... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Panitia Reuni 212 Sebut Ada Penggembosan dan Pencekalan Peserta dari Daerah

Foto: Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 menggelar konferensi pers di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah (DDII) Jakarta, Rabu (28-11-20118)

KIBLAT.NET, Jakarta – Panitia Reuni Mujahid 212 mengungkap adanya upaya pencekalan terhadap masyarakat yang hendak berangkat ke Jakarta untuk mengikuti reuni Aksi 212. Hal itu disampaikan oleh penanggung jawab acara, Slamet Maarif, dalam konferensi pers di gedung DDII pada Rabu kemarin.

Menurut Slamet, upaya pencekalan terjadi dengan berbagai skenario. Mulai dari pengembalian tiket kereta, pembatalan sepihak PO bus, hingga oknum aparat yang mendatangi para tokoh di daerah.

“Kemudian ada oknum aparat yang mendatangi tokoh-tokoh kita dengan berbagai macam alasan seperti, ‘hati-hati acara reuni ini akan rusuh, acara reuni 212 itu disusupi, acara reuni 212 itu adalah bayaran dari partai politik tertentu, dan lain sebagainya’,” tutur Slamet.

“Kemudian ada juga upaya penggembosan yang dilakukan oleh beberapa oknum yang tidak suka dengan kegiatan kita dengan mengadakan acara-acara di berbagai tempat di daerah. Bahkan ada laporan disiapkan dananya agar bikin acara di hari dan jam yang sama supaya tidak datang ke Jakarta,” lanjutnya.

Meski begitu, Slamet mengaku bersyukur karena masyarakat di daerah tetap berkomitmen untuk berangkat ke Monas dalam rangka reuni pada 2 Desember mendatang. “Insyallah jutaan umat Islam, kami optimis akan berkumpul untuk mengetuk pintu langit,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Reuni 212, Bernard Abdul Jabbar, memberikan informasi pencekalan lainnya berupa pembatalan sepihak oleh sebuah PO Bus di kota Malang, Jawa Timur.

BACA JUGA  RUU P-KS Dinilai Mengabaikan Adat

“Ada informasi dari kawan-kawan di Malang, bahwa 26 bus sewaan yang akan digunakan untuk berangkat ke Monas dan sudah dibayar lunas, dibatalkan. Dan ini adalah salah satu penggembosan yang dilakukan. Dan inilah yang terjadi pada kita selama tiga tahun terakhir. Aksi 212, reuni pertama, reuni kedua selalu mendapatkan penggembosan seperti ini. Artinya kita sangat prihatin akan adanya upaya-upaya untuk menggagalkan acara reuni ini,” ujar Bernard.

Reporter: Qoid
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Panitia Reuni 212 Sebut Ada Penggembosan dan Pencekalan Peserta dari Daerah”

  1. Itu PO yang membatalkan sepihak dituntut saja

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

PBB Akan Gelar Voting Proposal untuk Mengutuk Hamas

Resolusi itu juga meminta untuk mengakhiri semua upaya provokasi Hamas dan faksi-faksi lainnya.

Kamis, 29/11/2018 08:07 0

Afghanistan

Gubernur Helmand: Puluhan Warga Tewas Akibat Serangan Udara AS

“Daerah yang diserang merupakan wilayah kontrol Taliban. Namun seluruh korban pada serangan malam hari itu warga sipil,” pungkas Muhammadullah.

Kamis, 29/11/2018 07:32 0

Suriah

Cegah Turki-SDF Perang, AS Dirikan Pos Pemantau Militer

Menteri Pertahanan AS, James Mattise, Rabu lalu, mengatakan bahwa Amerika akan membangun pos pemantauan di sejumlah titik di sepanjang perbatasan Suriah utara.

Rabu, 28/11/2018 15:29 0

Suriah

Tentara Saudi dan UEA Dikabarkan Berada di Suriah

“Kedutaan menekankan kabar tersebut tidak benar sama sekali. Tidak ada tentara Saudi satupun yang berada di Suriah,” tegas pernyataan itu.

Rabu, 28/11/2018 10:43 0

Iran

Imam Masjid Sunni di Iran Utara Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

Jamal Zahi tewas dengan empat luka tembak. Belum diketahui pelaku penembakan. Desa Ridha Abad dihuni sekitar 4.000 penduduk dan sebagian besar warga asing dan pengungsi.

Rabu, 28/11/2018 08:31 0

Afghanistan

Tiga Tentara AS Tewas Terkena Ranjau Taliban

serangan itu terjadi di saat pasukan khusus AS menjalankan misi bantuan dengan pasukan lokal di sekitar kota Ghazni sejak Senin.

Rabu, 28/11/2018 07:52 1

Suriah

HTS Berupaya Sempurnakan Kontrol Jalan Internasional Damaskus-Aleppo

HTS sendiri tidak berbicara pergerakan militer apapun di sekitar jalan internasional.

Selasa, 27/11/2018 18:00 0

Myanmar

Myanmar Cegah Kapal Pengungsi Rohingya Berlayar ke Malaysia

Perahu itu menyerupai kapal yang biasanya digunakan Rohingya untuk melarikan diri dari kondisi penindasan, seperti di negara bagian Rakhine, di mana pergerakan dan akses mereka ke layanan sangat dibatasi.

Selasa, 27/11/2018 14:53 0

Arab Saudi

Masa Tahanan Selesai, Syaikh Sulaiman Al-Ulwan Tidak Dibebaskan

Pemerintah Saudi menangkap Syaikh Al-Ulwan pada 2004. Ia sudah menjalani masa tahanan 15 tahun.

Selasa, 27/11/2018 10:37 0

Afghanistan

Afghanistan: Senjata Taliban Lebih Unggul dari Pasukan Pemerintah

"Taliban lebih unggul dalam hal senjata, dan dukungan yang saya tidak tahu siapa yang memberi dukungan itu, sementara pemerintah Afghanistan yang didukung oleh masyarakat internasional tidak memiliki keunggulan ini," ungkapnya.

Selasa, 27/11/2018 09:18 0

Close