Qatar Beri Tanggapan Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi

KIBLAT.NET, Doha – Menteri luar negeri Qatar mengatakan siapapun pelakunya harus bertanggung jawab atas pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi. Hal itu diungkapkan selama konferensi pers di Roma, Italia pada Kamis (22/11/2018).

“Siapa pun yang bertanggung jawab untuk Khashoggi harus bertanggung jawab, siapa pun dia,” kata Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani. “Kami harus menunggu penyelidikan disimpulkan.”

Arab Saudi sedang menghadapi krisis politik terburuk dalam beberapa dasawarsa atas pembunuhan Khashoggi di konsulat Riyadh di Istanbul awal bulan lalu, yang telah merusak kedudukan kerajaan dan menekan hubungannya dengan Barat.

Al-Thani juga mengatakan bahwa penolakan Arab Saudi dan sekutu Arabnya untuk mengakhiri boikot ekonomi dan politik selama 17 bulan terhadap Qatar adalah “kecerobohan” yang mempertaruhkan keamanan regional.

Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutus hubungan perdagangan dan transportasi dengan Qatar pada Juni 2017, menuduh negara itu mendukung terorisme dan Iran. Doha membantah tuduhan dan mengatakan boikot bertujuan untuk melanggar kedaulatannya.

“Kami masih melihat mereka (Saudi dan Emirat) melanjutkan dengan perilaku yang sama, terus tidak bersikap responsif terhadap setiap upaya masyarakat internasional untuk mengakhiri konflik,” katanya.

“Ada perselisihan antara AS dan Iran, itu menempatkan kita dalam situasi di mana kita melihat perselisihan antara sekutu terkuat kita dan tetangga kita, yang tidak nyaman.”

“Harus ada cara untuk menemukan jembatan untuk menengahi masalah ini jika Qatar dapat menyediakan jembatan ini, mengapa tidak?” ujarnya.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat