... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Indonesia Dinilai Rawan Konflik Jika Umat Islam Tidak Mayoritas 

Foto: Massa umat Islam berdemo menuntut keadilan di Monas.

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Pusat, Buya Anwar Abbas memberi perhatian pada isu pemurtadan di Indonesia, Menurutnya, jika persentase umat Islam terus menurun, akan terjadi konflik.

“Jika umat Kristen makin banyak, akan jelas terjadi konflik. Seperti di Anggola, jelas akan terjadi gesekan. Jika dulu 95% mayoritas Islam, tidak akan ada konflik, jika sama-sama kuat, maka akan terjadi konflik,” ungkapnya usai mengisi Seminar Nasional Pengungkapan Fakta “Upaya Pemurtadan Pasca Bencana dan Solusinya”, di Gedung MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (19/’11/2018).

Salah satu petinggi Muhammadiyah ini pun mengibaratkan kondisi itu dengan pertandingan tinju. Tidak ada petinju kelas bulu berani melawan Mike Tyson (petinju kelas berat). Tetapi jika sama-sama petinju kelas berat, maka akan terjadi pertempuran.

“Bagi saya, negeri ini bisa remuk jika persentase umat (Islam) itu tidak mayoritas atau tidak signifikan mayoritasnya. Bisa bahaya sekali,” ujarnya.

Namun, ia melihat sekarang ini di Indonesia masih relatif aman. Masalah mayoritas-minoritas, menurutnya sangat penting karena akan berdampak pada Indonesia itu sendiri.

“Konteksnya adalah persatuan, bagaimana menjaga keutuhan negeri ini. Dulu, sebelum Indonesia merdeka, mereka mengancam akan memisahkan diri dari Indonesia jika tujuh kata di Piagam Jakarta tidak dihapuskan. Negeri ini jangan diseret ancam-mengancam,” ujarnya.

Buya Abbas pun melihat, sekarang ini sudah ada tanda-tanda umat Islam tidak mayoritas. Ia menyebutkan, di beberapa lembaga survei, umat Kristiani mengaku lebih besar persentasenya dari 23%, sementara persentase umat Islam juga menurun.

BACA JUGA  BJ Habibie, Profil Muslim Jenius yang Dikhianati

Ketika didirikannya Republik Indonesia ini, jelas dia, persentase umat Islam ada 99%. Dan sekarang persentase umat Kristiani mencapai 23%. Belum umat lainnya, maka setidaknya persentase umat Islam sekarang ada 77%.

“Untuk menanggulangi ini, umat Islam harus melindungi umatnya. Agar umat ini tidak berkurang. Karena jumlah manusia itu bertambah terus, minimal secara proporsional ini terus seimbang,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Rusia Uji Coba Jet “Siluman” SU-57 di Suriah

Karena kemampuannya untuk bersembunyi, pesawat tempur yang diproduksi oleh perusahaan Rusia Sukhoi itu dinamakan pesawat siluman.

Selasa, 20/11/2018 09:06 0

Pakistan

Amir Jamaah Tabligh Pakistan Meninggal

Haji Abdul Wahab meninggal pada Ahad di usia 96 tahun.

Selasa, 20/11/2018 08:00 0

Yaman

Syiah Hutsi Hentikan Serangan Roket dan Drone ke Saudi dan UEA

“Setelah kami berkomunikasi dengan delegasi internasional dan ia meminta serangan roket dan drone dihentikan, maka kami umumkan proposal seruan kepada pihak resmi (Houtsi) di Yaman untuk menghentikan penembakan roket dan drone terhadap negara-negara agresor AS, Saudi, UEA dan sekutunya di Yaman,” kata Mohammed Ali Al-Houthi, kepala Revolusioner Komite Agung kelompok Hutsi.

Selasa, 20/11/2018 07:00 0

Afghanistan

Taliban Kembali Gelar Perundingan Awal dengan AS

"Kami ingin meyakinkan Mujahidin dan negara Muslim bahwa perwakilan Imarah Islam tidak akan pernah menerima apapun yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip Islam," tegas Mujahid.

Selasa, 20/11/2018 06:00 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kunci Kesuksesan Itu Bernama Sabar

Allah ta’ala akan membuka berbagai jalan kemudahan serta mendatangkan kemenangan bagi mereka yang bersabar.

Senin, 19/11/2018 19:50 0

Artikel

Rahasia Nama Bulan-bulan dalam Islam: Refleksi Maulid Nabi Muhammad SAW

Maulud adalah nama bulan yang ada dalam kalender jawa Islam yang menempati urutan ketiga, atau nama bulan ini dalam kalender Islam disebut dengan Rabiul Awal. Sedangkan tahun gajah adalah tahun yang tidak bisa dilepaskan dengan peristiwa pasukan abrahah berkendaraan gajah dan ingin menghancukan Ka’bah.

Senin, 19/11/2018 18:46 0

Video News

Zoom In: Inilah 5 Penemu Muslim yang Terlupakan!

Nomor empat benar-benar terlupakan.

Senin, 19/11/2018 13:02 0

News

Puncak Milad ke-106, Haedar Nasir Serukan Taawun dan Cegah Konspirasi Dosa

Puncak Milad ke-106, Haedar Nasir Serukan Taawun dan Cegah Konspirasi Dosa

Senin, 19/11/2018 12:36 0

Afrika

Stasiun Radio Al-Shabaab Somalia Hancur Terkena Serangan Udara

Serangan itu diyakini diluncurkan oleh jet tempur amerika serikat

Senin, 19/11/2018 11:34 0

Suriah

Konflik Internal Faksi Oposisi Dukungan Turki di Afrin Sebabkan 25 Tewas

Faksi-faksi yang mayoritas dukungan Turki menyerang kelompok Tajammuk Syuhada Al-Syarqiyah (TSS) sehingga menyebabkan 25 korban dari kedua belah pihak.

Senin, 19/11/2018 09:13 0

Close