... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pernyataan PM Australia Soal “Terorisme” Picu Aksi Boikot Pemimpin Muslim

Foto: Perdana Menteri Australia Scott Morrison

KIBLAT.NET, Canberra – Para pemimpin Muslim Australia menyatakan akan memboikot pertemuan dengan Perdana Menteri Scott Morrison. Pasalnya, Morrison telah mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung mereka.

Morrison menyebut para pemimpin komunitas Muslim bertanggung jawab khusus untuk melawan “ideologi radikal Islam yang berbahaya”, pasca serangan pisau di Melbourne awal bulan ini yang menewaskan dua orang.

“Mereka harus proaktif, mereka harus waspada dan mereka harus terpanggil akan hal ini,” kata Morrison, seraya menambahkan bahwa dia akan mengadakan pertemuan meja bundar dengan para pemimpin Muslim minggu ini untuk membahas masalah tersebut.

Mufti Besar Australia Ibrahim Abu Mohamed dan sekelompok tokoh Muslim senior lainnya menolak undangan itu dalam sebuah surat terbuka kepada Morrison, Rabu (21/11/2018).

Mereka “sangat prihatin dan kecewa” dengan komentar Morrison dan menteri lainnya “yang menyimpulkan bahwa masyarakat secara kolektif bersalah atas tindakan kriminal individu dan harus berbuat lebih banyak untuk mencegah tindakan kekerasan seperti itu”.

“Pernyataan-pernyataan ini tidak mencapai apa pun untuk mengatasi masalah mendasar, tetapi lebih pada mengasingkan segmen besar komunitas Muslim,” kata mereka dalam surat itu, yang diterbitkan oleh media Australia.

Dalam serangan 9 November di Melbourne, seorang pria kelahiran Somalia yang menurut polisi diilhami oleh apa yang disebut Negara Islam. Dia menikam dan membunuh satu orang dan melukai dua lainnya sebelum ditembak mati oleh polisi. Pekan ini polisi menangkap tiga pria lagi di Melbourne karena diduga merencanakan serangan lain di kota.

BACA JUGA  Setelah Menunggu 180 Tahun, Muslim di Athena Akhirnya Punya Masjid Legal

Kasus-kasus “terorisme” telah memicu seruan dari beberapa konservatif untuk mempertegas undang-undang imigrasi Australia yang sudah ketat. Hal ini meningkatkan kekhawatiran di kalangan komunitas Muslim.

Dalam surat para pemimpin Muslim, yang memimpin kelompok-kelompok masyarakat di beberapa negara bagian Australia, disebutkan bahwa mereka akan menghadiri pertemuan dengan Morrison hanya jika “pandangan dan keprihatinan mereka dihormati”.

Sumber: Daily Mail
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Praperadilan Kasus Sukmawati Ditolak, HRS: Umat Islam Dirugikan

"Ini jadi senjata baru untuk musuh Islam dan penistaan agama, bermain di penyelidikan. Penghentian kasus yang merugikan umat Islam selalu di penyelidikan," imbuhnya.

Rabu, 21/11/2018 18:54 0

Indonesia

Taliban Mengutuk Keras Serangan Bom pada Acara Maulid Nabi di Kabul

Taliban Mengutuk Keras Serangan Bom pada Acara Maulid Nabi di Kabul

Rabu, 21/11/2018 15:19 0

Video News

Kiblat Review: Bahaya Pemulangan Pengungsi Rohingya

KIBLAT.NET- Tragedi pembantaian etnis Rohingya di Myanmar, memasuki babak baru. Dengan adanya intimidasi, pengusiran dan...

Rabu, 21/11/2018 15:16 0

Indonesia

Idrus Ramli: Kebijakan Pemimpin Harus Sesuai Kepentingan Umat

Tugas seorang pemimpin adalah memiliki kebijakan yang sesuai dengan kepentingan rakyat bukan kepentingan pemimpin.

Rabu, 21/11/2018 14:55 0

Indonesia

Praperadilan SP3 Ditolak, Kasus Sukmawati Tak Lanjut

Pengajuan praperadilan SP3 dugaan penistaan agama oleh Sukmawati Soekarnoputri ditolak. Hal ini diputuskan oleh hakim tunggal Dedy Hermawan.

Rabu, 21/11/2018 13:25 2

Indonesia

Ke Mana Arah Dukungan Politik MIUMI?

MIUMI terdiri dari berbagai kalangan ulama. Perjuangan ulama saat ini adalah menyiapkan tunas-tunas untuk lahirnya kader ulama.

Rabu, 21/11/2018 12:39 0

Indonesia

Advokat HRS Berharap Hakim Batalkan SP3 Sukmawati

Aziz meminta kepolisian untuk menaati putusan pengadilan jika gugatannya diterima. "Kami meminta kepolisian untuk mematuhi putusan ini jika nantinya hakim menerima gugatan kami dan membatalkan SP3 itu."

Rabu, 21/11/2018 11:00 0

Indonesia

MUI Pusat: Indonesia Jadi Incaran Kelompok Misionaris

"Mereka canangkan untuk Indonesia. Bagaimana Indonesia juga bisa presidennya Kristen," kata Abu Deedat.

Rabu, 21/11/2018 10:21 0

Manhaj

Perampok Ini Berhijrah Hingga Menjadi Ulama

Demikianlah orang yang tenggelam dalam taubat dan hijrah untuk memperbaiki diri. Sebelumnya dalam kubangan dosa, menjadi perampok yang ditakuti, kemudian hijrah menjadi seorang ulama dan ahli ibadah.

Rabu, 21/11/2018 05:06 0

Indonesia

Dua Syarat Ulama Boleh Berpolitik

Dua Syarat Ulama Boleh Berpolitik

Selasa, 20/11/2018 21:34 0

Close