... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Praperadilan Kasus Sukmawati Ditolak, HRS: Umat Islam Dirugikan

Foto: Advokat Heterogen Robohkan Rasis (HRS), Aziz Yanuar.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membatalkan gugatan SP3 dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri. Advokat Heterogen Robohkan Rasis (HRS), mengatakan preseden ini menjadi celah bagi orang-orang untuk melakukan penistaan agama, terkhusus Islam.

“Nantinya umat Islam akan dimainkan di penyidikan. Ketika ada orang yang kontra umat Islam, maka proses hukumnya sangat lambat dan SP3-nya dikeluarkan pada tahap penyelidikan,” ungkap Aziz usai menghadiri sidang putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).

“Ini jadi senjata baru untuk musuh Islam dan penistaan agama, bermain di penyelidikan. Penghentian kasus yang merugikan umat Islam selalu di penyelidikan,” imbuhnya.

Hakim berdalih gugatan SP3 kasus Sukmawati yang diajukan pemohon bukan wewenang pengadilan praperadilan. Karena SP3 yang dikeluarkan kepolisian adalah SP3 dalam penyelidikan, sedangkan wewenang praperadilan mengadili SP3 penyidikan.

Hal ini berdasarkan pasal 1 angka 10 KUHAP, yakni Praperadilan berwenang untuk memeriksa dan memutus sah atau tidaknya suatu penangkapan dan atau penahanan, sah atau tidaknya penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan, dan permintaan ganti kerugian atau rehabilitasi oleh tersangka atau keluarganya atau pihak lain atas kuasanya yang perkaranya tidak diajukan ke pengadilan.

Advokat HRS lain, Mahmud Alika menyatakan akan mengajukan Judicial Review terhadap pasal tersebut. “Pasal inilah yang menyebabkan gugatan kami ditolak, dengan alasan SP3 pada tahap penyelidikan bukan wewenang praperadilan,” katanya.

BACA JUGA  Bos PT Indaco Hanya Divonis 8 Bulan, DSKS Minta Kejari Surakarta Ajukan Kasasi

Sementara itu Azam Khan, selaku pelapor praperadilan, menilai bahwa putusan hakim mencederai keadilan masyarakat, karena perbuatan Sukmawati sudah menghebohkan publik dan melukai hati umat Islam.

“Ini jika dibiarkan akan terus berlanjut dan orang tidak akan takut-takut lagi menghina agama,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: Bahaya Pemulangan Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET- Tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar, memasuki babak baru. Dengan adanya intimidasi, pengusiran dan...

Rabu, 21/11/2018 15:16 0

Suriah

Pasukan AS Bentrok dengan Warga Kota Shaddadi, Provinsi Hasakah

“Sebab utama pertempuran ini adalah kematian satu keluarga anggota suku akibat terkena artileri yang bersumber dari pangkalan AS di daerah tersebut,” jelas Hash, seperti dilansir Arabi21.com, Selasa.

Rabu, 21/11/2018 08:42 0

Amerika

Trump: AS Tetap Sekutu Kuat Arab Saudi

Padahal Trump sudah mengetahui bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi mungkin atas perintah Putra Mahkota Muhammad bin Salman

Rabu, 21/11/2018 06:42 0

Manhaj

Perampok Ini Berhijrah Hingga Menjadi Ulama

Demikianlah orang yang tenggelam dalam taubat dan hijrah untuk memperbaiki diri. Sebelumnya dalam kubangan dosa, menjadi perampok yang ditakuti, kemudian hijrah menjadi seorang ulama dan ahli ibadah.

Rabu, 21/11/2018 05:06 0

China

Otoritas China Ancam Siksa Muslim Uighur yang Haramkan Miras

Pemerintah kota Hami di wilayah Xinjiang menyatakan bahwa hal itu adalah pikiran ekstremisme, terorisme atau separatisme.

Selasa, 20/11/2018 16:00 0

Video Kajian

Ini Alasan Abu Jahal Enggan Mengucap Syahadat- Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Baru ini, banyak kalangan yang sensitif dengan kalimat tauhid atau kalimat syahadat. Jika menilik...

Selasa, 20/11/2018 11:43 0

Suriah

Rusia Uji Coba Jet “Siluman” SU-57 di Suriah

Karena kemampuannya untuk bersembunyi, pesawat tempur yang diproduksi oleh perusahaan Rusia Sukhoi itu dinamakan pesawat siluman.

Selasa, 20/11/2018 09:06 0

Pakistan

Amir Jamaah Tabligh Pakistan Meninggal

Haji Abdul Wahab meninggal pada Ahad di usia 96 tahun.

Selasa, 20/11/2018 08:00 0

Yaman

Syiah Hutsi Hentikan Serangan Roket dan Drone ke Saudi dan UEA

“Setelah kami berkomunikasi dengan delegasi internasional dan ia meminta serangan roket dan drone dihentikan, maka kami umumkan proposal seruan kepada pihak resmi (Houtsi) di Yaman untuk menghentikan penembakan roket dan drone terhadap negara-negara agresor AS, Saudi, UEA dan sekutunya di Yaman,” kata Mohammed Ali Al-Houthi, kepala Revolusioner Komite Agung kelompok Hutsi.

Selasa, 20/11/2018 07:00 0

Afghanistan

Taliban Kembali Gelar Perundingan Awal dengan AS

"Kami ingin meyakinkan Mujahidin dan negara Muslim bahwa perwakilan Imarah Islam tidak akan pernah menerima apapun yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam," tegas Mujahid.

Selasa, 20/11/2018 06:00 0

Close