Masa Tahanan Selesai, Syaikh Sulaiman Al-Ulwan Tidak Dibebaskan

KIBLAT.NET, Riyadh – Pemerintah Arab Saudi dikabarkan memperpanjang penahanan Syaikh Sulaiman Al-Ulwan meski sudah menjalani seluruh masa tahanan. Ia kembali dituduh dengan tudingan yang aneh.

Akun Twitter pemantau penangkapan aktivis dan ulama di Arab Saudi, Muktaqaly Rakyi, Senin (26/11), menyebutkan bahwa Syaikh Sulaiman Al-Ulwan telah menjalani masa tahanan 15 tahun sebagaimana vonis pengadilan. Seharusnya, pada musim semi tahun ini yang bertepatan awal November 2018 ia sudah bebas. Namun kerajaan masih menahannya.

Syaikh Al-Ulwan sangat ahli dalam keilmuan hadits dan fiqih. Kajian-kajiannya sangat dikenal. Sejumlah ulama besar Arab Saudi, seperti Abdul Aziz bin Baz, memberi pujian kepadanya. Namun pada sejumlah persoalan fiqih, Syaikh Al-Ulwan memiliki pendapat berbeda dari Hai’ah Kibar Ulama (persatuan ulama Saudi).

Pemerintah Saudi menangkap Syaikh Al-Ulwan pada 2004. Di antara tuduhan yang diarahkan kepadanya, pencucian uang, menggelar pertemuan dengan kelompok menyimpang, mendanai terorisme dan operasi bom bunuh diri dan mengeluarkan fatwa yang dianggap bertentangan dengan pendapat ulama umum.

Pada 2013 ia sempat dibebaskan sementara. Namun pengadilan kembali memperkuat vonis 15 tahun penjara.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat