... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Otoritas China Ancam Siksa Muslim Uighur yang Haramkan Miras

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Xinjiang – Muslim di China yang menganggap keharaman minuman keras diminta menyerahkan diri jika tidak ingin menghadapi pemenjaraan dan penyiksaan yang keras.

Pemerintah kota Hami di wilayah Xinjiang menyatakan bahwa hal itu adalah pikiran ekstremisme, terorisme atau separatisme. Mereka diimbau agar mereka menyerahkan diri dalam 30 hari ke depan, jika ingin mendapat penanganan yang lunak.

Selain itu, muslim China yang ingin menjalani hidup mereka sesuai ajaran Al-Quran atau menghindari tarian di pesta pernikahan dan merokok juga dianggap memiliki perilaku bermasalah.

“Semua individu yang terlibat dalam kejahatan teroris dan diracuni oleh ‘tiga kekuatan jahat’ didesak untuk menyerahkan diri mereka kepada organ peradilan dalam waktu 30 hari dan untuk mengaku dan menyerahkan fakta-fakta kejahatan Anda,” kata pemberitahuan itu, seperti dikutip Independent.co.uk.

Selama beberapa dekade, China berusaha untuk membasmi Islam demi mempertahankan pengaruhnya di Xinjiang, di mana hampir setengah dari 24 juta penduduknya berasal dari suku Uighur atau minoritas Muslim lainnya.

Pihak berwenang mengklaim wilayah itu berada di bawah ancaman serius oleh serangan ekstrimis Islam yang bertujuan untuk membangkitkan ketegangan antara etnis Han Cina dan penduduk Muslim.

Pada bulan Agustus, panel hak asasi manusia PBB mengatakan telah menerima banyak laporan yang dapat dipercaya bahwa satu juta atau lebih orang Uighur dan minoritas lainnya ditahan dalam kamp konsentrasi yang dirahasiakan.

BACA JUGA  Masjid-masjid Besar Uighur yang Dihancurkan Otoritas Cina Sejak 2016

Selain penahanan massal, kelompok-kelompok hak asasi manusia juga mengatakan bahwa pemerintah China telah secara signifikan meningkatkan pembatasan terhadap kegiatan keagamaan sehari-hari di wilayah tersebut.

Bulan lalu, ibukota wilayah Urumqi meluncurkan kampanye yang menargetkan produk halal, seperti makanan dan pasta gigi, yang diproduksi sesuai dengan hukum Islam, untuk mencegah apa yang dilihatnya sebagai serbuan Islam ke dalam kehidupan sekuler.

Laporan juga beredar pihak berwenang mengumpulkan data biometrik dan sampel suara dari warga Uighur ketika mereka mengajukan permohonan untuk kartu identitas atau paspor.

Sumber: Independent
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Soal Pembunuhan Dufi, Komisi III DPR: Jika Direncanakan Pelaku Bisa Dihukum Mati

Kematian salah satu pekerja media bernama Abdullah Fithri Setiawan atau akrab disapa Dufi mengundang keprihatinan sejumlah  kalangan termasuk Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil.

Selasa, 20/11/2018 13:13 0

Indonesia

Wasekjen PKS Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Dufi

Wasekjen PKS Minta Polisi Ungkap Tuntas Kasus Pembunuhan Dufi

Selasa, 20/11/2018 13:02 0

Video Kajian

Ini Alasan Abu Jahal Enggan Mengucap Syahadat- Ust. Muhajirin Ibrahim, Lc.

KIBLAT.NET- Baru ini, banyak kalangan yang sensitif dengan kalimat tauhid atau kalimat syahadat. Jika menilik...

Selasa, 20/11/2018 11:43 0

Indonesia

Sekjen MUI: Politisi Sekuler yang Larang Bawa Agama ke UU

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengatakan bahwa peraturan perundang-undangan di Indonesia tidak boleh bertentangan dengan agama. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nilai agama harus dimasukkan dalam peraturan daerah.

Selasa, 20/11/2018 11:09 0

Indonesia

Indonesia Dinilai Rawan Konflik Jika Umat Islam Tidak Mayoritas 

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat, Buya Anwar Abbas memberi perhatian pada isu pemurtadan di Indonesia, Menurutnya, jika persentase umat Islam terus menurun, akan terjadi konflik. 

Selasa, 20/11/2018 09:47 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kunci Kesuksesan Itu Bernama Sabar

Allah ta’ala akan membuka berbagai jalan kemudahan serta mendatangkan kemenangan bagi mereka yang bersabar.

Senin, 19/11/2018 19:50 0

Indonesia

Cegah Pemurtadan dengan Maksimalkan Koordinasi Lembaga Filantropi

Komisi Dakwah Khusus MUI Akan Maksimalkan Koordinasi Lembaga Filantropi

Senin, 19/11/2018 19:28 0

Artikel

Rahasia Nama Bulan-bulan dalam Islam: Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulud adalah nama bulan yang ada dalam kalender jawa Islam yang menempati urutan ketiga, atau nama bulan ini dalam kalender Islam disebut dengan Rabiul Awal. Sedangkan tahun gajah adalah tahun yang tidak bisa dilepaskan dengan peristiwa pasukan abrahah berkendaraan gajah dan ingin menghancukan Ka’bah.

Senin, 19/11/2018 18:46 0

Indonesia

Jadi Korban Pembunuhan, Dufi Dikenal Rajin Beribadah

Jadi Korban Pembunuhan, Dufi Dikenal Rajin Beribadah

Senin, 19/11/2018 18:06 0

Indonesia

Muhammadiyah: Jangan Paradoks, Suarakan Ukhuwah Tapi Bersikap Menang Sendiri

Jangan sampai terjadi paradoks, di ruang publik menyuarakan ukhuwah dan gotong royong, tetapi dalam praktik menampilkan sikap menang sendiri

Senin, 19/11/2018 17:41 0

Close