... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Margarito Kamis Bantah Argumen PSI Soal Perda Agama

Foto: Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis menegaskan sikap PSI yang menolak Perda agama tidak benar. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak serasi dengan kenyataan hukum yang berlaku di Indonesia saat ini.

“Saya menolak sikap mereka. Sebab menurut saya sikap itu tidak koheren dengan kenyataan hukum positif kita pada saat ini,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (22/11/2018).

Ia juga menegaskan bahwa banyak undang-undang atau peraturan yang berlaku saat ini yang menggunakan nama syariah. Misalnya, kata dia, Bank Syariah, Bank Muamalah, dan ada juga kompilkasi hukum Islam.

“Ada sejumlah lagi hal-hal yang bisa kita tunjuk sebagai hukum yang memiliki nilai Islam yang sudah berlaku di negara ini,” ulasnya.

Margarito juga menegaskan bahwa dalam ilmu hukum, hukum yang diterapkan dalam bentuk undang-undang/ Perda memiliki tujuan baik. Yaitu untuk memajukan peradaban manusia.

“Apapun namanya, hukum dirangsang untuk membuat orang-orang beradab. Supaya orang mengerti nilai kemanuisaan, supaya kita hebat hidup. Karena itu tidak ada alasan untuk menolak Perda ini,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Gedung Kedutaan AS yang Pindah di Yerusalem Bakal Diperluas

Walikota Yerusalem Nir Barkat menyetujui izin perluasan gedung kedutaan AS di kotanya. Perluasan bangunan mencapai sekitar 700 meter persegi.

Kamis, 22/11/2018 12:20 0

Timur Tengah

UEA Penjarakan Mahasiswa Inggris Karena Aksi Spionase

Pengadilan Uni Emirat Arab menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mahasiswa Inggris Matthew Hedges setelah didakwa sebagai mata-mata.

Kamis, 22/11/2018 10:09 0

Yaman

Krisis Yaman: Sekitar 85.000 Anak Meninggal Karena Kelaparan

Save the Children menemukan bahwa antara April 2015 dan Oktober 2018, sekitar 84.701 anak di bawah usia 5 tahun meninggal karena kasus kekurangan gizi akut yang parah atau kelaparan.

Kamis, 22/11/2018 09:19 0

Wilayah Lain

Pernyataan PM Australia Soal “Terorisme” Picu Aksi Boikot Pemimpin Muslim

Para pemimpin Muslim Australia menyatakan akan memboikot pertemuan dengan Perdana Menteri Scott Morrison. Pasalnya, Morrison telah mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung mereka.

Rabu, 21/11/2018 19:19 0

Video News

Kiblat Review: Bahaya Pemulangan Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET- Tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar, memasuki babak baru. Dengan adanya intimidasi, pengusiran dan...

Rabu, 21/11/2018 15:16 0

Suriah

Pasukan AS Bentrok dengan Warga Kota Shaddadi, Provinsi Hasakah

“Sebab utama pertempuran ini adalah kematian satu keluarga anggota suku akibat terkena artileri yang bersumber dari pangkalan AS di daerah tersebut,” jelas Hash, seperti dilansir Arabi21.com, Selasa.

Rabu, 21/11/2018 08:42 0

Amerika

Trump: AS Tetap Sekutu Kuat Arab Saudi

Padahal Trump sudah mengetahui bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi mungkin atas perintah Putra Mahkota Muhammad bin Salman

Rabu, 21/11/2018 06:42 0

Manhaj

Perampok Ini Berhijrah Hingga Menjadi Ulama

Demikianlah orang yang tenggelam dalam taubat dan hijrah untuk memperbaiki diri. Sebelumnya dalam kubangan dosa, menjadi perampok yang ditakuti, kemudian hijrah menjadi seorang ulama dan ahli ibadah.

Rabu, 21/11/2018 05:06 0

China

Otoritas China Ancam Siksa Muslim Uighur yang Haramkan Miras

Pemerintah kota Hami di wilayah Xinjiang menyatakan bahwa hal itu adalah pikiran ekstremisme, terorisme atau separatisme.

Selasa, 20/11/2018 16:00 0

Video Kajian

Ini Alasan Abu Jahal Enggan Mengucap Syahadat- Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Baru ini, banyak kalangan yang sensitif dengan kalimat tauhid atau kalimat syahadat. Jika menilik...

Selasa, 20/11/2018 11:43 0

Close