... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hoaks, Jubir Taliban Sebut Ulama Korban Serangan Kabul ‘Murtad’

Foto: Potret sekolah di bawah kekuasaan Taliban.

KIBLAT.NET, Kabul – Imarah Islam Afghanistan atau Taliban diterpa isu hoaks terkait serangan pada pertemuan Maulid Nabi di dalam hotel Uranoos di Kabul. Lewat akun Twitter palsu, jubir Taliban mengklaim serangan dan menyebut ulama yang ikut perayaan dengan “murtad”.

Menurut Taliban, pihak intelijen Kabul yang membuat akun dan pernyataan tersebut dengan cara mengambil screen shot halaman twitter dari juru bicara Imarah Islam, Zabihullah Mujahid kemudian mengeditnya.

“Kami menolak fabrikasi dan penipuan ini dan meminta media untuk menghindari berkolaborasi dengan plot intelijen musuh dan menahan diri dari menyebarkan hal itu,” kata Taliban.

“Frase dan kata-kata yang digunakan dalam gambar photoshopped bukan frase media Imarah Islam atau kata-kata yang digunakan oleh juru bicara kami.”

Kata yang dimaksud berbunyi “ulama murtad pemerintahan Kabul diserang”. Taliban mencatat bahwa para ulama terbunuh dalam serangan tidak terkait dengan pemerintahan Kabul, tetapi mereka adalah ulama Afghanistan biasa yang tinggal di Kabul, memiliki Imamah, mengajar pekerjaan, mengajar dan menginstruksikan orang-orang dalam hal-hal terkait Syariah dan telah mengadakan pertemuan dalam kapasitas pribadi.

Pernyataan jubir Taliban yang sudah diedit

“Frasa dan pernyataan Imarah Islam yang diterbitkan selama delapan belas tahun tidak pernah menggunakan kata ‘murtad’ untuk menggambarkan orang-orang yang terkait dengan pemerintahan Kabul,” jelas Taliban.

Taliban mengatakan bahwa gambar editan photoshop awalnya di-tweet dari akun yang dibuat pada hari yang sama dan hanya memiliki dua pengikut. “Beberapa orang menggunakan penipuan dan tipuan ini untuk mencoba dapat mendorong irisan antara bangsa dan Mujahidin dan merugikan pemikiran umum,” kata Taliban.

BACA JUGA  Al-Qaidah Rilis Video Pertegas Aliansi dengan Taliban

Taliban menyakini bahwa upaya-upaya seperti itu tidak akan dapat menyesatkan warga Afghanistan dan membangkitkan kecemasan mereka. Kelompok itu kemudian meminta agar media dapat memahami tidak larut untuk mengabarkan isu-isu semacam itu.

Sumber: Alemarah
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Hoaks, Jubir Taliban Sebut Ulama Korban Serangan Kabul ‘Murtad’”

  1. Edi Suprapto

    Itulah tipe media hoaks sesungguhnya yang memutar balik fakta, untuk kepentingan kelompoknya, Allahahatahu

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Karier Meroket Jenderal Andika Perkasa, Menantu Hendropriyono yang Kini Jadi KSAD

Karier Meroket Jenderal Andika Perkasa, Menantu Hendropriyono yang Kini Jadi KSAD

Kamis, 22/11/2018 15:58 0

Opini

Menakar Kelayakan Jokowi Dua Periode

Mari kita telaah apa yang telah dikerjakan Jokowi di pemerintahannya yang akan segera berakhir ini.

Kamis, 22/11/2018 14:29 1

Indonesia

Jokowi Lantik Andika Perkasa Jadi KSAD

Jokowi Lantik Andika Perkasa Jadi KSAD

Kamis, 22/11/2018 14:14 0

Indonesia

Margarito Kamis: Mana Perda Syariat yang Diskriminatif?

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis mempertanyakan pernyataan ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie yang menilai Perda Syariat diskriminatif.

Kamis, 22/11/2018 13:10 0

Indonesia

Margarito Kamis Bantah Argumen PSI Soal Perda Agama

Pakar hukum tata negara, Margarito Kamis menegaskan sikap PSI yang menolak Perda agama tidak benar

Kamis, 22/11/2018 12:30 0

Indonesia

STIT Islamic Village Ajari Warga Sukabakti Bertanam Hidroponik

Ketua pelaksana Ali Imron mengungkapkan, selain untuk memperingati Hari Pohon Sedunia, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kamis, 22/11/2018 11:38 0

Indonesia

Tetangga: Polisi Bawa Golok dan Bantal dengan Bercak Darah dari Kontrakan MN

Garis polisi terpasang di pintu sebuah kontrakan di Jalan Swadaya, Kampung Bubulak, Bojong Kulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Di tempat itulah MN diduga menghabisi nyawa Abdullah Fithri Setiawan atau Dufi.

Rabu, 21/11/2018 21:27 0

Indonesia

Praperadilan Kasus Sukmawati Ditolak, HRS: Umat Islam Dirugikan

"Ini jadi senjata baru untuk musuh Islam dan penistaan agama, bermain di penyelidikan. Penghentian kasus yang merugikan umat Islam selalu di penyelidikan," imbuhnya.

Rabu, 21/11/2018 18:54 0

Indonesia

Taliban Mengutuk Keras Serangan Bom pada Acara Maulid Nabi di Kabul

Taliban Mengutuk Keras Serangan Bom pada Acara Maulid Nabi di Kabul

Rabu, 21/11/2018 15:19 0

Video News

Kiblat Review: Bahaya Pemulangan Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET- Tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar, memasuki babak baru. Dengan adanya intimidasi, pengusiran dan...

Rabu, 21/11/2018 15:16 0

Close