Adian Husaini: Ulama Rusak Karena Cinta Harta dan Kedudukan

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSIST), Dr. Adian Husaini mengatakan bahwa ulama mempunyai peran penting dalam mempertahankan negara. Namun, ia mengungkapkan keprihatinan dengan kondisi saat ini.

Dalam Seminar Nasional Komite Dakwah Khusus MUI Pusat di Jakarta pada Senin (19/11/2018), Dr. Adian menyayangkan kondisi pertahanan umat Islam yang menurutnya sekarang ini tengah rapuh. Kerapuhan itu, menurutnya, telah dijelaskan oleh Imam Al-Ghazali dalam kitabnya.

“Di ujung bab Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dalam kitab Ihya’ Ulumudin, Al-Ghazali menulis rumus penting terkait jatuh bangunnya umat. “Rakyat rusak karena penguasa rusak, penguasa rusak karena ulama rusak, ulama rusak karena cinta harta dan kedudukan.”

“Jangan cuma pikirkan masalah kerusakan umara (pemimpin), pikirkan juga tentang kerusakan ulama. Karena rusaknya ulama akan berimbas ke bawah,” sambungnya.

Solusi masalah tersebut, menurut Dr. Adian, adalah dengan memberikan pendidikan serius kepada anak-anak muda. Dia juga mengaku sedih melihat lembaga pendidikan Islam yang tidak menghasilkan lulusan yang mempunyai daya juang untuk Islam.

“Saya sedih kalau ke Jakarta ini, mana sekolah-sekolah Islam dan pesantren-pesantren yang melahirkan pejuang? Padahal dalam Surat Luqman jelas sekali perintah tentang itu,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat