Polri Sebut Kampus IPB Jadi Tempat Lahir HTI

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Sosial Budaya Kabaintelkam Mabes Polri, Brigjen Merdisyam berbicara mengenai paham radikal yang berkembang di kampus. Ia mengatakan bahwa menurut Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) banyak kampus yang terpapar radikalisme.

“Data dari BNPT dalam survei bahwa hampir seluruh kampus negeri di Jawa dan Sulawesi terpapar radikal,” katanya dalam diskusi ‘Peran Ormas Islam dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)’, di Jakarta pada Sabtu (17/11/2018).

“Misalnya di UI, IPB, Unair, Universitas Brawijaya dan sebagainya,” sambungnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan data dari BIN yang melakukan survei di perguruan tinggi di 15 provinsi. Hasilnya banyak paham anti demokrasi dan tidak setuju dengan Pancasila.

“Dari beberapa perguruan tinggi, 39 persen anti demokrasi dan anti Pancasila, 23 persen setuju bentuk negara Islam. Ini semua sebagai bentuk akumulasi masuknya paham radikal yang tentunya kita ketahui, pusatnya itu ada di Kampus IPB sebagai rumah lahirnya HTI di kalangan akademis pada 1982,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat