... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kasus Tabrak Mati Iwan Andranacus Dinilai Penuhi Unsur Pasal Pembunuhan Berencana

Foto: Mobil Mercedez Benz AD 888 QQ milik Iwan Andranacus yang digunakan untuk menabrak Eko Prasetio

KIBLAT.NET, Solo – Pengamat Hukum, Muhammad Kalono menilai perbuatan bos pabrik cat Iwan Andranacus sudah memenuhi pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Kasus itu juga tak bisa diselesaikan dengan permintaan maaf.

Kasus tabrak lari yang dilakukan oleh Iwan Andranacus terjadi di timur Polresta Surakarta, Manahan di Jalan KS Tubun Manahan Solo pada Rabu (22/08/2018) silam. Eko Prasetyo yang menjadi korban meninggal dunia seketika akibat ditabrak mobil Mercy yang dikendarai pelaku.

Muhammad Kalono menilai sudah ada jeda antara korban dan pelaku, setelah sebelumnya diwarnai pengejaran pelaku terhadap korban. Selain itu, jalan yang menjadi tempat kejadian perkara hanya satu jalur.

“Di situ sudah jelas, dia sudah ada niat untuk membunuh, mobil dengan kecepatan sepeti itu,” kata Kalono kepada kiblat.net setelah menyimak persidangan Iwan Andranacus di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Kamis (15/11/18).

Dengan demikian, lanjut Kalono, Iwan harus dikenai pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup. “Bahwa kemudian nanti hakim memberikan pasal 338 ya kita tunggu aja, tapi peristiwa dan tragedi perencanaan pembunuhan itu sudah jelas,” imbuhnya.

Terkait pernyataan maaf yang dilontarkan Suharto, ayah korban, Kalono berpendapat bahwa hukum harus tetap berjalan. Dia mengingatkan kasus Iwan Andranacus merupakan delik umum bukan delik aduan.

“Karena hukum itu alat rekayasa sosial agar menjadi lebih baik. Karena seperti ini, orang yang dirugikan kemudian dikasih uang kemudian selesai ini berbahaya dan tidak mendidik bagi masyrakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Hari Anti Penyiksaan, Komnas HAM Soroti Perlakuan Kejam di Tahanan Indonesia

Jika pemberian sumbangan oleh pelaku yang diikuti dengan kata maaf pihak keluarga menghentikan proses hukum, Kalono menilai hal itu uang dapat membeli nyawa begitu saja. Perkara hukum tersebut harus tetap berjalan agar ke depan kejadian tersebut tidak lagi terjadi.

“Ini kan luar biasa sekali, maka ini harus dihukum seberat beratnya, tidak bisa hanya meminta maaf seperti itu,” tandasnya.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Profil

Maulana Samiul Haq, The Father Of Taliban

"Beri mereka waktu satu tahun saja dan mereka akan membuat seisi Afghanistan bahagia...Seluruh Afghanistan akan menyatu dengan mereka...Setelah orang Amerika pergi, semua itu akan terjadi dalam kurun waktu satu tahun.” Itulah pernyataan Samiul Haq ketika diwawancara oleh media Barat. Beliau juga dikenal sebagai Father Of Taliban. Beberapa waktu yang lalu, kita dikejutkan oleh pembunuhan terhadap salah seorang ulama terkenal Pakistan. Ulama ini disebut Barat sebagai Father Of Taliban.

Kamis, 15/11/2018 20:00 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Khutbah Jumat: Tegaknya Keadilan, Tujuan Utama Syariat Islam

Kamis, 15/11/2018 15:10 0

Amerika

Gadis Muslimah 10 Tahun Dapat Surat Kaleng, Isinya: Kamu Seorang Teroris!

Gadis muslimah berusia 10 tahun menemukan dua catatan tulisan tangan berisi ancaman di kamar kecilnya di sebuah sekolah dasar, sebelah barat Boston.

Kamis, 15/11/2018 15:02 0

Amerika

AS Berharap Perang dengan ISIS di Suriah Segera Berakhir

Akan tetapi, AS tidak akan menarik pasukannya jika ISIS sudah kalah.

Kamis, 15/11/2018 14:46 0

Palestina

Survei: Mayoritas Yahudi Israel Dukung Operasi Militer di Gaza Berlanjut

Survei tersebut digulirkan badan Broadcasting Corporation, seperti dinukil Anadolu Agency (AA).

Kamis, 15/11/2018 12:50 0

Asia

Pemulangan Pengungsi Rohingya Diundur?

Ada kesimpangsiuran tentang rencana pemulangan pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Kamis, 15/11/2018 11:13 0

Afrika

Suntikan Dana Tak Sesuai Janji, Pasukan Aliansi Afrika Kesulitan Hadapi Jihadis

Hal itu menghambat kerja pasukan aliansi di tengah semakin meluasnya kerusuhan.

Kamis, 15/11/2018 10:19 0

Palestina

Lieberman Mundur, Hamas: Kemenangan Politik Bagi Palestina

Harakah Muqawamah Al-Islamiyah (Hamas) ikut menanggapi mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman dari jabatannya.

Kamis, 15/11/2018 09:43 0

Palestina

Gencatan Senjata Disepakati, Menteri Pertahanan Israel Undur Diri

Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman pada Rabu (14/11/2018), mengundurkan diri dari jabatanannya sebagai protes atas gencatan senjata Hamas-Israel disepakati pemerintah Israel.

Kamis, 15/11/2018 09:23 0

Afghanistan

Taliban: Pertempuran Jaguri dan Malistan untuk Hukum Milisi Syiah Hazara

Sumber pejabat di dua kota itu mengaku, lebih dari 7.000 orang melarikan diri menuju Ghazni dan Bamiyan. Ia juga mengklaim sebanyak 3.000 rumah dihancurkan.

Kamis, 15/11/2018 08:13 0

Close