... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tak Kunjung Diterbitkan Sejak 2014, PP Jaminan Produk Halal Kadaluwarsa?

Foto: Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah.

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Eksekutif Indoneisa Halal Watch (IHW), Dr. Ikhsan Abdullah sangat meyayangkan keterlambatan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Jaminan Produk Halal (UU JPH).

Padahal, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal telah disahkan pada tanggal 17 Oktober 2014 silam. Jika tidak kunjung terbit dua tahun setelah pengesahan, berdasarkan Pasal 65 UU JPH maka UU tersebut akan kadaluwarsa.

“Jadi dia sudah mengatur di undang-undangnya, kalau dua tahun dari tindakan itu adalah seharusnya (ditetapkan) pada Oktober 2016,” kata Ikhsan dalam acara diskusi di Hotel Aryadutha Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Ketentuan wajib sertifikasi halal atau mandatory sertifikasi halal akan segera memasuki jatuh tempo di tahun 2019 yang tinggal hitungan hari. Maka, IHW memberikan dua solusi untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul dari permasalahan ini.

Solusi yang pertama, kata Ikhsan, dengan dilakukan amandemen terhadap UU JPH berkaitan dengan Pasal 65. “Undang-undang ini dapat dimasukan kepada undang-undang prioritas atas kebijakan dari Presiden,” ungkapnya.

Solusi selanjutnya, yaitu dengan melalui judicial review (JR) terhadap pasal 65 dan pasal 4 UU JPH. “Kalau kita mau memburu PP, maka harus melalui amandemen pasal 65 atau men-jr melalui pasal 65 atau pasal 4, jadi kami berpandangan seperti itu.”

“Jadi alternatifnya tadi, kita harus mengamandemen, merevisi pasal 65 UU JPH. Karena banyak akibat tertunda atau ter-delay-nya PP ini banyak kepentingan konstutisional warga negara dirugikan,” jelas Ikhsan.

BACA JUGA  Untuk Menangkap Veronica, Polri Akan Minta Bantuan Interpol

Agar dunia usaha tidak dirugikan dan tetap berjalan dengan memperoleh sertifikasi halal atas produk-produknya, menurutnya ketentuan Pasal 59 dan Pasal 60 UU Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal harus tetap menjadi landasan.

“Yaitu MUI sementara tetap menjalankan tugas dan fungsinya di bidang penyelenggaraan sertifikasi halal sampai dengan tadi PP-nya terbentuk dan seterusnya dan seterusnya. Jadi tidak ada kevakuman hukum atau landasan ketentuan yang kosong,” tukasnya

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Tak Kunjung Diterbitkan Sejak 2014, PP Jaminan Produk Halal Kadaluwarsa?”

  1. Iksan

    Makin mrnegaskan kalo Rejim mukidi emang seneng bikin sulit umat Islam

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Kalau Wartawan Baik, Reuni 212 Juga Baik

Ketika wartawan memberitakan hal-hal yang baik maka publik pasti akan menilai baik kegiatan reuni 212.

Kamis, 29/11/2018 18:48 0

Afghanistan

Ashraf Ghani Bentuk Tim Negosiator, Taliban: Kami Hanya Negosiasi dengan AS

Pemerintahan seperti ini bukan pemerintahan milik rakyat Afghansitan yang berjiwa pemberani dan mujahid.

Kamis, 29/11/2018 13:55 0

Video News

Kiblat Review: Di Balik Kasus Bendera Tauhid

Siapa di balik kasus bendera tauhid ini?

Kamis, 29/11/2018 13:12 0

Artikel

Sufi-sufi Jihadis

Sebagian pihak memandang bahwa para Sufi hanya identik dengan menyendiri dan berzikir, namun sejarah mencatat bahwa banyak deretan para Sufi yang terjun ke kancah jihad memerangi musuh-musuh Allah

Kamis, 29/11/2018 12:01 1

Amerika

PBB Akan Gelar Voting Proposal untuk Mengutuk Hamas

Resolusi itu juga meminta untuk mengakhiri semua upaya provokasi Hamas dan faksi-faksi lainnya.

Kamis, 29/11/2018 08:07 0

Afghanistan

Gubernur Helmand: Puluhan Warga Tewas Akibat Serangan Udara AS

“Daerah yang diserang merupakan wilayah kontrol Taliban. Namun seluruh korban pada serangan malam hari itu warga sipil,” pungkas Muhammadullah.

Kamis, 29/11/2018 07:32 0

Suriah

Cegah Turki-SDF Perang, AS Dirikan Pos Pemantau Militer

Menteri Pertahanan AS, James Mattise, Rabu lalu, mengatakan bahwa Amerika akan membangun pos pemantauan di sejumlah titik di sepanjang perbatasan Suriah utara.

Rabu, 28/11/2018 15:29 0

Suriah

Tentara Saudi dan UEA Dikabarkan Berada di Suriah

“Kedutaan menekankan kabar tersebut tidak benar sama sekali. Tidak ada tentara Saudi satupun yang berada di Suriah,” tegas pernyataan itu.

Rabu, 28/11/2018 10:43 0

Iran

Imam Masjid Sunni di Iran Utara Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

Jamal Zahi tewas dengan empat luka tembak. Belum diketahui pelaku penembakan. Desa Ridha Abad dihuni sekitar 4.000 penduduk dan sebagian besar warga asing dan pengungsi.

Rabu, 28/11/2018 08:31 0

Afghanistan

Tiga Tentara AS Tewas Terkena Ranjau Taliban

serangan itu terjadi di saat pasukan khusus AS menjalankan misi bantuan dengan pasukan lokal di sekitar kota Ghazni sejak Senin.

Rabu, 28/11/2018 07:52 1

Close