Ditanya Soal Reuni 212, Ketum PBNU: Boleh-boleh Saja

KIBLAT.NET, Jakarta – Reuni 212 akan kembali digelar pada 2 Desember 2018 mendatang. Acara massal ini digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj menegaskan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan acara tersebut. Menurutnya, itu adalah hak warga negara.

“Sebatas dia mensyiarkan reuni, terserah bagi mereka. Boleh-boleh saja,” katanya kepada awak media di kantor LPOI, Jakarta Pusat pada Sabtu (17/11/2018).

Sementara itu, Ketua Panitia Reuni 212 jilid 2, Slamet Maarif menyebutkan bahwa persiapan untuk reuni sudah 80 persen. Saat ini, kata dia, sudah finishing.

“Maka kami harapkan tidak perlu berlebihan dalam menanggapi acara ini. Karena ini dalam rangka mensyukuri atas nikmat persatuan umat Islam pada 2 Desember 2016 lalu,” ucapnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat