... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan BLA Sebagai Protes Pembangunan Infrastruktur China-Pakistan

Foto: Koridor Ekonomi Pakistan-China (CPEC) senilai $ 56 miliar.

KIBLAT.NET, Islamabad – Militan bersenjata dari Balochstan Liberation Army (BLA) menyerang gedung konsulat China di Karachi Pakistan. Kelompok BLA menerjunkan tiga anggota Brigade Majid Fidayeen, yang khusus melakukan serangan bunuh diri terhadap pasukan Pakistan dan sasaran China.

“BLA mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Tiga dari pejuang kami telah menyerbu konsulat,” kata juru bicara BLA Jihand Baloch.

Pasukan keamanan menewaskan ketiga penyerang dan mengamankan gedung itu segera setelah serangan. Dua polisi tewas, sementara tidak ada orang Tionghoa atau warga sipil Pakistan yang tewas.

Pada bulan Agustus, BLA meluncurkan serangan bunuh diri yang menargetkan bus yang membawa insinyur Cina di Dalbandin yang melukai sedikitnya enam orang.

Balochistan, provinsi terbesar dan terpadat di Pakistan, menjadi tempat sejumlah mega proyek jalan tol baru, rel kereta api, pelabuhan dan pipa minyak dan gas yang dibangun di bawah Koridor Ekonomi Pakistan-China (CPEC) senilai $ 56 miliar. Koridor ekonomi ini menghubungkan pelabuhan Gwadar di Pakistan barat daya dengan wilayah China barat laut dan merupakan perpanjangan dari rencana Jalur Sutera China abad ke-21.

BLA dan kelompok separatis bersenjata Baloch lainnya kerap menyasar personil China sejak peluncuran CPEC, yang menyebut proyek tersebut sebagai upaya “imperialisme”.

“Tujuan serangan ini jelas: kami tidak akan mentoleransi setiap upaya ekspansi militer China di tanah Baloch,” kata BLA dalam sebuah pernyataan.

Kelompok ini merilis gambar tiga pemuda -Azal Khan, Raziq Baloch dan Raees Baloch- yang diklaim sebagai penyerang yang menargetkan konsulat.

Pakistan akan meningkatkan beberapa sayap baru angkatan bersenjata sipil untuk mengamankan CPEC, yang disoroti oleh pemerintah dan militer sebagai prioritas strategis untuk negara tersebut.

“Pasukan yang tidak ingin ada perdamaian di Pakistan, yang ingin menempatkan rintangan di jalan kemajuan Pakistan, desain mereka telah digagalkan oleh tentara muda kami,” kata Menteri Luar Negeri Qureshi.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, analis keamanan Zahid Hussain, mengatakan bahwa serangan terbaru tidak akan banyak berdampak pada CPEC.

“Jelas keamanan lebih akan dibutuhkan di sekitar proyek, tetapi secara keseluruhan tidak akan menghentikan pekerjaan pada proyek, karena ini bukan pertama kalinya mereka melakukan serangan seperti itu.”

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Manhaj

Ketika Hijrah Tergoda Wanita dan Gemerlap Dunia

Niat merupakan perkara yang mendasar dalam hijrah seseorang. Rasul di dalam hadits niat mengingatkan bahwa wanita dan gemerlap dunia dapat mempengaruhi niat hijrah

Kamis, 22/11/2018 21:07 0

Indonesia

Terjerat Kasus Suap, Ini Dua Cara Untuk Hentikan Proyek Meikarta

Terjerat Kasus Suap, Ini Dua Cara Untuk Hentikan Proyek Meikarta

Kamis, 22/11/2018 21:03 0

Indonesia

KAMMI: Pencabutan UMKM dari DNI Bukan Kebijakan yang Pro Wong Cilik

KAMMI: Pencabutan UMKM dari DNI Bukan Kebijakan yang Pro Wong Cilik

Kamis, 22/11/2018 19:51 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Mempersembahkan Ketundukan Total Kepada Allah

Khutbah Jumat: Mempersembahkan Ketundukan Total Kepada Allah

Kamis, 22/11/2018 17:49 0

Indonesia

Karier Meroket Jenderal Andika Perkasa, Menantu Hendropriyono yang Kini Jadi KSAD

Karier Meroket Jenderal Andika Perkasa, Menantu Hendropriyono yang Kini Jadi KSAD

Kamis, 22/11/2018 15:58 0

Opini

Menakar Kelayakan Jokowi Dua Periode

Mari kita telaah apa yang telah dikerjakan Jokowi di pemerintahannya yang akan segera berakhir ini.

Kamis, 22/11/2018 14:29 1

Indonesia

Jokowi Lantik Andika Perkasa Jadi KSAD

Jokowi Lantik Andika Perkasa Jadi KSAD

Kamis, 22/11/2018 14:14 0

Indonesia

Margarito Kamis: Mana Perda Syariat yang Diskriminatif?

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis mempertanyakan pernyataan ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang menilai Perda Syariat diskriminatif.

Kamis, 22/11/2018 13:10 0

Indonesia

Margarito Kamis Bantah Argumen PSI Soal Perda Agama

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis menegaskan sikap PSI yang menolak Perda agama tidak benar

Kamis, 22/11/2018 12:30 0

Indonesia

STIT Islamic Village Ajari Warga Sukabakti Bertanam Hidroponik

Ketua pelaksana Ali Imron mengungkapkan, selain untuk memperingati Hari Pohon Sedunia, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kamis, 22/11/2018 11:38 0

Close