Cara Hamas Ketahui Mata-mata Israel Beroperasi di Gaza

KIBLAT.NET, Jalur Gaza – Pengadilan militer di Jalur Gaza telah menghukum mati enam orang Palestina karena berkolaborasi dengan Israel. Putusan ini terkait dengan operasi intelijen Israel yang gagal di Gaza bulan lalu yang menewaskan tujuh orang Palestina.

Pengadilan menjatuhkan vonis penjara dan kerja keras terhadap delapan tersangka lainnya untuk dalam jangka waktu tertentu. Iyad Al-Bazm, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Gaza mengatakan bahwa empat dari delapan tersangka -termasuk seorang wanita- dijatuhi hukuman penjara mulai dari enam hingga 10 tahun.

“Pengadilan juga menjatuhkan vonis penjara terhadap empat orang lainnya selama 15 tahun karena berkolaborasi dengan pihak-pihak yang bermusuhan,” katanya dalam konferensi pers yang diadakan di Kota Gaza.

“Putusan adalah pesan yang jelas untuk mata-mata pendudukan (Israel),” kata Al-Bazm.

Hamas sebelumnya mempublikasikan foto delapan orang yang diduga agen rahasia Israel tetapi tidak mengidentifikasi mereka.

Menurut wawancara dengan British Independent, juru bicara Hamas Hazem Qassem mengatakan anggota unit Israel itu menyamar sebagai pekerja LSM dan telah menggunakan kartu identitas Palestina palsu berdasarkan delapan warga Gaza yang tidak curiga.

ID ditemukan di reruntuhan kendaraan militer yang hancur yang ditinggalkan orang Israel.

“Mereka memiliki kartu identitas palsu tapi palsu dari warga Gaza yang ditemukan (di reruntuhan pesawat),” Qassem mengatakan pada Independent.

Harian Israel Haaretz melaporkan bahwa menurut seorang pejabat Hamas anonim, agen-agen Israel itu dihentikan di pos pemeriksaan di jalur selatan dan mengklaim mereka mengembalikan pasien ke rumah mereka.

BACA JUGA  Selamati Biden, Abbas Mungkin Cabut Boikot Politik AS

Qassem mengatakan bahwa setelah mempertanyakan agen rahasia di pos pemeriksaan, personil keamanan Palestina mencurigai mereka “karena aksen mereka” yang tidak cocok dengan daerah yang mereka klaim berasal.

Tim Israel kemudian dilaporkan melepaskan tembakan setelah para perwira senior Hamas dipanggil ke tempat kejadian, yang mengakibatkan terbunuhnya seorang komandan Hamas dan wakilnya.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat