... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gubernur Helmand: Puluhan Warga Tewas Akibat Serangan Udara AS

KIBLAT.NET, Helmand – Sebanyak 30 sipil tewas akibat serangan udara Amerika Serikat di provinsi Helmand pada Selasa malam (27/11). Hal itu terjadi karena militer AS tak mengindahkan wilayah sipil dalam memilih target serangan.

Gubernur Helmand, Muhammad Yasin Khan, membenarkan jatuhnya korban sipil tersebut. Kejadian itu berlangsung di distrik Kermsir. Yasin Khan mengatakan bahwa serangan udara itu terjadi setelah pasukan darat meminta dukungan udara.

Muhammadullah, warga setempat yang keluarganya menjadi korban, menuturkan bahwa sebelum insiden terjadi, pertempuran berlangsung. Baku tembak sengit terjadi antara pasukan asing dan Taliban.

“Pasukan asing kemudian melakukan penggempuran dan bom-bom tersebut mengenai rumah saudara kandungku,” tuturnya.

Ia menambahkan, di antara korban terdapat wanita dan 16 anak-anak. Sementara warga lainnya menuturkan masih banyak korban tewas yang terkubur puing-puing bangunan.

“Daerah yang diserang merupakan wilayah kontrol Taliban. Namun seluruh korban pada serangan malam hari itu warga sipil,” pungkas Muhammadullah.

Pada bagiannya, NATO membenarkan serangan udara tersebut. Menurut pernyataan NATO, serangan itu diluncurkan setelah pasukan Afghanistan dan instruktur militer AS diserang dengan martir dan senjata mesin.

Pada saat serangan diluncurkan, klaim pernyataan tersebut, pasukan darat tidak mengetahui adanya warga sipil di lokasi target atau sekitarnya. Mereka hanya mengetahui “lokasi itu digunakan Taliban untuk menyerang”.

Persoalan banyaknya korban sipil dalam operasi militer AS telah menjadi masalah serius di Afghanistan. Hal itu pula yang menyebabkan mantan Presiden Hamid Karzai ketika itu memimpin mengajukan protes keras terhadap NATO. Akibat protes itu, ia akhirnya tidak terpilih kembali memimpin Afghanistan.

BACA JUGA  AS Siap Akhiri Negosiasi dengan Taliban di Putaran Berikutnya

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Terpilih Ketum Pemuda Muhammadiyah, Cak Nanto Diminta Mundur dari Ketua JPPR

“Sesuai ADRT tidak boleh rangkap jabatan dengan posisi lain, kalau kita sebagai ketua umum. Lain halnya kalau wakil ketua atau sekertaris,” ucapnya.

Kamis, 29/11/2018 06:54 0

Indonesia

Ini Dia! Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Hasil Muktamar XVII Yogyakarta

Muktamar Pemuda Muhammadiyah ke XVII akhirnya selesai. Dalam muktamar kali ini, ditetapkan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah yang baru yakni Sunanto.

Kamis, 29/11/2018 00:31 0

Indonesia

Indonesia Kaya Tapi Tak Sejahtera Karena Pemimpinnya Tak Jujur

Indonesia Kaya Tapi Tak Sejahtera Karena Pemimpinnya Tak Jujur

Rabu, 28/11/2018 21:25 0

Indonesia

Panitia Tegaskan Reuni 212 Bukan Ajang Politik Praktis dan Kampanye

Panitia Tegaskan Reuni 212 Bukan Ajang Politik Praktis dan Kampanye

Rabu, 28/11/2018 21:04 0

Indonesia

Polisi Diminta Buka Pelapor Perkara Dana Apel Pemuda Kemenpora

Polisi Diminta Buka Pelapor Perkara Dana Apel Pemuda Kemenpora

Rabu, 28/11/2018 20:50 0

Indonesia

Pengurus Lama Pemuda Muhammadiyah Diklaim Sukses, Ini Alasannya

Pengurus Lama Pemuda Muhammadiyah Diklaim Sukses, Ini Alasannya

Rabu, 28/11/2018 20:23 0

Indonesia

Panitia Bantah Hoaks Seputar Reuni 212

Panitia Bantah Hoaks Seputar Reuni 212

Rabu, 28/11/2018 20:06 0

Indonesia

4 Tahun Pimpin Pemuda Muhammadiyah, Dahnil: Nahi Munkar Paling Berat

4 Tahun Pimpin Pemuda Muhammadiyah, Dahnil: Nahi Munkar Paling Berat

Rabu, 28/11/2018 16:37 0

Indonesia

Haikal Hassan: Pengertian Kita tentang Radikal Selama Ini Salah

Pernyataan Haikal Hassan Baras untuk membantah hasil riset P3M terkait 41 masjid di lingkungan pemerintahan terpapar paham radikal.

Rabu, 28/11/2018 15:40 0

Indonesia

Kasus Dana Kemah, Dahnil: Polisi Lakukan Cara-cara Kriminalisasi

Dengan adanya kasus ini, Dahnil merasa dikerjai. Oleh karenanya, ia memutuskan mengembalikan dana dari Kemenpora tersebut.

Rabu, 28/11/2018 15:10 0

Close