... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI Pusat: Indonesia Jadi Incaran Kelompok Misionaris

Foto: Abu Deedat

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komite Dakwah Khusus Majelis Ulama Indonesia (KDK-MUI) Pusat, Abu Deedat mengatakan bahwa Indonesia sedang menjadi incaran kelompok misionaris. Dalam pemaparannya, Abu Deedat mengutip sebuah tulisan yang menyatakan bahwa Afrika dan Asia menjadi benua yang menjadi target kristenisasi.

“Ini adalah negara-negara yang harus dikristenkan karena dua pertiga penduduk dunia ada di sini yaitu Afrika dan Asia,” papar Abu Deedat dalam seminar nasional KDK-MUI di gedung MUI pada Senin (19/11/2018).

Kini 50% wilayah Afrika, lanjut dia, sudah berhasil dikristenkan oleh para penginjil. Namun Abu Deedat menjelaskan, para misionaris tersebut masih kesusahan untuk menyebarkan dakwah di Afrika bagian utara.

“Nah, tinggal Asia. Afrika yang susah masih Afrika utara yang dekat ke timur tengah. Jadi di sini termasuk bagaimana untuk menggambarkan Nigeria sebagai negara yang mayoritasnya muslim tapi sempat presidennya Kristen. Nah itu juga mereka canangkan untuk Indonesia. Bagaimana Indonesia juga bisa presidennya Kristen,” lanjutnya.

Abu Deedat pun mengakui bahwa seruan oleh kelompok missionaris mengalami keberhasilan di beberapa wilayah. Dia juga menyebut, kini ada 12 wilayah di Indonesia yang telah dinyatakan berpenduduk mayoritas Kristen.

“Sementara kita ini dakwahnya masih di internal kita, mereka sudah mulai mulai masuk ke negeri muslim. Yang dilakukan oleh kelompok evangelis itu memang mengalami keberhasilan di beberapa wilayah,” ujar Abu Deedat.

BACA JUGA  Siap Tunaikan Janji Kampanye, Anies Baswedan: Saya Akan Jawab Kata-kata dengan Karya

“Ada 12 wilayah yang sudah dianggap sebagai wilayah dengan mayoritas Kristen. Jadi pelan-pelan dan secara bertahap mereka berusaha menguasai Indonesia ini,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pasukan AS Bentrok dengan Warga Kota Shaddadi, Provinsi Hasakah

“Sebab utama pertempuran ini adalah kematian satu keluarga anggota suku akibat terkena artileri yang bersumber dari pangkalan AS di daerah tersebut,” jelas Hash, seperti dilansir Arabi21.com, Selasa.

Rabu, 21/11/2018 08:42 0

Amerika

Trump: AS Tetap Sekutu Kuat Arab Saudi

Padahal Trump sudah mengetahui bahwa pembunuhan Jamal Khashoggi mungkin atas perintah Putra Mahkota Muhammad bin Salman

Rabu, 21/11/2018 06:42 0

Manhaj

Perampok Ini Berhijrah Hingga Menjadi Ulama

Demikianlah orang yang tenggelam dalam taubat dan hijrah untuk memperbaiki diri. Sebelumnya dalam kubangan dosa, menjadi perampok yang ditakuti, kemudian hijrah menjadi seorang ulama dan ahli ibadah.

Rabu, 21/11/2018 05:06 0

China

Otoritas China Ancam Siksa Muslim Uighur yang Haramkan Miras

Pemerintah kota Hami di wilayah Xinjiang menyatakan bahwa hal itu adalah pikiran ekstremisme, terorisme atau separatisme.

Selasa, 20/11/2018 16:00 0

Video Kajian

Ini Alasan Abu Jahal Enggan Mengucap Syahadat- Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Baru ini, banyak kalangan yang sensitif dengan kalimat tauhid atau kalimat syahadat. Jika menilik...

Selasa, 20/11/2018 11:43 0

Suriah

Rusia Uji Coba Jet “Siluman” SU-57 di Suriah

Karena kemampuannya untuk bersembunyi, pesawat tempur yang diproduksi oleh perusahaan Rusia Sukhoi itu dinamakan pesawat siluman.

Selasa, 20/11/2018 09:06 0

Pakistan

Amir Jamaah Tabligh Pakistan Meninggal

Haji Abdul Wahab meninggal pada Ahad di usia 96 tahun.

Selasa, 20/11/2018 08:00 0

Yaman

Syiah Hutsi Hentikan Serangan Roket dan Drone ke Saudi dan UEA

“Setelah kami berkomunikasi dengan delegasi internasional dan ia meminta serangan roket dan drone dihentikan, maka kami umumkan proposal seruan kepada pihak resmi (Houtsi) di Yaman untuk menghentikan penembakan roket dan drone terhadap negara-negara agresor AS, Saudi, UEA dan sekutunya di Yaman,” kata Mohammed Ali Al-Houthi, kepala Revolusioner Komite Agung kelompok Hutsi.

Selasa, 20/11/2018 07:00 0

Afghanistan

Taliban Kembali Gelar Perundingan Awal dengan AS

"Kami ingin meyakinkan Mujahidin dan negara Muslim bahwa perwakilan Imarah Islam tidak akan pernah menerima apapun yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam," tegas Mujahid.

Selasa, 20/11/2018 06:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kunci Kesuksesan Itu Bernama Sabar

Allah ta’ala akan membuka berbagai jalan kemudahan serta mendatangkan kemenangan bagi mereka yang bersabar.

Senin, 19/11/2018 19:50 0

Close