... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polisi Dinilai Tebang Pilih Periksa Perkara Apel Pemuda Kemenpora

Foto: Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Menpora Imam Nahrawi, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak

KIBLAT.NET, Jakarta – Tudingan penyelewengan terkait Kemah dan Apel Akbar Pemuda Islam Indonesia yang melibatkan tiga pihak hanya diarahkan kepada Pemuda Muhammadiyah. Polisi dinilai tebang pilih dalam menangani dugaan penyimpangan dana kegiatan Kementerian Pemuda dan Olahraga yang dihadiri presiden Joko Widodo itu.

Pengacara Muhammadiyah Trisno Rahardjo ditunjuk untuk mendampingi Dahnil Anzar Simanjuntak saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu datang bersama Ahmad Fanani, yang ditugaskan masuk dalama panitia bersama Kemah dan Apel Akbar Pemuda Islam Indonesiaa, bergabung dengan perwakilan GP Ansor dan Kemenpora.

Menurut Trisno, penyidikan terhadap perkara yang dituduhkan ke Pimpinan Pemuda Muhammadiyah seharusnya dilakukan secara lebih konferenshif. Artinya, semua yang terlibat dalam acara kemah pemuda harus diperiksa.

“Karena perkaranya ini kan kemah pemuda, kalau kemah pemuda itu komponennya ada 3, ada Kemenpora, ada Pemuda Muhammadiyah, ada Pemuda Ansor. Itu semuanya harus diperiksa, bukan dipilah seperti yang terjadi saat ini,” katanya kepada Kiblat melalui sambungan telepon, Selasa (27/11/2018).

Seharusnya, ketika terkiat uang negara maka pemeriksaan seharusnya dimulia dari kementrian. Sebab, uang negara yang digunakan untuk acara kemah datang dari kementrian, dalam hal ini Kemenpora. “Maka seharusnya kan menelusurinya itu dari Kementerian dulu, bukan dari bawah,” ujar Trisno.

“Tetapi yang kami lihat teknik penyidikannya ini seperti sudah tebang pilih, jadi seperti masalahnya cuma ada di sini, dari Pemuda Muhammadiyah. Tidak seperti itu kalau kita berbicara kasus korupsi,” sambungnya.

BACA JUGA  Mediasi Pertama Gugatan Perdata terhadap Yusuf Mansur Gagal

Trisno berharap, persoalan ini diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa semua unsur yang terlibat dalam kegiatn itu harus diperiksa, mulai dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, GP Ansor, dan Pemuda Muhammadiyah.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Myanmar Cegah Kapal Pengungsi Rohingya Berlayar ke Malaysia

Perahu itu menyerupai kapal yang biasanya digunakan Rohingya untuk melarikan diri dari kondisi penindasan, seperti di negara bagian Rakhine, di mana pergerakan dan akses mereka ke layanan sangat dibatasi.

Selasa, 27/11/2018 14:53 0

Arab Saudi

Masa Tahanan Selesai, Syaikh Sulaiman Al-Ulwan Tidak Dibebaskan

Pemerintah Saudi menangkap Syaikh Al-Ulwan pada 2004. Ia sudah menjalani masa tahanan 15 tahun.

Selasa, 27/11/2018 10:37 0

Afghanistan

Afghanistan: Senjata Taliban Lebih Unggul dari Pasukan Pemerintah

"Taliban lebih unggul dalam hal senjata, dan dukungan yang saya tidak tahu siapa yang memberi dukungan itu, sementara pemerintah Afghanistan yang didukung oleh masyarakat internasional tidak memiliki keunggulan ini," ungkapnya.

Selasa, 27/11/2018 09:18 0

Suriah

ISIS Manfaatkan Kabut untuk Luncurkan Serangan Balik di Deir Zour

Namun mereka kembali mundur dan tidak mampu merebut wilayah

Selasa, 27/11/2018 08:22 0

Afghanistan

25 Polisi Afghanistan Tewas Disergap Taliban

Juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi, mengatakan serangan itu menewaskan 25 polisi, termasuk komandan senior, dan menghancurkan empat kendaraan. Sejumlah besar senjata berhasil diamankan.

Senin, 26/11/2018 20:06 0

Myanmar

Biksu Myanmar Pimpin Demo Tolak Pemulangan Muslim Rohingya

"Tidak akan ada manfaat bagi kami atau negara kami jika kami menerima orang Benggala," lanjutnya. Benggala merupakan istilah yang digunakan untuk merendahkan Rohingya, merujuk pada suku di Bangladesh.

Senin, 26/11/2018 12:00 0

Iran

Iran Barat Kembali Diguncang Gempa, Ratusan Orang Terluka

Televisi pemerintah Iran melaporkan sebanyak 413 orang luka-luka akibat gempa, termasuk 15 dalam kondisi kritis.

Senin, 26/11/2018 09:28 0

Afrika

Mesir dan Sudan Sepakat Bentuk Pasukan Bersama untuk Amankan Perbatasan

"Pembicaraan itu sangat bermanfaat dan konstruktif, dan kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan hubungan di semua tingkatan, untuk bekerja sama dan membangun kemitraan strategis di bidang kerjasama militer," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Sudan, Kamal Abdul Maarouf.

Senin, 26/11/2018 09:09 0

Suriah

Turki dan Rusia Kembali Bahas Kesepakatan Terkait Idlib

Menteri pertahanan Turki dan Rusia membahas situasi terbaru di Idlib dan Tal Rifaat, Suriah barat laut melalui percakapan telepon hari Sabtu (24/11/2018).

Ahad, 25/11/2018 16:22 0

Inggris

Panglima Militer Inggris: Rusia Lebih Berbahaya daripada ISIS

Kepala Jenderal Angkatan Darat Inggris Mark Carleton-Smith mengatakan bahwa ancaman Rusia lebih besar daripada ancaman dari kelompok-kelompok Islam yang dianggap teroris di Timur Tengah.

Ahad, 25/11/2018 16:00 0

Close