... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Stasiun Radio Al-Shabaab Somalia Hancur Terkena Serangan Udara

Foto: Drone Amerika Serikat

KIBLAT.NET, Juba – Sebuah serangan udara yang diyakini dari pesawat Amerika Serikat menghancurkan stasiun radio Al-Andalus, yang dikelola Organisasi Al-Shabaab Somalia. Stasiun radio itu berada di kota Jilib, provinsi Juba, Somalia selatan.

Kantor berita Somalia, Suna, melaporkan pada Ahad (18/11) bahwa sumber keamanan menyebutkan Jilib menyaksikan serangkaian serangan udara pada Sabtu malam. Serangkaian gempuran menargetkan lokasi-lokasi pejuang Al-Shabaab.

Sumber itu menambahkan bahwa kantor radio “Andalus” termasuk salah satu dari lokasi yang ditarget. Gedung pusat penyiaran hancur dan orang-orang yang ada di dalamnya tewas. Namun sumber itu tidak menyebutkan jumlah dan nama-nama korban.

Stasiun radio “Andalus” adalah salah satu stasiun media yang paling terkenal milik Al-Shabaab. Media ini setiap hari mengabarkan berita-berita dan informasi operasi para pejuang Al-Shabaab.

Serangan pada Sabtu malam itu terjadi di kota Jilib dan Sacco di provinsi Juba. Kedua kota itu di bawah kendali Al-Shabaab.

Sebelumnya, kota ini menyaksikan pertempuran antara pejuang Al-Shabaab dan mantan Al-Shabaab yang berbaiat ke Daulah Islamiyah (ISIS). Pertempuran itu terjadi di gunung-gunung di timur kota.

Di sisi lain, Al-Shabaab terus meluncurkan operasi militer menargetkan pemerintah dan pasukan pendukungnya. Gerakan tersebut pada Ahad mengaku bertanggung jawab atas serangan menargetkan konvoi militer Pasukan Uni Afrika (AMISOM) di Mogadishu. Satu tentara tewas dalam serangan dengan ranjau jalan itu.

BACA JUGA  Balas Kekalahan, Militer Mali Gelar Kampanye Targetkan Jihadis

Al-Shabaab tersingkir dari ibukota Mogadishu pada 2011 menyusul operasi militer AMISOM yang didukung Eropa dan Barat. Meski tak mengontrol ibukota, gerakan itu masih kuat mengontrol di kota-kota lain.

Media-media Barat menggambarkan, Al-Shabaab berupaya menerapkan Syariat Islam yang ketat di Somalia. Hal itu menjadi alasan Barat ikut campur dalam urusan Somalia.

Sumber: Al-Arabiya
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Guru Besar UIN Antasari: Buta Huruf Bukan Tidak Bisa Membaca dan Menulis

"Karena itu harus terus menumbuhkan kapasitas diri dengan menjadi manusia pembelajar. Seorang guru atau dosen yang tak mau belajar lebih baik berhenti mengajar. Kita harus beradaptasi dengan perubahan," kata Mujiburrahman.

Ahad, 18/11/2018 15:42 0

Indonesia

Usai Dilanda Gempa, Kabupaten Sigi Diterjang Banjir Bandang

Relawan One Care langsung turun ke lokasi, membantu evakuasi warga.

Ahad, 18/11/2018 14:41 0

Indonesia

Apel Milad Muhammadiyah ke-106 Usung Semangat Perjuangan KH. Ahmad Dahlan

Yatimun, selaku ketua panitia mengatakan, apel tersebut dijadikan sebagai semangat warga Muhammadiyah untuk menyambut 109 tahun berdirinya ormas Muhammadiyah.

Ahad, 18/11/2018 11:00 1

Indonesia

Soal Perda Agama, PBNU Tak Sepakat dengan PSI

Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siradj tidak sependapat dengan pernyataan Ketua Umum PSI Grace Natalie yang menolak adanya Perda Agama.

Ahad, 18/11/2018 10:30 0

Indonesia

Ditanya Soal Reuni 212, Ketum PBNU: Boleh-boleh Saja

Reuni 212 akan kembali digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Acara massal ini digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Ahad, 18/11/2018 10:25 2

Indonesia

Polri Sebut Kampus IPB Jadi Tempat Lahir HTI

Ini semua sebagai bentuk akumulasi masuknya paham radikal yang tentunya kita ketahui, pusatnya itu ada di Kampus IPB sebagai rumah lahirnya HTI di kalangan akademis pada 1982,” tuturnya.

Ahad, 18/11/2018 10:01 0

Manhaj

Agar Hijrahmu Tidak Hanya Sekedar Tren

Kapan hijrah itu dikatakan berhasil? Tentunya ketika istiqomah hingga akhir hayat, namun hijrah itu memiliki indikator keberhasilan, apa saja indikatornya?

Sabtu, 17/11/2018 19:07 0

Manhaj

Jalan Berliku Hijrah Milenial

Hidayah menuntun seseorang menuju jalan hijrah. Ya, hijrah dari gelimang dosa dan maksiat menuju penghambaan dan ketaatan kepada Allah. Tetapi, jalan hijrah ini bukanlah jalan landai yang indah. Di dalamnya penuh tantangan-tantangan yang siap menghadang

Sabtu, 17/11/2018 17:12 0

Indonesia

Putusan MA dalam Kasus Baiq Nuril Dinilai Merusak Rasa Keadilan Masyarakat

Putusan MA dalam Kasus Baiq Nuril Dinilai Merusak Rasa Keadilan Masyarakat

Sabtu, 17/11/2018 15:19 0

Opini

Menjawab Orasi Politik Grace Natalie

Perda Syariah adalah perda yang bermuatan nilai-nilai Syariah, termasuk di dalamnya keadilan dan kesetaraan.

Sabtu, 17/11/2018 15:05 0

Close