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Aboe Bakar Al-Habsyi: Segera Kirim Densus ke Papua

"Ini adalah tindakan keji dan biadab, kita mengutuknya," ujar Al-Habsyi.

Selasa, 04/12/2018 18:00 0

Video News

Ust. Jeje Zaenudin: Saksikanlah! Kami adalah Umat Islam!

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 14:34 0

Palestina

Cara Hamas Ketahui Mata-mata Israel Beroperasi di Gaza

Mata-mata adalah warga Palestina yang ikut dalam operasi intelijen Israel.

Selasa, 04/12/2018 14:27 0

Video News

Dr. Tiar Anwar Bachtiar: Benarkah Islam Anti Nasionalisme?

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 13:08 0

Irak

Iran Kerahkan Tim Pembunuh untuk Pengaruhi Arus Politik Iraq

Iran menggunakan tim-tim pembunuh untuk membungkam kritik terhadap upaya Iran untuk ikut campur dalam kabinet baru Iraq. Demikian kata pejabat keamanan Inggris kepada The Daily Telegraph

Selasa, 04/12/2018 13:00 0

Video News

Ust. Dr. A. Zain An Najah: Kubu Politik Manapun yang Menang, Umat Islam Tetap Menang

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 12:52 0

Video News

Buya Gusrizal Gazahar: Jangan Salah! Untuk Inilah Indonesia Dimerdekakan!

KIBLAT.NET- Sebelum dilaksanakannya Reuni 212, MIUMI mengadakan acara Tabligh Akbar yang bertajuk “Arah Perjuangan Umat”...

Selasa, 04/12/2018 12:36 0

Rusia

Pastikan Perjanjian Idlib Terlaksana, Erdogan-Putin Sepakati Langkah Baru

Sementara pihak Turki belum mengeluarkan pernyataan apapun mengonfirmasi hal ini.

Selasa, 04/12/2018 09:47 0

Suriah

HTS Tingkatkan Kesiapan Militer di Front Idlib

HTS meningkatkan kesiapan hanya di berbagai front di Idlib dan sebagian di pedesaan Lattakia utara.

Selasa, 04/12/2018 09:12 0

Pakistan

Trump Minta Bantuan Pakistan untuk Akhiri Perang di Afghanistan

“AS meminta bantuan Pakistan menekan Taliban ikut dalam negosiasi,” kata Menteri Informasi Pakistan, Fouad Chaudhry.

Selasa, 04/12/2018 08:13 0

Close