... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tema Muktamar Pemuda Muhammadiyah Diapresiasi JK

Foto: di Sportorium, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Yogyakarta, Senin (25/11/20118)

KIBLAT.NET, Yogyakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) turut memberi sambutan pada pembukaan Muktamar Pemuda Muhammadiyah XVII hari ini. Dia mengapresiasi tema yang diusung dalam muktamar kali ini.

Dalam sambutannya Jusuf Kalla mengapresiasi tema ‘Menggembirakan Dakwah Islam dan Memajukan Indonesia’. Tema tersebut menurutnya selaras dengan jalan sejarah dakwah di Indoensia, yaitu dengan pendekatan sesuai kultural suatu daerah dan tidak ada paksaan di dalamnya. “Dan memamg itu adalah sejarah kita,” ungkapnya di Sportorium, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Yogyakarta, Senin (25/11/20118).

Karena itulah, kata Kalla, Indonesia menjadi negara Muslim terbesar di dunia. Dalam dakwah yang diberikan oleh ustadz atau bahkan walisongo selalu menyesuaikannya dengan kultur setempat, sehingga masyarakat dapat menerima dakwah para dai.

“Dan memang sejak dulu, dakwah di Indonesia itu dengan kegembiraan dari situlah kunci untuk kembali menggembirakan dakwah di Indonesia,” katanya.

“Meyakinkan dengan menggembirakan bukan dengan menundukkan. Dan oleh karena itulah kita kembali lanjutkan cara dakwah seperti itu, tidak memaksa,” imbuhnya.

Di balik itu, ia kembali menyinggung semangat milad Muhammadiyah baru-baru ini, yaitu taawun untuk negeri. Menurutnya, semangat taawun Muhammadiyah adalah selalu memajukan bangsa dengan tulus dan ikhlas. Oleh karena itu, ia berpesan kepada kader pemuda Muhammadiyah untuk selalu meningkatkan daya pikir dan belajar mencari hal-hal yang baru.

“Maka semangat tinggi harus juga dilakukan untuk semangat membaca buku, semangat mencari ilmu, semangat mencari hal yang baru, semangat belajar harus tumbuh di Muhammadiyah ini,” tuturnya.

BACA JUGA  New Normal Tanpa Pengendalian Dinilai Berpotensi Timbulkan Bencana Lebih Besar

Kalla menambahkan dengan ilmu kita bisa memajukan bangsa ini dengan keseluruhan. “Semuanya harus dilakukan dengan semangat dan kerja keras,” katanya.

Selain memberi sambutan, JK juga diberikan kesempatan untuk memukul kentongan, sebagai simbol pembukaan acara muktamar saat ini. Tepat pukul 11.10 Jusuf Kalla memukulnya dengan didampingi oleh Ketua PP Muhmmadiyh Haedar Nasir, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mendikbud Muhadjir Effendy, Menkominfo Rudiantara, Sri Sultan Hamengku Buwono, Dahnil Anzar dan sejumlah tokoh Muhammadiyah lainnya.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

25 Polisi Afghanistan Tewas Disergap Taliban

Juru bicara Taliban, Qari Yousuf Ahmadi, mengatakan serangan itu menewaskan 25 polisi, termasuk komandan senior, dan menghancurkan empat kendaraan. Sejumlah besar senjata berhasil diamankan.

Senin, 26/11/2018 20:06 0

Myanmar

Biksu Myanmar Pimpin Demo Tolak Pemulangan Muslim Rohingya

"Tidak akan ada manfaat bagi kami atau negara kami jika kami menerima orang Benggala," lanjutnya. Benggala merupakan istilah yang digunakan untuk merendahkan Rohingya, merujuk pada suku di Bangladesh.

Senin, 26/11/2018 12:00 0

Iran

Iran Barat Kembali Diguncang Gempa, Ratusan Orang Terluka

Televisi pemerintah Iran melaporkan sebanyak 413 orang luka-luka akibat gempa, termasuk 15 dalam kondisi kritis.

Senin, 26/11/2018 09:28 0

Afrika

Mesir dan Sudan Sepakat Bentuk Pasukan Bersama untuk Amankan Perbatasan

"Pembicaraan itu sangat bermanfaat dan konstruktif, dan kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan hubungan di semua tingkatan, untuk bekerja sama dan membangun kemitraan strategis di bidang kerjasama militer," kata Kepala Staf Angkatan Bersenjata Sudan, Kamal Abdul Maarouf.

Senin, 26/11/2018 09:09 0

Suriah

Turki dan Rusia Kembali Bahas Kesepakatan Terkait Idlib

Menteri pertahanan Turki dan Rusia membahas situasi terbaru di Idlib dan Tal Rifaat, Suriah barat laut melalui percakapan telepon hari Sabtu (24/11/2018).

Ahad, 25/11/2018 16:22 0

Inggris

Panglima Militer Inggris: Rusia Lebih Berbahaya daripada ISIS

Kepala Jenderal Angkatan Darat Inggris Mark Carleton-Smith mengatakan bahwa ancaman Rusia lebih besar daripada ancaman dari kelompok-kelompok Islam yang dianggap teroris di Timur Tengah.

Ahad, 25/11/2018 16:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Imam Nawawi, Potret Wara’ yang Terlupakan

Imam Nawawi, sang ulama besar madzhab Syafii yang tinggal, hidup, dan mati di Syam. Kendati demikian, beliau belum pernah merasakan buah-buahan negeri tersebut.

Ahad, 25/11/2018 14:33 0

Opini

Pembakaran Bendera Tauhid, Penodaan Agama!

Tulisan ini bertujuan untuk menegaskan bahwa perbuatan Banser itu penodaan agama.

Ahad, 25/11/2018 12:15 0

Profil

Muhammad Barakah, Komandan Al-Qassam Pemilik Sepuluh Sanad Qiraat

"Sosok yang dikenal langit lebih dulu sebelum makhluk bumi mengenalnya. Dialah seorang lelaki yang teguh dalam setiap perbuatannya, yang tak pernah menginginkan untuk kemasyhuran dan tak pernah mau diketahui seorang pun (kebaikan) yang dia kerjakan. Seorang yang jujur dalam makna sesungguhnya."

Ahad, 25/11/2018 10:00 1

Munaqosyah

Bro dan Sis PSI, Syariat Islam Itu Tidak Diskriminatif!

Grace Natalie dalam pidatonya mengatakan bahwa perda syariah itu bersifat diskriminatif. Oleh karena itu PSI menolak perda syariah. Pernyataan ini menandakan kedangkalan dan ketidakpahaman dirinya tentang syarit Islam.

Ahad, 25/11/2018 06:00 0

Close